Dilarang Naik Motor, Siswi SMP Nekat Gantung Diri
INHILKLIK.COM, BALI - Aksi bunuh diri nan tragis terjadi di Jembrana. Seorang siswi SMP ditemukan tewas gantung diri di Dusun Mekar Sari, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Jembrana.
Siswi SMP kelas 2 itu diketahui bernama Ni Made Susi Darmini (14) dari Dusun Mekar Sari, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. Ia ditemukan gantung diri oleh I Putu Astawa (46), Putu Indrayana (40), bapak korban I Made Narma (60) dan ibunya Ni Ketut Kenti (50).
Dari informasi pada Jumat (16/11/2018) pukul 17. 30 WITA, korban dilihat oleh keluarga dan tetangganya masih ngobrol dengan saudara sepupunya yang berada di sebelah barat rumah korban.
Kemudian sekitar pukul 18.00 wita korban tidak kelihatan dan keluarga tidak melihat kemana korban pergi.
Keluarga kebingungan dan berusaha mencari korban di sekitar rumah. Sekitar pukul 19.00 WITA korban ditemukan oleh saksi I Putu Astawa sudah dalam posisi tergantung di dahan pohon cempaka.
Korban menggantung dengan menggunakan tali nilon warna hijau, yang posisinya di selatan rumah korban yang jaraknya sekitar 50 meter dari rumah korban.
Putu Astawa terkejut dan berteriak minta tolong kemudian datang saksi Putu Indrayana dan warga sekitarnya untuk menolong korban.
Seperti dilansir joglosemarnews.com, dari hasil olah TKP tim identifikasi Polres Jembrana dan pemeriksaan dokter dari puskesmas Melaya dr. Sita Dewi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban menggunakan baju kaos warna pink, celana training warna biru gelap.
Menurut keterangan orang tua korban, korban tidak pernah ada masalah di rumah maupun di sekolah. Sementara belum diketahui penyebab pasti korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Hanya keterangan dari ayah korban bahwa korban sebelumnya sempat mau meminjam sepeda motor untuk latihan bulutangkis dengan temannya.
Namun, orang tuanya melarang karena sepeda motor tersebut disiagakan untuk ke dokter karena saat ini bapak korban dalam keadaan sakit.
Menurut Kelian Dusun Mekar Sari Gede Suardana, ayah korban memang mengalami gejala kencing batu dan akan pergi ke dokter.
Mereka juga masuk KK miskin dan ayah korban hanya seorang petani. Korban dua orang bersaudara dan kakaknya juga sudah meninggal karena sakit.
Kapolsek Melaya AKP Ketut Wijaya Kesuma dikonfirmasi membenarkan kejadian gantung diri siswi SMP tersebut. (riausky)
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
iKlik Network







