• Jumat, 24 April 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Nasional

Perlukah Film G30S-PKI Versi Baru? Begini Komentar Hanung Bramantyo

Redaksi

Sabtu, 30 September 2017 22:58:21 WIB
Cetak
Perlukah Film G30S-PKI Versi Baru? Begini Komentar Hanung Bramantyo

PRO dan kontra terus mewarnai Film G30S-PKI. Beberapa pihak menilai film tersebut tak sesuai sejarah dan terkesan film pesanan pemerintah di zaman Orde baru. Namun kenyataan masih banyak yang menyaksikan film tersebut.

Bahkan menjelang hari kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober 2017. Masyarakat mulai menghidupkan kembali nonton bareng (Nobar) film G30S-PKI.

Lantas apakah perlu dibuatkan versi baru film G30S-PKI. Sutradara peraih beragam penghargaan Hanung Bramantyo menilai jika pembuatan film memiliki misi meminta masyarakat untuk mempercayai sejarah tentu saja salah besar.

“Sebagai sebuah film, sah-sah saja, tapi masalahnya jika meminta masyarakat meyakini jika hal itu benar. Itu sangat tidak bagus,” kata pria kelahiran jogjakarta, 1 Oktober 1975.

Hanung mengemukakan mengadopsi sebuah film dengan melahirkan versi baru merupakan hal yang wajar. Banyak sineas yang telah melakukan hal tersebut. Akan tetapi, jangan mengharapkan film seusai dengan fakta dilapangan.

Peraih piala citra lewat film Brownies mengatakan tidak ada film yang objektif. Berbeda dengan ilmu jurnalistik yang diperlukan cover both side (berimbang) untuk diberikan kepada khalayak.

“Tidak ada film objektif dan semua subjektif. Makanya dibutuhkan film lain muncul dengan peristiwa sama tapi berbeda karakter. Agar melihat sudut pandang masing-masing,” ujar suami dari aktris Zaskia Adya Mecca itu.

Perihal usulan, Presiden, Joko Widodo terkait mengubah film G30S-PKI berubah versi ke versi anak muda atau kekinian. Menurutnya, itu pun tidak perlu dilakukan.

Mengapa? Hanung menilai beberapa film di tahun yang sama sudah ada dikeluarkan. Hanya saja gagal bersinar dan senyap. Seperti film berjudul kuburan massal, shadow play hingga sang penari.

“Itukan bisa dipakai dan diputar saja karena dibuat sutradara ternama. Cuma persoalan tidak mendapatkan tempat untuk ditonton. Beda halnya film G30S/PKI, dahulu diwajibkan untuk menonton baik ditayangkan pada seluruh stasiun televisi ataupun diputar oleh setiap sekolah. Film diluar itu tidak ada himbauan, padahal dengan kejadian yang sama,” jelasnya.

Jika memang saran Joko Widodo dilakukan, mestinya dibuat semacam festival baik dalam bentuk film pendek, dokumentar atau layar lebar untuk membuat film tersebut. Tapi juga memerlukan pengawasan dan audit.

“Jadi masyarakat bisa mendaftar, bagi mereka yang ceritanya kuat dan dipercaya sehingga tidak hanya menunjuk sutradara,” ujarnya.

Sebab, film sejarah bersifat bulat dan tidak perspektif dan banyak sudut pandang. peristiwa lubang buaya salah satunya, dimana menceritakan sosok Cakra Birawa yang mengambil para jenderal kemudian dibawa ke lubang buaya.

”Seperti itu kan tidak mengubah sejarah, karena ada karakter lain dikupas. Bahkan menjadi pertanyaan mengapa para jendral diambil dan dibawa ke lubang buaya. Karena sampai saat ini belum pernah terungkap,”katanya.

Sementara itu, Jajang C. Noer tak mempermasalahkan film karya suaminya diubah dengan versi kekinian. Jajang mendukung penuh saran dari orang nomor satu di Indonesia tersebut.

“Dengan apa yang terjadi dan dibuat harus sungguh-sungguh. Untuk pengadegan penting sekali. Itu kalo sembarangan, nggak akan nyampe ke penonton. Itu penting sekali baik properti ataupun hal lain dan jangan sampai seperti kacang garuda. Nanti kacau dan buyar,” terang Jajang C Noer, baru-baru ini.

