• Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Nasional

Foto-foto Warga Bantai 292 Ekor Buaya di Sorong

Redaksi

Selasa, 17 Juli 2018 23:35:59 WIB
Cetak
Foto-foto Warga Bantai 292 Ekor Buaya di Sorong

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Gara-gara ada warga yang tewas diterkam buaya, warga marah dan menyerang sebuah tenpat penangkaran buaya, alhasil, binatang yang terkenal ganas ini pun jadi sasaran amukan warga, ratusan dibunuh.

Adalah ratusan warga Tugu Merah, SP 1, Kota Aimas, Kabupaten Sorong, Papua, membantai sedikitnya 292 ekor buaya, Sabtu (14/7/2018). Buaya tersebut milik seorang pengusaha yang dipelihara di penangkaran Jalan Bandara, SP 1, Kelurahan Klamalu, Distrik Aimas.

Warga membantai ratusan buaya itu karena emosi setelah kematian seorang warga setempat karena dimangsa buaya, pada Jumat (13/7/2018) lalu. 

Warga khawatir buaya akan kembali menyerang penduduk setempat. Untuk mencegahnya, ratusan warga dari berbagai wilayah di Kota Aimas memutuskan membunuh ratusan buaya milik pengusaha bernama Alberth Siahaan.

Aksi warga terjadi sangat cepat. Ratusan warga tiba-tiba menerobos masuk ke penangkaran. Mereka tidak menemukan halangan masuk karena pintu ke penangkaran lupa dikunci oleh pemilik yang tengah ke luar kota.

Warga kemudian mengejar sepasang buaya berukuran besar, kira-kira sepanjang 2 meter lebih. Setelah berhasil ditangkap, warga mengikat dan menyeret buaya keluar penangkaran dan beramai-ramai menikamnya hingga mati.

Aparat kepolisian yang tiba di TKP tidak mampu meredam emosi warga. Mereka hanya bisa diam menyaksikan warga membantai satu per satu buaya. Bahkan, buaya yang masih bayi pun turut dibantai. Seluruh buaya yang tewas dibunuh warga sebanyak 292 ekor.

Menurut salah seorang warga setempat, Enos Barmala, aksi spontan mereka karena kemarahan warga pada pemilik Alberth Siahaan yang membangun penangkaran buaya di sekitar permukiman. 

Buaya telah memakan satu korban jiwa pada Jumat lalu. Selain itu, batas antara penangkaran dan ladang pertanian warga hanya dibatasi dengan pagar dari seng. Mereka khawatir batas itu akan mudah dilewati buaya.

“Ya lebih bagus lagi sebenarnya binatang seperti ini tidak bisa dipelihara di sini. Ini kan tempat luas, tempat terbuka, tempat keramaian. Kalau bisa binatang begini ya dipiara di tempat yang jauh dari tempat keramaian. Soalnya di sini kan banyak masyarakat bertani dan punya ternak,” ungkap Enos Barmala.

Sementara terkait aksi warga tersebut, Kapolsek Aimas Kompol Emi Fenetyruma membenarkan, aksi warga menerobos masuk ke penangkaran dan membantai ratusan ekor buaya karena tidak dapat menahan amarahnya. 

“Buaya yang mati sebanyak 292 ekor. Kami masih menunggu pengelola dan pihak balai konservasi sumber daya alam Sorong,” ungkap Emy Fenetiruma seperti dilansir iNews.id.

Polsek Aimas akan memfasilitasi pertemuan antara pemilik penangkaran buaya dan warga setempat, Senin (16/7/2018) pekan depan. Pertemuan tersebut guna membahas langkah terbaik agar buaya-buaya yang ada di penangkaran tidak sampai menerobos keluar dan mengganggu warga.

Hingga saat ini ratusan ekor buaya yang dibantai warga telah dikuburkan di lokasi kejadian. Akibat kejadian ini pengusaha penangkaran buaya mengalami kerugian ditaksir ratusan juta rupiah. 

 

Sumber: riausky


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Ketum BPC HIPMI Inhil Ardiansyah Julor Dukung Akbar Himawan Buchari Jadi Menpora

Senin, 15 September 2025 - 16:02:02 WIB

TEMBILAHAN – Ketua Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupate.

Nasional

2025 Harga Rokok Naik, Pemerintah Batasi Konsumsi Produk Berdampak Negatif bagi Kesehatan

Sabtu, 14 Desember 2024 - 12:07:53 WIB

INHILKLIK - Pemerintah telah menetapkan harga jual eceran (HJE) rokok untuk 2025.Meski tar.

Nasional

Rupiah Melemah di Awal Perdagangan

Senin, 09 Desember 2024 - 12:35:24 WIB

INHILKLIK - Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini Senin (9/12/2024) terhadap kurs dolar Am.

Nasional

Potensi Transaksi Judi Online Mencapai Rp 1.000 Triliun pada 2026

Senin, 18 November 2024 - 10:21:25 WIB

INHILKLIK - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengatakan, potensi transaksi judi online me.

Nasional

Indonesia Bakal Impor Beras 1 Juta Ton

Rabu, 30 Oktober 2024 - 11:28:48 WIB

INHILKLIK - Pemerintah membuka peluang impor beras 1 juta ton. Menteri Koordinator bidang Pangan .

Nasional

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp6.623 Triliun

Selasa, 15 Oktober 2024 - 12:39:33 WIB

INHILKLIK - Dalam rangka menjaga agar struktur Utang Luar Negeri (ULN) tetap sehat, Bank Indonesi.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
PKB Inhil akan Gelar Pengukuhan Pengurus, Orientasi Politik dan Mukercab 2026–2031
15 Oktober 2026
Aliansi Masyarakat dan Telkom Bertemu, Siap Dukung Penertiban Infrastruktur di Inhil
14 Oktober 2026
Dukung Ekonomi Petani, PT GIN Salurkan 1.000 Bibit Kelapa di Simpang Kateman
13 Oktober 2026
PT GIN Hadir untuk Pendidikan, 270 Siswa Terima Bantuan Seragam dan Sepatu
13 Oktober 2026
Cegah Stunting, PT GIN Salurkan Makanan Tambahan untuk Dua Desa Binaan di Pelangiran
13 Oktober 2026
Semarak HUT TNI ke-81, BRI Branch Office Tembilahan Sampaikan Apresiasi
05 Oktober 2026
Lapas Tembilahan Gelar Razia Kamar Hunian, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan
28 September 2026
BRI Branch Office Tembilahan dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Inhil
26 September 2026
Tim Damkar PT GIN Berjibaku Sembilan Hari Jinakkan Api di Sungai Panglor
19 September 2026
PT GIN Kerahkan 38 Personel dan Peralatan, Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Masyarakat di Kecamatan Gaung
19 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Aliansi Masyarakat dan Telkom Bertemu, Siap Dukung Penertiban Infrastruktur di Inhil
  • 2 Dukung Ekonomi Petani, PT GIN Salurkan 1.000 Bibit Kelapa di Simpang Kateman
  • 3 Semarak HUT TNI ke-81, BRI Branch Office Tembilahan Sampaikan Apresiasi
  • 4 Lapas Tembilahan Gelar Razia Kamar Hunian, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan
  • 5 BRI Branch Office Tembilahan dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Inhil
  • 6 Tim Damkar PT GIN Berjibaku Sembilan Hari Jinakkan Api di Sungai Panglor
  • 7 PT GIN Kerahkan 38 Personel dan Peralatan, Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Masyarakat di Kecamatan Gaung
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network