• Jumat, 16 Oktober 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Politik

Salam Satu Jari Luhut dan Sri Mulyani Sukses Bikin PAN dan Gerindra Berseberangan

Redaksi

Jumat, 19 Oktober 2018 23:28:16 WIB
Cetak
Salam Satu Jari Luhut dan Sri Mulyani Sukses Bikin PAN dan Gerindra Berseberangan

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani resmi dilaporkan ke Bawaslu RI terkait aksi salam satu jari.

Keduanya dilaporkan karena diduga melakukan pelanggaran kampanye terselubung.

Momen itu terjadi dalam penutupan International Monetary Fund (IMF)-World Bank pada Minggu (14/10/2018) kemarin.

Dalam kesempatan itu, keduanya melakukan ‘salam satu jari’ bersama Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde dan Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim.

Kejadian itu pun akhirnya berbuah pelaporan ke Bawaslu RI dengan dugaan kampanye terselubung.

Pelaporan kedua anak buah Presiden Joko Widodo itu sendiri dilakukan oleh kelompok masyrakat yang menamakan diri Advokat Nusantara.

Kuasa hukum pelapor Advokat Nusantara, M. Taufiqurrahman mengatakan, keduanya diduga telah melakukan kampanye terselubung di agenda resmi IMF-Bank Dunia 2018 di Bali beberapa waktu lalu.

“Tindakan yang patut diduga menguntungkan dan menunjukkan keberpihakan terhadap Jokowi-Ma’ruf,” kata Taufiq di gedung Bawaslu, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (18/10/2018).

Hal itu, sambung Taufiq, jelas melanggar Pasal 282 dan Pasal 283 ayat (1) dan (2) jo pasal 457 UU No 7/2017 tentang Pemilu.

Lantaran keduanya tertangkap kamera dengan jelas mengarahkan Direktur IMF Christine Lagarde untuk berpose satu jari.

“Ya patut diduga itu sebuah ajakan ataupun imbauaun yang menunjukkan keberpihakan kepada salah satu peserta pemilu dalam hal ini calon presiden nomor urut 1,” pungkasnya.

 Tweet
Cari Aman

Sementara, momen itu pun membuat Partai Amanat Nasional (PAN) dan Gerindra jadi berseberangan.

Bagi Gerindra, hal itu adalah jelas-jelas sebuah pelanggaran.

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, momen itu terjadi saat Christine Lagarde dan Jim Yong Kim berpose dengan dua jari saat akan difoto.

Namun Sri Mulyani kemudian mengingatkan agat tidak menggunakan dua jari karena itu adalah nomor urut capres Prabowo Subianto.

“Justru akhirnya itu menimbulkan satu kesan bahwa itu kampanye,” ujar Fadli Zon di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (18/10).

Menurut Fadli, harusnya perhelatan yang dibiyai oleh negara bisa dijauhkan dari praktik kampanye terselubung.

Sehingga semua pihak bisa berlaku adil di tahun politik ini.

“Saya kira harusnya dalam forum-fotum seperti itu (IMF-World Bank), yang dibiayai oleh APBN tidak perlu ada kampanye terselubung macam itu,” tegasnya.

Fadli mengaku, sudah menonton video dugaan kampanye terselubung itu.

Fadli mengatakan apa yang dilakukan oleh Luhut dan Sri Mulyani memang patut diduga kampanye terselubung.

Pasalnya, kedua menteri itu dengan jelas mengarahkan Christine Lagarde dan Jim Yong Kim untuk berpose satu jari, seperti nomor urut Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 ini.

“Ya saya kira jelas itu (kampanye terselubung). Karena mereka enggak ada maksud (pose dua jari) tapi malah diingatkan bahwa 02 itu nomor urut Prabowo dan 01 adalah Jokowi,” pungkasnya.

Berbeda, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan justru menilai peristiwa itu disebutnya bukanlah sebuah kesengajaan.

Menurutnya, arahan Sri Mulyani kepada Christine Lagarde dan Jim Yong Kim hanya sekedar bercanda.

Akan tetapi, di tengah tensi politik yang panas, tindakan itu bisa menjadi dianggap melanggar aturan kampanye.

“Di tahun politik ini kan tensinya naik. Bu Sri Mulyani dan Pak Luhut, kalau dulu bisa bercanda kaya gitu,” kata Zulkifli di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (18/10).

Akan tetapi, karena waktu Pilpres 2019 sudah cukup dekat, maka segala hal bisa dianggap pelanggaran.

“Tapi kalau sekarang itu bisa saja hal yang dianggap sebuah pelanggaran,” lanjuntya.

Menurutnya, kejadian pelanggaran itu dinilainya bisa terjadi oleh siapa saja.

Oleh karena itu, dirinya meminta seluruh pihak untuk lebih berhati-hati dalam bercanda dan bersikap.

