![]() |
| Ilustrasi (liputan6.com) |
Pernyataan tersebut disampaikan Kepala PLN Rayon Tembilahan, Syaeful Hanan, kepada awak media di Tembilahan, Senin, (6/6/2016). Saat ini, dikatakan Syaeful, mesin sewa 2 Megawatt tersebut sedang dalam pekerjaan dan ditargetkan selesai sepuluh hari ke depan.
"Estimasi pekerjaannya selama 10 hari, namun kita usahakan segera rampung. Mudah-mudahan tidak ada kendala dan selesai
secepatnya,"ujar Syaeful Hanan.
Diakui Syaeful, saat ini PLN pun masih mengalami defisit sekitar 1000 Kilowatt (Kw), namun untuk menutup kekurangan tersebut, PLN sendiri telah mendatangkan mesin 1000 Kw ke Tembilahan. Saat ini, dikatakannya, dalam tahap perakitan.
"Mesin baru datang kemaren dan hari ini sudah mulai pekerjaannya. Mesin ini untuk menutupi defisit 1000 Kw tadi," jelas pria berkacamata ini.
Harapan Syaeful, sebelum masuk bulan puasa kemaren, semua bisa rampung dan sudah masuk sistem. " Mohon maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan ini. Kita (PLN, red) berupaya selesaikan secepatnya dan listrik di Tembilahan bisa normal lagi," tutup Syaeful.(net/roc).