Hanya saja, Jajang berharap pembuatan film tak boleh sembarangan Dalam artian, perlu bersungguh-sungguh dengan seksama. Apalagi film sejarah ada banyak kepentingan yang mau dilakukan. “Harus berhati-hati untuk pembuatan film versi baru. Jika berbeda, itu terserah, semuanya macam-macam pasti visinya macam-macam juga dan intervensinya akan datang bermacam-macam,” tegasnya.

Apakah berminat menjadi penulis dalam versi baru, seperti yang dilakukan Arifin sebelumnya sebagai pencetus pertama, menurut Jajang itu tak gampang dan bakal sulit. “Saya gak mau, film itu kontroversi,” terangnya. (pojoksatu)


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Ketum BPC HIPMI Inhil Ardiansyah Julor Dukung Akbar Himawan Buchari Jadi Menpora

Senin, 15 September 2025 - 16:02:02 WIB

TEMBILAHAN – Ketua Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupate.

Nasional

2025 Harga Rokok Naik, Pemerintah Batasi Konsumsi Produk Berdampak Negatif bagi Kesehatan

Sabtu, 14 Desember 2024 - 12:07:53 WIB

INHILKLIK - Pemerintah telah menetapkan harga jual eceran (HJE) rokok untuk 2025.Meski tar.

Nasional

Rupiah Melemah di Awal Perdagangan

Senin, 09 Desember 2024 - 12:35:24 WIB

INHILKLIK - Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini Senin (9/12/2024) terhadap kurs dolar Am.

Nasional

Potensi Transaksi Judi Online Mencapai Rp 1.000 Triliun pada 2026

Senin, 18 November 2024 - 10:21:25 WIB

INHILKLIK - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengatakan, potensi transaksi judi online me.

Nasional

Indonesia Bakal Impor Beras 1 Juta Ton

Rabu, 30 Oktober 2024 - 11:28:48 WIB

INHILKLIK - Pemerintah membuka peluang impor beras 1 juta ton. Menteri Koordinator bidang Pangan .

Nasional

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp6.623 Triliun

Selasa, 15 Oktober 2024 - 12:39:33 WIB

INHILKLIK - Dalam rangka menjaga agar struktur Utang Luar Negeri (ULN) tetap sehat, Bank Indonesi.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
‎Diwarnai Skorsing 12 Jam, Konfercab ke-V GMNI Inhil Lahirkan Pemimpin Baru
23 April 2026
Konfercab V GMNI Inhil Dihadiri Ketua Pertama GMNI Inhil
22 April 2026
Dinas Perikanan Inhil Sudah Keluarkan 551 Rekomedasi Aplikasi XSTAR untuk Nelayan, Dorong Subsidi BBM Tepat Sasaran
21 April 2026
DLHP Inhil Tegaskan Komitmen Bersama Kelola Sampah, Ajak Warga Perkuat Kolaborasi
18 April 2026
Lebih dari Kemitraan, Sambu Group Perkuat Ekosistem Lewat Kenduri Kelapa
17 April 2026
PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
14 April 2026
Kades dan Bhabinkamtibmas Tanjung Simpang Imbau Masyarakat Jangan Membakar Lahan
09 April 2026
DPRD Inhil dan Pemda Bahas Darurat Sampah Tembilahan, Sepakati Langkah Strategis
31 Maret 2026
PT RSUP Sigap Tangani Karhutla di Labuan Bilik Inhil
31 Maret 2026
Kadis Koperindag Inhil Angkat Bicara soal Lonjakan Harga Ayam dan Daging Jelang Lebaran ‎
20 Maret 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 ‎Diwarnai Skorsing 12 Jam, Konfercab ke-V GMNI Inhil Lahirkan Pemimpin Baru
  • 2 Konfercab V GMNI Inhil Dihadiri Ketua Pertama GMNI Inhil
  • 3 Dinas Perikanan Inhil Sudah Keluarkan 551 Rekomedasi Aplikasi XSTAR untuk Nelayan, Dorong Subsidi BBM Tepat Sasaran
  • 4 DLHP Inhil Tegaskan Komitmen Bersama Kelola Sampah, Ajak Warga Perkuat Kolaborasi
  • 5 Lebih dari Kemitraan, Sambu Group Perkuat Ekosistem Lewat Kenduri Kelapa
  • 6 PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
  • 7 Kades dan Bhabinkamtibmas Tanjung Simpang Imbau Masyarakat Jangan Membakar Lahan
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network