PILIHAN
Mahasiswa Kampar yang Jahit Mulut Akan Bakar Diri di Istana
![]() |
| Aksi jahit mulut mahasiswa Kampar (Foto: Istimewa) |
Bupati Kabupaten Kampar Jefri Noer diduga melakukan sederetan tindak pidana korupsi terkait P4S Kubang Raya, pengadaan baju koko, serta ketika Jefri Noer mengajak keluarganya ke London, Inggris. Sementara itu aksi jahit mulut ini juga terkait dengan SP3 pengeroyokan yang dilakukan oleh istri Bupati Kampar, Eva Yuliana kepada warga Kampar.
Bupati Kampar Jefrinoer mengajak istri dan anaknya ke London, Inggris untuk menghadiri ICA Expo yang didanai oleh Bang Perkreditan Rakyat (BPR) Kampar, dengan nominal mencapai Rp. 207 Juta. Hal ini dianggap melanggar praturan menteri dalam negeri nomor 22 tahun 2006 maupun peraturan daerah (Perda) nomor 6 tahun 2010. Serta pengadaan baju koko yang merugikan negara hingga Rp. 2,4 Milyar.
Aksi jahit mulut oleh mahasiswa Kampar yang terdiri dari lima orang, yakni Anton sebagai jubir, Rahmat, Indra, Dapson, dan Ansor yang melakukan aksi jahit mulut, ini dilakukan mulai dari Kabupaten Kampar menuju Kota Pekanbaru, seterusnya dilanjutkan menuju Jakarta pada (28/10/2014) pukul 18.30 WIB.
Mahasiswa Kampar berharap dengan aksi tersebut diharapkan pihak penegak hukum harus bersikap profesional menyikapi hal ini. Jangan sampai adanya kompromi dikarenakan yang melakukan penganiayaan adalah istri seorang Bupati, sehingga adanya keringan hukum atau bahkan sampai diabaikan begitu saja.
"Jika tidak ditindak secara tegas, maka kearogansian keluarga bupati kampar akan semakin bertambah berani sehingga mengakibatkan rakyat Kampar semakin merasa resah dengan kelakuan keluarga Bupati Kampar," ungkap Koordinator Lapangan (Korlap) Gerakan Rakyat Kampar (GERAK) Anton dalam rilisnya kepada Inhil Klik, Minggu (02/11/2014).
Tidak hanya melakukan aksi jahit mulut, massa yang terdiri dari lima orang tersebut juga mengancam akan melakukan aksi bakar diri jika apa yang menjadi tuntutan mereka tidak dipedulikan.
"Kami akan lakukan aksi bakar diri di depan Istana Negara. Supaya presiden Jokowi tahu, bahwa kami para mahasiswa yang mewakili rakyat Kampar sudah dizalimi oleh kepala daerah (Jefri Noer) yang berkuasa sekarang di Kabupaten Kampar," tegas Anton.
Anton menambahkan, aksi yang dilakukan mereka merupakan puncak dari kekesalannya terhadap hukum yang berlaku di Riau. Karena, dia bersama teman-temannya telah menuntut upaya hukum terhadap Jefri yang diduga melakukan korupsi tetapi tidak ada hasil dari pihak penegak hukum.
"Jikalau sampai hari selasa kami tidak berjumpa dengan presiden RI. Maka saya selaku Korlap Gerakan Rakyat Kampar (GERAK), yang telah melakukan aksi jahit mulut sejak 28 Oktober 2014, akan melakukan aksi bakar diri di depan Istana Merdeka. Karena saya lebih memilih mati dari pada hidup di bawah penindasan dan ke zaliman pemimpin kami," pungkasnya. (rilis/ard)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








