• Senin, 28 September 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Daerah

Panen Raya Kelapa Perlu Dikelola Bijak, Dinas Pertanian Inhil Ajak Petani Pahami Dinamika Harga

Juni Liadi Putra

Jumat, 15 Mei 2026 10:30:39 WIB
Cetak
Panen Raya Kelapa Perlu Dikelola Bijak, Dinas Pertanian Inhil Ajak Petani Pahami Dinamika Harga

INHILKLIK COM - Kabupaten Indragiri Hilir sebagai salah satu daerah penghasil kelapa terbesar di Indonesia saat ini tengah memasuki musim panen raya. Di tengah melimpahnya produksi, penurunan harga kelapa di tingkat petani sempat memunculkan kekhawatiran di masyarakat. Namun, Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir mengajak petani untuk memahami bahwa kondisi tersebut merupakan bagian dari dinamika perkebunan kelapa yang dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari pola panen, kondisi cuaca, kualitas hasil panen, hingga distribusi produksi yang meningkat secara bersamaan pada periode tertentu.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir melalui Kepala Bidang Perkebunan, Surya Syurgana, S.ST, menjelaskan bahwa salah satu tantangan terbesar saat musim panen raya adalah tingginya volume hasil panen yang masuk secara bersamaan. Serta turunnya permintaan produk kelapa baik domestik maupun luar negeri karena factor geopolitik yang terjadi.

“Selain persoalan pasca panen, tantangan lain yang dihadapi petani adalah mobilisasi hasil panen dari kebun menuju lokasi pengumpulan. Pada musim hujan, jalan produksi di beberapa wilayah mengalami kerusakan dan menjadi becek sehingga memperlambat proses pengangkutan hasil panen. Sementara di wilayah yang memanfaatkan jalur parit atau saluran air, kondisi tata air juga harus tetap dijaga agar transportasi air masyarakat dapat berjalan lancar”, jelas Surya.

Menurut Surya, pemeliharaan infrastruktur kebun seperti jalan produksi, jembatan, tanggul, dan saluran air memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran distribusi hasil panen. Infrastruktur yang baik akan membantu kualitas kelapa tetap terjaga hingga sampai ke pasar maupun tempat pengolahan.

“Untuk membantu petani menghadapi kondisi produksi tinggi, pemerintah daerah melalui penyuluh pertanian terus melakukan pendampingan di lapangan. Penyuluh secara rutin mendatangi kelompok tani dan sentra produksi kelapa untuk memberikan edukasi terkait manajemen panen, pola distribusi hasil, serta pentingnya menjaga kualitas panen”, ungkap Surya.

Dinas Pertanian juga mengimbau petani agar tidak hanya terfokus melakukan panen pada momentum tertentu seperti menjelang Ramadan atau hari besar lainnya. Pola panen yang terlalu bersamaan dinilai dapat menyebabkan penumpukan produksi di lapangan sehingga distribusi menjadi kurang optimal.

“Oleh karena itu, petani dianjurkan melakukan panen berdasarkan tingkat kematangan buah dan mengatur jadwal panen secara bertahap agar pasokan lebih merata sepanjang tahun,” ujarnya.
Dengan pola panen yang lebih teratur, petani dinilai dapat memperoleh manfaat jangka panjang seperti kualitas hasil yang lebih baik, distribusi yang lebih lancar, serta kestabilan pasokan di pasar. Selain itu, pola panen yang konsisten juga membantu menjaga produktivitas tanaman agar tetap optimal.

Surya juga mengingatkan pentingnya menjaga perawatan kebun meskipun kondisi harga sedang mengalami penyesuaian. Menurutnya, kelapa merupakan tanaman tahunan yang memerlukan pemeliharaan berkelanjutan, mulai dari pemupukan, pengendalian hama, pembersihan kebun, hingga pengelolaan tata air.

Di wilayah pasang surut dan gambut seperti Indragiri Hilir, penerapan trio tata air berupa tanggul, pintu air, dan saluran drainase menjadi faktor penting untuk menjaga kondisi kebun tetap produktif. Pengelolaan tata air yang baik dapat mencegah genangan maupun intrusi air asin yang berpotensi merusak tanaman.

