Defisit Anggaran, Sekda Sebut Riau Alami Masa Sulit
INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau disebut sedang mengalami masa-masa sulit. Hal itu dikarenakan, adanya defisit anggaran pada 2017 lalu, disebabkan beberapa faktor.
Diantaranya, karena tak tercapainya Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp300 miliar lebih. Kemudian dana perimbangan belum sempat disalurkan, bahkan sampai 2018 ini pun belum semuanya bisa disalurkan oleh pemerintah pusat.
"Ini tahun pertama Pemprov Riau alami defisit anggaran. Paling tidak mendekati Rp1 triliun. Karena tidak tercapainya pendapatan 2017," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Ahmad Hijazi, Rabu (15/8/18) malam.
Akibatnya, tidak hanya berdampak pada program kerja disetiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tetapi juga berdampak signifikan terhadap pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) yang saat ini sedang dalam tahap proses.
Beruntung papar Sekda, saat itu Pemprov Riau masih memiliki silpa. Sehingga defisit yang mencapai Rp1 triliun tersebut bisa ditutupi, angka defisit pun berkurang menjadi Rp58 miliar.
Ada pun untuk dana perimbangan yang masih tunda salur dari sejak 2017 lalu belum juga dibayar pusat, maka kondisi keuangan Pemprov Riau nanti dikhawatirkan akan semakin terseok-seok.
Pasalnya, jika kekhawatiran itu benar karena pusat tak kunjung mengeluarkan hak Riau atas dana perimbangan tersebut, maka akan berdampak dengan 'menendang' cash flow 2018
"Jadi 2018 akumulasi dari sebelumnya. Ini terberat bagi Provinsi Riau, kalau beberap faktor tadi tak terwujud," ungkap Sekda.
Meski begitu, Hijazi menyebutkan bahwa disisi lain Pemprov Riau suda melaksanakan arahan kebijakan strategis nasional untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur.
Seperti pembanguan dua fly over, melanjutkan pembangunan Siak IV termasuk pembangunan akses jalan dan jembatan lainnya di daerah.
"Kita berharap, pemerintah pusat bis menyalurkan semua dana bagi hasil kita. Karena itu menjadi potensi pendapatan kita dimasa mendatang, terutama 2019 nanti, papar Hijazi. (mc riau)
BRI Branch Office Tembilahan dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Inhil
TEMBILAHAN — BRI Branch Office Tembilahan terus memperkuat sinergi dengan Bea .
PT GIN dan Kelompok Tani Ternak Satria Meranti Panen Perdana Ayam Kampung, Dorong Ekonomi Masyarakat Tanjung Simpang
Pelangiran — PT Guntung Idamannusa (PT GIN) terus menunjukkan komitmennya dala.
Pemenang Program GERAK (Gerakkan Transfer Antar Rekening) di Agen BRILink
TEMBILAHAN - Program GERAK (Gerakkan Transfer Antar Rekening) yang diselenggarakan oleh BRI melal.
LBH Sri Rakyat Dorong Perlindungan Hukum bagi UMKM, Pelaku Usaha Berhak Dapat Pendampingan Hukum dari Negara
Tembilahan– Perlindungan hukum bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi sala.
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
Tembilahan – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Branch Office Tembilahan terus .
Dinas Perikanan Inhil Sudah Keluarkan 551 Rekomedasi Aplikasi XSTAR untuk Nelayan, Dorong Subsidi BBM Tepat Sasaran
TEMBILAHAN - Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Indragiri Hilir, Drs. Eko Radhippa, MM, menegaskan .
iKlik Network







