Pemkab Inhil dan Perusahaan Segera Cari Solusi Banjir di Desa Lahang Hulu
TEMBILAHAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) bersama pihak perusahaan berkomitmen untuk segera mencari solusi terkait musibah banjir yang menggenangi lahan dan pemukiman warga di Desa Lahang Hulu, Kecamatan Gaung sejak 2 bulan terakhir.
Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) atau hearing yang dipimpin Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Amd Junaidi AN bersama Ketua Komisi II DPRD Samino dan anggota di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Rabu 19 Maret 2025 malam.
Tampak hadir Bupati H Herman diwakili Asisten II Setda dan sejumlah Kepala Orginisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Inhil, beberapa Kepala Desa, perwakilan PT Setia Agrindo Lestari (SAL) dan PT Guntung Idaman Nusa (GIN) serta perwakilan warga Desa Lahang Hulu.
Ketika RDP itu, seluruh yang hadir menyepakati 5 poin penting untuk segera ditindaklanjuti, yakni meminta Pemerintah Daerah (Pemda) menetapkan status darurat bencana terkait banjir di Desa Lahang Hulu dan daerah-daerah lainnya, tim teknis yang dibentuk harus melibatkan masyarakat setempat, anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) 2 dan dinas terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dinas Perkebunan, Dinas Pertanian, Tanaman Pengan dan Hortikultura serta perwakilan kedua perusahaan.
Kemudian, tim teknis penanggulangan bencana banjir ini dipimpin langsung oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda. Selanjutnya, pada minggu ketiga Bulan April 2025 tim teknis sudah menyampaikan rencana kerja dalam penanggulangan bencana banjir. Terakhir, tim teknis juga diminta menyelesaikan bencana banjir yang terjadi di daerah lainnya di Kabupaten Inhil.
“Kita akan kawal masalah ini sampai selesai,” tegas Wakil Ketua DPRD Junaidi.
Senada dengan itu, Humas PT Guntung Idamannusa (GIN) Ulul Azmi Batubara mengungkapkan, dari tahun 2024 hingga saat ini pihak perusahaan telah menyalurkan sejumlah bantuan kepada Pemerintah Desa Lahang Hulu dan warga setempat, mulai dari sembako hingga normalisasi sungai.
“Kami tidak bisa memberikan keputusan, namun Apapun hasil dari rapat ini akan kita sampaikan ke manajemen untuk segera dicari jalan keluar dan solusinya secara bersama-sama,” ujar Ulul Azmi.
Sementara itu, Kepala Desa Lahang Hulu Supeno menjelaskan, tingginya debit air dan curah hujan selama 2 bulan terakhir ini mengakibatkan lahan warga dan perumahan menjadi tergenang air.
“Kami meminta kepada seluruh pihak terkait agar bisa membantu mengurai air banjir ini, karena kalau tidak desa kami bisa tenggelam,” imbuhnya.
Semarak HUT TNI ke-81, BRI Branch Office Tembilahan Sampaikan Apresiasi
TEMBILAHAN — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Na.
PWI Inhil Bentuk Panitia Konfercab VI, Faisal Martinus Dipercaya Memimpin Persiapan Agenda Forum Tertinggi Organisasi
TEMBILAHAN — Menjelang berakhirnya masa bakti kepengurusan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) .
PT GIN, Sambu Group dan Oscar Group Komitmen Dukung Percepatan Pembangunan Islamic Center Inhil
TEMBILAHAN — Upaya Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) memperc.
Serapan Pasar Melemah, DPRD Riau Melihat Langsung Produk Kelapa Menumpuk di Gudang SAMBU Group
INHILKLIK.COM - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau melakukan kunjugan .
PT GIN Salurkan 313 Botol Vitamin Kelapa untuk Tingkatkan Produksi Petani di Desa Bantayan
TEMBILAHAN- PT Guntung Idamannusa (GIN), anak usaha Musim Mas Group, kembali menunjukkan komitmen.
Asap di Kampar Dipastikan Merupakan Kiriman dari Wilayah Jambi
KAMPAR, RIAU – Asap yang terpantau di sejumlah wilayah Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, dipasti.
iKlik Network







