PILIHAN
Evakuasi AirAsia Terkendala Gelombang Setinggi 4 Meter
INHILKLOK.COM - Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Muda F Henry Bambang Soelistyo mengatakan selama empat hari ke depan tim pencari jenazah AirAsia QZ 8501 akan dihadapi dengan kondisi cuaca yang buruk.
Hal tersebut dinilai menjadi kendala tim Basarnas dalam mengevakuasi sisa jenazah dan barang-barang yang ditemukan.
"Cuacanya seperti ini sampai tanggal 4 Januari. Warna merah itu menandakan tinggi gelombang 3 sampai 4 meter," jelas Bambang ketika jumpa media, di kantor Basarnas, Jakarta, Kamis (1/1/2015).
Kendati demikian, Bambang tetap optimis dan akan berjuang untuk mengevakuasi seluruhkorban jatuhnya pesawat dengan rute Surabaya-Singapura tersebut.
"Kesulitan yang kami hadapi yakni kondisi cuaca yang kurang bersahabat gelombang 3 sampai 4 meter. Masih kami hadapi enam bulan ke depan. Saya masih berjuang dengan kekuatan dan perhitungan yang kami lakukan. Saya berharap masih bisa dapatkan hasil," tuturnya. (Detik)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network







