Pohon Rumbia Layak Dibudidayakan di Inhil
![]() |
| Pohon Rumbia (Foto: Internet) |
Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Inhil, Bakri H Anwar, "Sangat menguntungkan dan memudahkan petani. setelah ditanam, pohon rumbia tidak perlu dirawat, cukup dibiarkan saja dan tinggal tunggu waktu panen saja," jelasnya, Senin (25/05/2015).
Diterangkannya, untuk satu pohon rumbia bisa menghasilkan 10 hingga 11 tual (balok), sedangkan harga pertual saat ini mencapai Rp 25-30 ribu.
"Tanpa dilakukan perawatan masyarakat bisa memiliki penghasilan yang lumayan untuk membantu perekonomian keluarga disamping pekerjaan pokok mereka," jelasnya lagi.
Untuk 1 Ha tanah, bisa ditanam sekitar 70 batang pohon rumbia. "Dan rumbia ini seperti pisang, beranak pinak sendiri. Jadi banyak keunggulan pohon rumbia dari komoditas unggulan lainnya," tambahnya.
Selain itu, sifat pohon rumbia yang membutuhkan persediaan air yang cukup banyak juga sangat cocok dengan kondisi geografis Inhil yang berawa-rawa.
Karena itu, Bakri yang juga merupakan pemilik pabrik sagu di daerah Kecamatan Gaung ini berharap pemerintah bisa memberikan perhatian lebih kepada komoditas ini.
"Apalagi di riau, tanaman rumbia ini tidak terlalu banyak. Jika dibudidayakan dengan baik, pohon rumbia ini bisa menjadi komoditas utama Inhil disamping pohon kelapa tentunya," imbuhnya. (Aditya)
Loading...






