• Ahad, 19 April 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Peristiwa

Satu Pasien Virus Corona Di Indonesia Meninggal

Redaksi

Rabu, 11 Maret 2020 23:51:58 WIB
Cetak
Satu Pasien Virus Corona Di Indonesia Meninggal

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Seorang pasien positif terinfeksi virus corona baru atau COVID-19 di Indonesia meninggal dunia pada Rabu, 11 Maret 2020 dini hari. Pasien yang merupakan warga negara asing atau WNA itu berusia 53 tahun.

Ia masuk rumah sakit dalam kondisi sakit berat. Selain terinfeksi virus corona, dia juga mengidap diabetes dan gangguan paru-paru.

"Pasien ini memang masuk dalam keadaan sakit berat karena memang ada faktor penyakit yang mendahuluinya di antaranya diabetes, hipertensi, hipertiroid, dan penyakit paru obstruksi menahun," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Urusan Virus Corona, Achmad Yurianto, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu. 

Ia mengatakan bahwa pasien wanita nomor 25 itu berjenis kelamin perempuan. Ia terinfeksi virus corona dari luar Indonesia dan baru dinyatakan positif pada Selasa, 10 Maret.

Ini merupakan kematian pasien positif virus corona di Indonesia. Virus yang pertama kali muncul di Wuhan, Cina, ini memang diketahui bisa berakibat fatal bagi pasien berusia lanjut.

WHO mencatat, tingkat fatalitas penyakit karena virus ini mencapai 21,9 persen pada orang berusia 80 tahun ke atas. Namun, menurut sebuah studi terpisah, untuk usia 10 hingga 39, tingkat kematian sekitar 0,2 persen. Jumlah kematian dan gejala parah hampir tidak ada di usia yang lebih muda.

Fakta ini menunjukkan bahwa virus corona baru atau COVID-19 memiliki karakteristik yang berbeda dengan virus lain, seperti influenza yang biasanya berbahaya untuk anak-anak dan lansia.

“Dengan infeksi pernafasan seperti ini, kita biasanya melihat kurva berbentuk U pada siapa yang paling terkena serangan. Anak kecil di salah satu ujung U karena sistem kekebalan mereka belum berkembang dan orang tua di ujung lain karena sistem kekebalan mereka tumbuh lebih lemah, ”kata Vineet Menachery, ahli virologi di University of Texas Medical Branch, seperti dilansir Washington Post, Selasa, 10 Maret 2020.  "Untuk virus ini, satu sisi U benar-benar hilang."

Wabah coronavirus sebelumnya juga secara misterius tidak menyerang kaum muda. Tidak ada anak yang meninggal selama wabah SARS pada 2002, yang menewaskan 774 orang. Dan hanya sedikit anak yang terkena gejala virus corona MERS yang telah membunuh 858 sejak 2012.

Kenapa lansia lebih rentan terhadap virus ini? Untuk mengetahui alasannya, Menachery telah melakukan percobaan di laboratoriumnya di Texas terhadap tikus. Dia memberikan virus SARS, yang merupakan sepupu yang sangat dekat dengan virus corona baru.

Bayi tikus di labnya berhasil melawan infeksi infeksi, sedangkan tikus yang lebih tua mengalami kerusakan tubuh dan paru-paru karena virus ini.

Menachery menyimpulkan bahwa kematian tikus tua tidak hanya terkait dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, tapi juga "disregulasi" yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh mereka bereaksi berlebihan terhadap virus corona SARS. Itu mirip dengan bagaimana manusia mati karena infeksi dari virus corona baru.

"Ini respons agresif dari sistem kekebalan tubuh mereka yang merusak, bahkan lebih dari infeksi itu sendiri," kata Menachery. "Ini seperti polisi menanggapi pelanggaran dengan tim SWAT menabrak pintu."

Namun, pertanyaan yang ia dan orang lain masih perjuangkan, adalah mengapa bayi tikus tidak terpengaruh oleh virus itu?

Beberapa ahli telah mengemukakan teori bahwa karena anak-anak sangat terpapar dengan empat coronavirus ringan lainnya, yang beredar setiap tahun dan menyebabkan flu biasa, yang dapat memberi anak-anak semacam kekebalan yang diperkuat.

Tetapi banyak yang meragukan argumen itu karena orang dewasa juga terkena virus flu biasa, dan sistem kekebalan tubuh anak-anak - terutama di bawah usia lima tahun - kurang berkembang, yang seharusnya membuat mereka lebih rentan, tidak kurang.

