PILIHAN
PBB Desak Myanmar Akui Kewarganegaraan Muslim Rohingya
Karena kewarganegaraan mereka ditolak berdasarkan hukum nasional Myanmar, 1,3 juta Muslim Rohingya secara efektif tak memiliki kewarganegaraan dan hampir tidak memiliki hak apapun.
Pihak berwenang Myanmar ingin mengkategorikan mereka sebagai "Bengali”. Jika itu dibiarkan, maka Muslim Rohingya akan dianggap sebagai imigran gelap dari Bangladesh padahal telah menetap berabad-abad di Myanmar.
Setelah bentrokan mematikan dengan mayoritas Buddha setelah Myanmar memulai transisi dari kediktatoran menuju demokrasi pada tahun 2011, Muslim Rohingya hidup dalam kondisi apartheid seperti di kamp-kamp pengungsian atau pengasingan.
Resolusi Majelis yang diadopsi oleh konsensus pada Senin (29/12) juga mendesak pemerintah Myanmar untuk memastikan bahwa Muslim Rohingya memiliki akses yang sama terhadap layanan kesehatan dan pendidikan serta mengatasi akar penyebab kekerasan dan diskriminasi.
Sumber : DBS/Rimanews
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








