Cuaca Buruk, Sudah 3 Bulan Nelayan di Jambi Tak Melaut
INHILKLIK.COM, JAMBI - Sejumlah nelayan di pesisir timur Jambi tengah resah. Sudah hampir tiga bulan kondisi cuaca tak menentu. Akibatnya, hasil tangkapan turun drastis. Bahkan, sejumlah nelayan kini memilih gantung jaring alias berhenti melaut.
"Gelombang tinggi bisa sampai tiga meter lebih. Tangkapan sedikit," ujar Akhmad (40), salah seorang nelayan, di pesisir Kualatungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Provinsi Jambi, Selasa, 21 Februari 2017.
Menurut Akhmad, pada kondisi cuaca normal rata-rata ia bisa menjaring antara 10 hingga 20 kilogram ikan di laut. Namun kali ini ia sudah hampir tiga bulan menggantung jaringnya, tepatnya sejak akhir November 2016 lalu.
Untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, Akhmad bersama beberapa nelayan lainnya memilih bekerja serabutan. Ada yang jadi kuli bangunan sampai kuli panggul di pasar Kota Kualatungkal.
"Kalau tak kerja, mau makan apa anak bini aku," ucap Akhmad.
Kondisi tidak jauh berbeda juga turut dirasakan sejumlah nelayan di pesisir timur Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). Daerah kampung halaman keluarga besar Gubernur Jambi Zumi Zola itu dikenal sebagai daerah nelayan di Jambi.
"Karena cuaca ekstrem, hujan, angin dan gelombang tinggi. Selain bahaya, ikan juga jarang," tutur Ambok Tang (50), nelayan di Kecamatan, Kuala Jambi, Kabupaten Tanjabtim.
Menurut Ambok, banyak nelayan yang memilih berhenti sementara melaut. Untuk menyambung hidup, banyak nelayan beralih profesi sebagai buruh bangunan maupun buruh panen sawit atau getah karet.
"Kita tunggu sampai cuaca normal, baru melaut lagi," ujar Ambok.
Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) awal Februari 2017 telah mengeluarkan rilis peringatan akan cuaca ekstrem di lima kabupaten di Provinsi Jambi. Di antaranya adalah Kabupaten Tanjabbar, Tanjabtim, Batanghari, Muarojambi dan Tebo.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat, petir, serta angin kencang berpotensi terjadi di lima daerah tersebut, demikian rilis BMKG. (liputan6.com)
BRI Branch Office Tembilahan dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Inhil
TEMBILAHAN — BRI Branch Office Tembilahan terus memperkuat sinergi dengan Bea .
PT GIN dan Kelompok Tani Ternak Satria Meranti Panen Perdana Ayam Kampung, Dorong Ekonomi Masyarakat Tanjung Simpang
Pelangiran — PT Guntung Idamannusa (PT GIN) terus menunjukkan komitmennya dala.
Pemenang Program GERAK (Gerakkan Transfer Antar Rekening) di Agen BRILink
TEMBILAHAN - Program GERAK (Gerakkan Transfer Antar Rekening) yang diselenggarakan oleh BRI melal.
LBH Sri Rakyat Dorong Perlindungan Hukum bagi UMKM, Pelaku Usaha Berhak Dapat Pendampingan Hukum dari Negara
Tembilahan– Perlindungan hukum bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi sala.
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
Tembilahan – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Branch Office Tembilahan terus .
Dinas Perikanan Inhil Sudah Keluarkan 551 Rekomedasi Aplikasi XSTAR untuk Nelayan, Dorong Subsidi BBM Tepat Sasaran
TEMBILAHAN - Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Indragiri Hilir, Drs. Eko Radhippa, MM, menegaskan .
iKlik Network







