Gizi Buruk di Asmat Papua, Ini Ternyata Penyebabnya
INHILKLIK.COM, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan penyebab stunting hingga gizi buruk yang terjadi pada anak-anak di Kabupaten Asmat, Papua.
Direktur Keterpaduan Infrastruktur Pemukiman Direktorat Jenderal Cipta Karya KPUPR, Dwityo Akoro Soetanto, menuturkan, penyebab gizi buruk di Asmat salah satunya adalah lingkungan yang tidak sehat.
“Mereka tinggal diatas rawa-rawa dan buang air besar langsung ke bawah (rawa-rawa itu) lalu (disana) anak-anak main tidak pakai sandal,” jelas Dwityo di Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (6/2).
Dikatakan Dwityo, gejala kejadian luar biasa di Asmat terkait campak dan kurang gizi ini, mirip dengan stunting. Dimana, penyebab terjadinya pada usia 1000 hari pertama bayi dalam kandungan, dimana sang ibu kurang informasi gizi bagi bayi yang dia kandung.
Hal itu juga bukan tanpa sebab, Dwityo menjelaskan, minimnya akses komunikasi ke posyandu jadi salah satu faktor tertinggi. Sementara dari sisi makanan, kebanyakan anak-anak Asmat makan dari segi kuantitas bukan kualitas gizinya.
Dwityo mengatakan, guna menanggulangi masalah ini diperlukan kolaborasi antar kementerian. Seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan stakeholder terkait lainnya.
Dari pihak Kementerian PUPR, lanjut dia, memiliki peran dalam mengoptimalisasi penyediaan air minum bersih dan juga sanitasi.
“Masalah Asmat akan kami tangani secara terintegrasi mulai sanitasi sampai air minum,” jelasnya dikutip harianriau.co dari pojoksatu.id.
Pihaknya telah menjalankan program yang terkait dengan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi berbasis Masyarakat (Pamsimas), di beberapa distrik di asmat.
“Dari 15 distrik yang ada di Kabupaten Asmat ada 12 lokasi yang sudah ada pamsimasnya. Memang kita memerlukan penanganan sanitasi dan air minum ini tidak bisa terpisah satu sama lain,” tuturnya
Ketum BPC HIPMI Inhil Ardiansyah Julor Dukung Akbar Himawan Buchari Jadi Menpora
TEMBILAHAN – Ketua Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupate.
2025 Harga Rokok Naik, Pemerintah Batasi Konsumsi Produk Berdampak Negatif bagi Kesehatan
INHILKLIK - Pemerintah telah menetapkan harga jual eceran (HJE) rokok untuk 2025.Meski tar.
Rupiah Melemah di Awal Perdagangan
INHILKLIK - Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini Senin (9/12/2024) terhadap kurs dolar Am.
Potensi Transaksi Judi Online Mencapai Rp 1.000 Triliun pada 2026
INHILKLIK - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengatakan, potensi transaksi judi online me.
Indonesia Bakal Impor Beras 1 Juta Ton
INHILKLIK - Pemerintah membuka peluang impor beras 1 juta ton. Menteri Koordinator bidang Pangan .
Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp6.623 Triliun
INHILKLIK - Dalam rangka menjaga agar struktur Utang Luar Negeri (ULN) tetap sehat, Bank Indonesi.
iKlik Network







.jpg)