Gangguan Komunikasi, Operator Rudal Iran Bertindak Sendiri Tembak Pesawat Ukraina
INHILKLIK.COM, IRAN - Militer Iran mengaku tak sengaja menembak jatuh pesawat penumpang Ukraina karena mengiranya sebagai target musuh.
Disebutkan, karena gangguan komunikasi, operator rudal terpaksa memutuskan sendiri untuk menembakkan rudal itu.
Dalam pernyataan yang disiarkan stasiun televisi pemerintah Iran, dilansir AFP, Sabtu (11/1/2020), komandan dirgantara Garda Revolusi Iran, Brigadir Jenderal Amirali Hajizadeh menyatakan operator rudal terpaksa menembakkan rudal itu secara independen karena adanya gangguan komunikasi.
Komandan Garda Revolusi itu menyatakan, personel militer yang menjadi operator rudal itu keliru mengira pesawat Boeing 737 milik maskapai Ukraina sebagai 'rudal jelajah' dan dia hanya punya waktu sepuluh detik untuk memutuskan apakah akan menembakkan rudal atau tidak.
Sebelumnya, Hajizadeh menyatakan dirinya menerima tanggung jawab penuh atas penembakan pesawat penumpang Ukraina yang jatuh di Iran dan menewaskan 176 orang.
"Saya menerima tanggung jawab penuh dan saya akan mematuhi keputusan apapun yang diambil," ujar Hajizadeh.
"Saya lebih memilih mati daripada menyaksikan kejadian seperti itu," imbuhnya.
Pengakuan militer Iran mengenai penembakan pesawat sipil Ukraina itu disampaikan hari Sabtu ini, setelah pemerintah Iran berulang kali membantah tuduhan negara-negara Barat bahwa pihaknya bertanggung jawab atas tragedi itu.
Pesawat penumpang tersebut ditembak jatuh pada Rabu (8/1/2019) pagi waktu setempat, beberapa jam setelah Iran melancarkan serangan rudal balistik ke dua pangkalan militer di Irak yang menjadi markas pasukan Amerika Serikat.
Serangan rudal itu sebagai pembalasan atas tewasnya jenderal Iran, Qassem Soleimani dalam serangan udara AS di Baghdad, Irak.
Pesawat diketahui membawa 176 orang yang terdiri atas 167 penumpang dan 9 awak pesawat.
Semuanya dipastikan tewas. Data dari otoritas setempat menyebut pesawat itu membawa 82 warga Iran, 63 warga Kanada, 11 warga Ukraina, 10 warga Swedia, empat warga Afghanistan, tiga warga Jerman dan tiga warga Inggris.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
Mobil Terbakar di Tembilahan, Dua Orang Alami Luka Bakar Serius
Indragiri Hilir, Riau – Sebuah mobil Honda Mobilio dengan nomor polisi .
SPPG Minta Maaf, Pastikan Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Inhil Ditangani Hingga Sembuh
TEMBILAHAN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kembang menyampaikan permo.
Wujud Implementasi BCM, BRI BO Gunungsitoli Gelar Sosialisasi dan Simulasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran
Gunungsitoli - Kegiatan Business Continuity Management (BCM) menjadi hal yang kr.
Warga Asahan Kini Semakin Mudah Bayar Tagihan PDAM Tirta Silaupiasa Dengan BRImo
Kisaran | PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus berinovasi memberikan pe.
iKlik Network







