Serangan Jantung Intai Para Caleg Usai Perhitungan Suara
INHILKLIK.COM, JAKARTA - Para calon legislatif sekiranya harus mewaspadai penyakit kardiovaskular atau serangan jantung yang mengintai mereka.
Hal itu lantaran, tekanan dalam diri akibat, kalah dalam bursa pemilihan, usai hasil perhitungan suara, karena telah mengeluarkan dana kampanye cukup besar.
Namun, faktor dari serangan jantung pun tidak hanya karena dalam tekanan atau stres, pola hidup tidak sehat yang dijalani para caleg juga dapat berisiko memiliki penyakit jantung.
"Faktor risiko serangan jantung itu, selain stres ada juga yang lainnya. Ada dua faktor yakni, improvisasi dan tidak improvisasi. Untuk improvisasi yakni merokok, sakit gula dan kolesterol tinggi. Tapi, untuk faktor risiko tidak improvisasi yakni, laki-laki, usia dan genetik," kata Dokter Spesialis Jantung dam Pembuluh Darah, dr. Sunanto usai menghadiri seminar Jantung di Rumah Sakit Siloam, Tangerang, Sabtu, 6 April 2019.
Ia juga menjelaskan, terkait dengan faktor stres, hormon adrenalin di tubuh akan meningkat sehingga mengaktifkan saraf simpatis yang dapat menyebabkan terjadinya penyempitan nadi hingga, terjadi serangan jantung.
Dalam penanganan serangan jantung, pihaknya menyarankan untuk segera membawa pasien ke UGD (Unit Hawat Darurat), karena jika dibiarkan akan menyebabkan kematian.
"Ciri-cirinya tentu keringat dingin dan dada terasa berat ditindih atau ditimpa beban. Itu harus segera diperiksa. Nantinya akan ada pengobatannya baik itu melalui obat atau juga melakukan bypass dan pemasangan stent (ring)," ujarnya.
Dalam proses penanganan pemasangan ring atau bypass itu pun, pihak pemerintah telah menampung pembiayaan melalui BPJS. Namun, terdapat juga sejumlah risiko yang mengintai pula dari hasil penanganan tersebut baik itu terjadinya gangguan ginjal, infeksi atau stroke.
"Semua ada risikonya, maka dari itu sebelum penanganan kita akan lakukan pemeriksaan pada pasien dan juga pemahaman terkait tindakan ini. Akan hal itu, kita minta mulailah jalani pola hidup sehat seperti, berhenti merokok, makan makanan yang tidak berlebih atau mengandung lemak jahat serta, olahraga. Sehingga, dapat mengontrol diri," tuturnya. (Viva)
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
Mobil Terbakar di Tembilahan, Dua Orang Alami Luka Bakar Serius
Indragiri Hilir, Riau – Sebuah mobil Honda Mobilio dengan nomor polisi .
SPPG Minta Maaf, Pastikan Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Inhil Ditangani Hingga Sembuh
TEMBILAHAN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kembang menyampaikan permo.
Wujud Implementasi BCM, BRI BO Gunungsitoli Gelar Sosialisasi dan Simulasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran
Gunungsitoli - Kegiatan Business Continuity Management (BCM) menjadi hal yang kr.
Warga Asahan Kini Semakin Mudah Bayar Tagihan PDAM Tirta Silaupiasa Dengan BRImo
Kisaran | PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus berinovasi memberikan pe.
iKlik Network