"Jika diketahui bahwa anak-anak kurang rentan terhadap infeksi, maka saya curiga ada sesuatu yang lebih mekanis daripada imunologis yang terjadi," kata Esper, pakar infeksi anak. "Sesuatu tentang reseptor di tubuh anak-anak atau paru-paru mereka mengganggu kemampuan virus untuk menempelkan dirinya sendiri."

Hal lain masih dipertanyakan adalah mengapa bayi tikus bisa terhindar dari infeksi virus. Beberapa ahli telah mengemukakan teori bahwa karena anak-anak sering terpapar dengan empat virus corona ringan lainnya setiap tahun. Virus itu menyebabkan flu biasa. Paparan virus memberi anak-anak semacam kekebalan.

Tetapi banyak yang meragukan argumen itu karena orang dewasa juga terkena virus flu biasa. Selain itu, sistem kekebalan tubuh anak-anak, terutama di bawah usia lima tahun, kurang berkembang, yang seharusnya membuat mereka lebih rentan.

"Jika diketahui bahwa anak-anak kurang rentan terhadap infeksi, maka saya curiga ada sesuatu yang lebih mekanis daripada imunologis yang terjadi," kata Esper, pakar infeksi anak. "Sesuatu tentang reseptor di tubuh anak-anak atau paru-paru mereka mengganggu kemampuan virus untuk menempelkan dirinya sendiri."

Sumber: tempo.co


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Peristiwa

Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total

Jumat, 02 Januari 2026 - 19:27:18 WIB

Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.

Peristiwa

Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan

Ahad, 23 November 2025 - 09:38:56 WIB

TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.

Peristiwa

Mobil Terbakar di Tembilahan, Dua Orang Alami Luka Bakar Serius

Jumat, 12 September 2025 - 21:15:15 WIB

Indragiri Hilir, Riau – Sebuah mobil Honda Mobilio dengan nomor polisi .

Peristiwa

SPPG Minta Maaf, Pastikan Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Inhil Ditangani Hingga Sembuh

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 21:21:10 WIB

TEMBILAHAN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kembang menyampaikan permo.

Peristiwa

Wujud Implementasi BCM, BRI BO Gunungsitoli Gelar Sosialisasi dan Simulasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran

Jumat, 09 Mei 2025 - 11:55:51 WIB

Gunungsitoli - Kegiatan Business Continuity Management (BCM) menjadi hal yang kr.

Peristiwa

Warga Asahan Kini Semakin Mudah Bayar Tagihan PDAM Tirta Silaupiasa Dengan BRImo

Kamis, 08 Mei 2025 - 22:40:03 WIB

Kisaran | PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus berinovasi memberikan pe.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
DLHP Inhil Tegaskan Komitmen Bersama Kelola Sampah, Ajak Warga Perkuat Kolaborasi
18 April 2026
Lebih dari Kemitraan, Sambu Group Perkuat Ekosistem Lewat Kenduri Kelapa
17 April 2026
PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
14 April 2026
Kades dan Bhabinkamtibmas Tanjung Simpang Imbau Masyarakat Jangan Membakar Lahan
09 April 2026
DPRD Inhil dan Pemda Bahas Darurat Sampah Tembilahan, Sepakati Langkah Strategis
31 Maret 2026
PT RSUP Sigap Tangani Karhutla di Labuan Bilik Inhil
31 Maret 2026
Kadis Koperindag Inhil Angkat Bicara soal Lonjakan Harga Ayam dan Daging Jelang Lebaran ‎
20 Maret 2026
PT BumiPalma LestariPersada Gelar Bazar Murah Minyak Goreng di 4 Kecamatan Inhil
18 Maret 2026
Pemdes Sungai Intan Gelar Patroli Poskamling, Ciptakan Keamanan dan Ketertiban di Bulan Ramadhan
12 Maret 2026
Merajut Kepedulian Ramadan, PT Pulau Sambu di Kuala Enok & YBDA Santuni Anak Yatim
11 Maret 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Lebih dari Kemitraan, Sambu Group Perkuat Ekosistem Lewat Kenduri Kelapa
  • 2 PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
  • 3 Kades dan Bhabinkamtibmas Tanjung Simpang Imbau Masyarakat Jangan Membakar Lahan
  • 4 DPRD Inhil dan Pemda Bahas Darurat Sampah Tembilahan, Sepakati Langkah Strategis
  • 5 PT RSUP Sigap Tangani Karhutla di Labuan Bilik Inhil
  • 6 Kadis Koperindag Inhil Angkat Bicara soal Lonjakan Harga Ayam dan Daging Jelang Lebaran ‎
  • 7 PT BumiPalma LestariPersada Gelar Bazar Murah Minyak Goreng di 4 Kecamatan Inhil
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network