“Tentu termasuk saya, para menteri, para pejabat, parpol, kandidat, memang harus ekstra hati-hati,” lanjutnya.

Ketua MPR RI itu juga menambahkan, memasuki masa kampanye seperti sekarang, jelas merubah segala sesuatu.

“Karena kita ini sedang memasuki bulan kampanye. Banyak yang tadinya boleh sekarang jadi tidak boleh,” jelas pria yang akrab disapa Zulhas itu.

Di sisi lain, Zulhas juga meminta penyelenggara pemilu agar dapat lebih berhati-hati mengambil keputusan.

Yakni terkait pelanggaran-pelanggaran yang terjadi di masa kampanye. Khususnya dapat membedakan soal pelanggaran yang disengaja ataupun tidak.

“Kalau orang keceplosan mungkin karena enggak sadar atau enggak paham, apa harus di hukum? kalau gitu bisa kena hukum semua kita,” katanya.

“Jadi menurut saya harus dipilah-pilah mana pelanggaran yang disengaja mana yang memang karena tidak sengaja,” tutup Zulhas.

 

sumber: pojoksatu


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Politik

PKB Inhil akan Gelar Pengukuhan Pengurus, Orientasi Politik dan Mukercab 2026–2031

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:58:17 WIB

TEMBILAHAN — Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Indragiri Hi.

Politik

Ramadhan Penuh Berkah, PSI Inhil Tebar 500 Takjil Gratis

Jumat, 06 Maret 2026 - 21:24:30 WIB

INHILKLIK – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Indragiri .

Politik

Ketua PC Tidar Inhil dr. Ikhsan Alex Sayangkan Mundurnya Ketum Rahayu Saraswati dari DPR RI

Jumat, 12 September 2025 - 16:59:02 WIB

INHIL – Ketua Pimpinan Cabang (PC) Tunas Indonesia Raya (Tidar) Kabupaten Indragiri Hilir, dr. .

Politik

Sentra Gakkumdu Kabupaten Indragiri Hilir Masifkan Patroli Pengawasan di Massa Tenang

Selasa, 26 November 2024 - 13:51:19 WIB

Tembilahan, 25 November 2024. Sentra Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu) yang terdiri dari unsur B.

Politik

Bawaslu Inhil Imbau Semua Paslon Patuhi Aturan di Masa Tenang

Ahad, 24 November 2024 - 08:39:02 WIB

TEMBILAHAN - Menjelang tahapan kampaye brahir pada tgl 24 November 2024  dam memasuki masa t.

Politik

Ketua Bawaslu Inhil Imbau Masyarakat agar Tolak Politik Uang dan Tak Menjual Hak Pilihnya

Jumat, 22 November 2024 - 22:55:13 WIB

TEMBILAHAN - Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2024 hanya tinggal beberapa hari l.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
PKB Inhil akan Gelar Pengukuhan Pengurus, Orientasi Politik dan Mukercab 2026–2031
15 Oktober 2026
Aliansi Masyarakat dan Telkom Bertemu, Siap Dukung Penertiban Infrastruktur di Inhil
14 Oktober 2026
Dukung Ekonomi Petani, PT GIN Salurkan 1.000 Bibit Kelapa di Simpang Kateman
13 Oktober 2026
PT GIN Hadir untuk Pendidikan, 270 Siswa Terima Bantuan Seragam dan Sepatu
13 Oktober 2026
Cegah Stunting, PT GIN Salurkan Makanan Tambahan untuk Dua Desa Binaan di Pelangiran
13 Oktober 2026
Semarak HUT TNI ke-81, BRI Branch Office Tembilahan Sampaikan Apresiasi
05 Oktober 2026
Lapas Tembilahan Gelar Razia Kamar Hunian, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan
28 September 2026
BRI Branch Office Tembilahan dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Inhil
26 September 2026
Tim Damkar PT GIN Berjibaku Sembilan Hari Jinakkan Api di Sungai Panglor
19 September 2026
PT GIN Kerahkan 38 Personel dan Peralatan, Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Masyarakat di Kecamatan Gaung
19 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Aliansi Masyarakat dan Telkom Bertemu, Siap Dukung Penertiban Infrastruktur di Inhil
  • 2 Semarak HUT TNI ke-81, BRI Branch Office Tembilahan Sampaikan Apresiasi
  • 3 Lapas Tembilahan Gelar Razia Kamar Hunian, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan
  • 4 BRI Branch Office Tembilahan dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Inhil
  • 5 Tim Damkar PT GIN Berjibaku Sembilan Hari Jinakkan Api di Sungai Panglor
  • 6 PT GIN Kerahkan 38 Personel dan Peralatan, Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Masyarakat di Kecamatan Gaung
  • 7 PWI Inhil Bentuk Panitia Konfercab VI, Faisal Martinus Dipercaya Memimpin Persiapan Agenda Forum Tertinggi Organisasi
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network