• Rabu, 14 Oktober 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Peristiwa

Catatan Harian Gadis 11 Tahun Dipaksa Puasa hingga Mati Kelaparan

Redaksi

Rabu, 06 November 2019 23:57:56 WIB
Cetak
Catatan Harian Gadis 11 Tahun Dipaksa Puasa hingga Mati Kelaparan

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Sebuah catatan harian milik seorang gadis berusia 11 tahun menceritakan dia menderita karena orang tuanya memaksa dia menjalani puasa dalam beberapa bulan hingga dia mati kelaparan.

Melansir Daily Mail, Rabu (6/11/2019) nama gadis itu, Perolla Pires tidak boleh makan dan minum oleh orang tuanya yang fanatik dengan agama.

Dalam 300 catatan yang ditulis tangan, Perolla menceritakan bagaimana orangtuanya membuat dia berdoa selama berjam-jam dan melakukan latihan berat saat dia melakukan kesalahan, sementara tubuhnya sudah kurang gizi.

Gadis 11 tahun itu meninggal di rumah sakit di Ubatuba, Brasil bulan lalu, dan Aline, ibunya yang berusia 26 tahun dan Enri, ayah tirinya yang berusia 47 tahun telah didakwa menyebabkan kematiannya.

Foto/Daily Mail

Petugas kepolisian setempat, Ricardo Mamede meyakini bahwa Perolla telah mengalami penyiksaan jangka panjang.

"Ayah tiri [Perolla] orang yang sangat taat beragama dan percaya bahwa anak-anaknya perlu diselamatkan, perlu lebih takut kepada Tuhan dan harus menyucikan diri mereka sendiri," kata petugas kepolisian.

Polisi menjelaskan bahwa ayah tiri Perolla mengklaim kesalahan hanya bisa ditebus melalui puasa.

Perolla diduga dikurung di kamarnya di apartemen keluarga di Ubatuba dan dihukum dengan rutinitas yang ketat ketika dituduh melakukan perilaku buruk dan berbohong.

Polisi diberitahu tentang keadaan gadis itu oleh dokter darurat setelah orang tuanya membawanya ke rumah sakit pada 24 Oktober, lima bulan setelah dia pergi ke sekolah terakhir kali.

Foto/Daily Mail

Tim medis mengklaim dia tiba tak bernyawa dan pucat dan dinyatakan meninggal dalam pemeriksaan.

Autopsi mengindikasikan penyebab kematian karena malnutrisi protein kalori (PCM) yang parah dan kelaparan yang berkepanjangan.

Pasangan itu awalnya membantah bertanggung jawab dan mereka bermaksud untuk menyalahkan dokter.

“Enri mengklaim anak tirinya meninggal karena anemia dan dia merasa tidak bersalah dengan apa yang sudah terjadi,” kata petugas Mamede.

Namun, polisi yang menggeledah apartemen keluarga itu menemukan buku harian Perolla yang disembunyikan di kamarnya. Kondisi kamar Perolla hanya ada tikar karet di lantai untuk tempat tidur, di mana dikurung sejak Juni tahun ini.

Ibu gadis itu tampaknya hancur ketika membaca buku harian Perolle, yang dipersembahkan untuknya.

Sang ibu diduga mengaku menyiksa dan memerintahkan anaknya untuk minum air padahal dia meminta makanan.

Beberapa gambar isi buku harian itu, dengan gambar-gambar latihannya dan gambar-gambar hatinya, telah dirilis setelah kematian gadis itu.

Namun, versi yang lebih rinci masih ditahan karena akan digunakan sebagai bukti dalam kasus ini.

"Kami percaya Perolla menderita penyiksaan jangka panjang dan meninggal setelah dua hari kelaparan dan dipaksa untuk berolahraga dan berdoa. Tetapi ada indikasi bahwa dia kekurangan gizi selama berbulan-bulan,”

Foto/Daily Mail

Anak itu rupanya hanya meninggalkan apartemen sbanyak dalam lima bulan terakhir saat dihukum puasa ketika dia bertingkah buruk.

Hukuman dimulai dengan tidak boleh makan sekali, kemudian meningkatkat menjadi dua kali hingga puasa selama beberapa hari.

Untuk memperbaiki perilakunya, Potell harus berdoa dan melakukan olahraga.

Mamede berkata, “Pada puasa terakhir dia terus meminta sesuatu untuk dimakan. Ketika dia mengeluh kelaparan dia disuruh minum air putih.

"Dia bilang dia minum air tetapi dituduh berbohong dan dihukum karenanya."

Saudara keluarga itu mengatakan mereka tidak memiliki akses ke anak-anak Aline dan Enri.

Pada saat pemakaman Perolla, ratusan warga dari kota itu datang untuk memberi penghormatan.

Sementara adik laki-laki Perolla dirawat layanan sosial pemerintah dan kemungkinan akan diadopsi oleh kerabat keluarga.

 

sumber: okezone


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Peristiwa

Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung

Ahad, 28 Juni 2026 - 11:42:19 WIB

INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.

Peristiwa

Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:52:36 WIB

Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.

Peristiwa

Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:09:29 WIB

TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.

Peristiwa

Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:05:41 WIB

Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.

Peristiwa

Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total

Jumat, 02 Januari 2026 - 19:27:18 WIB

Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.

Peristiwa

Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan

Ahad, 23 November 2025 - 09:38:56 WIB

TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Aliansi Masyarakat dan Telkom Bertemu, Siap Dukung Penertiban Infrastruktur di Inhil
14 Oktober 2026
Dukung Ekonomi Petani, PT GIN Salurkan 1.000 Bibit Kelapa di Simpang Kateman
13 Oktober 2026
PT GIN Hadir untuk Pendidikan, 270 Siswa Terima Bantuan Seragam dan Sepatu
13 Oktober 2026
Cegah Stunting, PT GIN Salurkan Makanan Tambahan untuk Dua Desa Binaan di Pelangiran
13 Oktober 2026
Semarak HUT TNI ke-81, BRI Branch Office Tembilahan Sampaikan Apresiasi
05 Oktober 2026
Lapas Tembilahan Gelar Razia Kamar Hunian, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan
28 September 2026
BRI Branch Office Tembilahan dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Inhil
26 September 2026
Tim Damkar PT GIN Berjibaku Sembilan Hari Jinakkan Api di Sungai Panglor
19 September 2026
PT GIN Kerahkan 38 Personel dan Peralatan, Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Masyarakat di Kecamatan Gaung
19 September 2026
PWI Inhil Bentuk Panitia Konfercab VI, Faisal Martinus Dipercaya Memimpin Persiapan Agenda Forum Tertinggi Organisasi
17 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Aliansi Masyarakat dan Telkom Bertemu, Siap Dukung Penertiban Infrastruktur di Inhil
  • 2 Semarak HUT TNI ke-81, BRI Branch Office Tembilahan Sampaikan Apresiasi
  • 3 Lapas Tembilahan Gelar Razia Kamar Hunian, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan
  • 4 BRI Branch Office Tembilahan dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Inhil
  • 5 Tim Damkar PT GIN Berjibaku Sembilan Hari Jinakkan Api di Sungai Panglor
  • 6 PT GIN Kerahkan 38 Personel dan Peralatan, Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Masyarakat di Kecamatan Gaung
  • 7 PWI Inhil Bentuk Panitia Konfercab VI, Faisal Martinus Dipercaya Memimpin Persiapan Agenda Forum Tertinggi Organisasi
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network