Pemprov Riau Siap Dukung Tingkatkan Produksi Minyak untuk Target 1 Juta Barel Per Hari
INHILKLIK - Sebagai daerah penghasil minyak dan kelapa sawit terbesar, Pemprov Riau dan kabupaten kota penghasil maupun daerah terdampak saat ini mulai menikmati Participating Interest (PI) 10 Persen di Blok Rokan dan Dana Bagi Hasil (DBH) Kelapa Sawit.
Hak-hak Provinsi Riau dalam rangka mensejahterakan rakyatnya perlahan sudah diterima yaitu pengelolaan PI 10 persen di Blok Rokan dan DBH Kelapa Sawit," kata Zulkifli Syukur, Jumat (18/10/2024).
Zulkifli mengatakan, kontribusi PI dapat dipergunakan untuk meningkatkan program prioritas pembangunan infrastruktur, pendidikan, pengentasan kemiskinan ekstrem, penurunan stunting, peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat, dan pengembangan UMKM di Provinsi Riau.
Lebih lanjut Zulkifli mengatakan, jika Pemprov Riau terus berupaya agar Pl yang diterima bisa lebih meningkat dengan cara membantu peningkatan produksi minyak. Dimana saat ini produksi minyak di Riau 180 ribu barel per hari (30 persen dari lifting nasional).
Pemerintah pusat telah menargetkan produksi migas bisa mencapai 1 juta barel per hari secara nasional pada tahun 2030. Karena itu, gerak cepat pemerintah daerah sangat dibutuhkan untuk mencapai target tersebut.
"Untuk itu, Pemprov Riau telah membentuk gugus tugas dalam kelancaran produksi Migas di Blok Rokan agar target 1 juta barel per hari pada tahun 2030 dapat tercapai," terangnya.
"Target itu tidak bisa dilakukan sendiri oleh PHR, tapi harus berkolaborasi dan bersinergi. Sehingga ketika dalam produksi minyak terdapat persoalan di lapangan, seperti ladang minyak berada dalam kawasan dan persoalan hukum, Pemprov Riau siap membantu. Sehingga ke depannya akan langsung berdampak pada peningkatan PAD Provinsi Riau," ujarnya.
Selain itu, Pemprov Riau juga berkomitmen agar keberadaan industri hulu migas berdampak bagi masyarakat Riau dan memberikan dampak berkelanjutan bagi pengembangan masyarakat dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tempatan.
"Komitmen K3, lingkungan, dan penggunaan tenaga kerja lokal serta penyediaan barang dan jasa lokal untuk memenuhi kebutuhan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) tetap menjadi prioritas bersama. Mengingat, ada 13 KKKS aktif berkegiatan di Provinsi Riau dengan banyak sub pekerjaan bersama mitra kerja," tutupnya.**
Semarak HUT TNI ke-81, BRI Branch Office Tembilahan Sampaikan Apresiasi
TEMBILAHAN — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Na.
PWI Inhil Bentuk Panitia Konfercab VI, Faisal Martinus Dipercaya Memimpin Persiapan Agenda Forum Tertinggi Organisasi
TEMBILAHAN — Menjelang berakhirnya masa bakti kepengurusan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) .
PT GIN, Sambu Group dan Oscar Group Komitmen Dukung Percepatan Pembangunan Islamic Center Inhil
TEMBILAHAN — Upaya Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) memperc.
Serapan Pasar Melemah, DPRD Riau Melihat Langsung Produk Kelapa Menumpuk di Gudang SAMBU Group
INHILKLIK.COM - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau melakukan kunjugan .
PT GIN Salurkan 313 Botol Vitamin Kelapa untuk Tingkatkan Produksi Petani di Desa Bantayan
TEMBILAHAN- PT Guntung Idamannusa (GIN), anak usaha Musim Mas Group, kembali menunjukkan komitmen.
Asap di Kampar Dipastikan Merupakan Kiriman dari Wilayah Jambi
KAMPAR, RIAU – Asap yang terpantau di sejumlah wilayah Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, dipasti.
iKlik Network







