PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
Foto bersama usai kegiatan pelatihan dan simulasi.
Indragiri Hilir – PT Guntung Idamannusa (PT GIN) menggelar kegiatan sosialisasi dan simulasi pencegahan serta penanggulangan kebakaran lahan hutan dan kebun (Karlahutbun), Selasa (14/04/2026), di Estate 2 PT GIN.
Humas PT GIN, Azmi Batubara, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan perusahaan sebagai bentuk komitmen terhadap perlindungan lingkungan, khususnya dalam mengantisipasi kebakaran lahan dan hutan.
Menurutnya, pada tahun 2026 ini, program Masyarakat Bebas Api (MBA) yang digagas perusahaan telah memasuki tahun kedelapan. Program ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk masyarakat desa yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Program ini terus berlanjut karena terbukti berhasil menekan terjadinya karhutla secara signifikan. Setiap desa binaan yang berhasil mencapai zero titik api akan mendapatkan reward sebesar Rp25 juta,” ujar Azmi.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari sinergi antara perusahaan, pemerintah, aparat keamanan, serta masyarakat setempat.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi positif dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) di wilayah Gaung, Mandah, dan Pelangiran, serta para kepala desa dan masyarakat yang turut hadir.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Kabupaten Indragiri Hilir, Buchari, Sekretaris Camat Pelangiran Adi Ahmad, Camat Gaung Fauziah, serta Camat Mandah Idrus.
Selain itu, hadir pula Ketua PWI Kabupaten Indragiri Hilir Ardiansyah Julor, jajaran kepolisian seperti Kapolsek Pelangiran Iwan Saputra, Kapolsek Gaung Edi D., dan Kapolsek Mandah Indra Jaya.
Dari unsur TNI, turut hadir Danramil GAS Nurcholis, Danramil Pelangiran Rudi Hartono, serta Pjs Danramil Mandah H. Situmorang.
Kegiatan ini juga diikuti oleh para kepala desa dari Tanjung Simpang, Simpang Kateman, Pelanduk, Suraya Mandiri, Bantayan, Sepakat Jaya, Teluk Merbau, Lahang Hulu, hingga Belantaraya, serta manajemen dan tim pemadam kebakaran PT GIN.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam mencegah serta menangani kebakaran lahan semakin meningkat, sehingga risiko karhutla di wilayah Indragiri Hilir dapat diminimalisir.