Selain menjaga produktivitas kebun, pemerintah daerah juga terus mendorong pengembangan hilirisasi produk kelapa agar petani memiliki alternatif nilai tambah dari hasil panennya. Selama ini, kelapa tidak hanya dapat dijual dalam bentuk butiran, tetapi juga dapat diolah menjadi berbagai produk turunan seperti kopra, minyak kelapa, VCO, cocopeat, arang tempurung, hingga produk berbasis sabut kelapa.

Pemerintah pusat dan daerah pun terus memberikan pendampingan melalui program pembinaan kelompok tani, bantuan pengolahan hasil, hingga penguatan kapasitas petani dalam pengelolaan pasca panen. Langkah ini diharapkan mampu membantu petani lebih siap menghadapi dinamika pasar yang bersifat fluktuatif.

Selain itu, Surya juga mengingatkan petani agar tidak menghentikan pemeliharaan kebun hanya karena kondisi harga sedang mengalami penyesuaian. Menurutnya, langkah tersebut justru dapat berdampak besar terhadap keberlanjutan produksi kelapa dalam jangka panjang.

“Yang paling sering terjadi saat harga melemah adalah pekebun mulai mengurangi bahkan menghentikan pemupukan, pembersihan kebun, perawatan parit, pengendalian hama, hingga pemeliharaan tata air karena merasa usaha sudah tidak lagi memberikan keuntungan. Padahal kelapa merupakan tanaman tahunan yang sangat bergantung pada kontinuitas perawatan,” jelas Surya.

Surya menerangkan “Dampak dari penghentian perawatan memang tidak selalu terlihat secara langsung. Namun dalam beberapa tahun berikutnya, produksi kebun dapat mengalami penurunan drastis, tanaman menjadi lebih rentan terhadap serangan penyakit, hingga banyak pohon mengalami kematian secara perlahan”, tambah Surya.

Kondisi tersebut dinilai semakin penting diperhatikan di wilayah pasang surut dan gambut seperti Kabupaten Indragiri Hilir. Menurut Surya, pemeliharaan tata air menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga produktivitas kebun kelapa masyarakat.

Terlebih masyarakat diharapkan tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang menimbulkan kepanikan di tengah musim panen raya. Menurutnya, fluktuasi harga merupakan bagian dari siklus usaha perkebunan yang perlu disikapi secara bijak dengan penguatan tata kelola kebun, pola panen yang baik, serta peningkatan kualitas hasil produksi.

“Yang terpenting saat ini adalah menjaga kualitas hasil, memperkuat koordinasi antarpetani, dan terus meningkatkan pengelolaan kebun agar sektor kelapa tetap berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Indragiri Hilir,” tutup Surya.


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

PWI Inhil Bentuk Panitia Konfercab VI, Faisal Martinus Dipercaya Memimpin Persiapan Agenda Forum Tertinggi Organisasi

Kamis, 17 September 2026 - 15:53:54 WIB

TEMBILAHAN — Menjelang berakhirnya masa bakti kepengurusan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) .

Daerah

PT GIN, Sambu Group dan Oscar Group Komitmen Dukung Percepatan Pembangunan Islamic Center Inhil

Kamis, 17 September 2026 - 10:08:02 WIB

TEMBILAHAN — Upaya Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) memperc.

Daerah

Serapan Pasar Melemah, DPRD Riau Melihat Langsung Produk Kelapa Menumpuk di Gudang SAMBU Group

Jumat, 11 September 2026 - 16:50:41 WIB

INHILKLIK.COM - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau melakukan kunjugan .

Daerah

PT GIN Salurkan 313 Botol Vitamin Kelapa untuk Tingkatkan Produksi Petani di Desa Bantayan

Rabu, 09 September 2026 - 19:06:07 WIB

TEMBILAHAN- PT Guntung Idamannusa (GIN), anak usaha Musim Mas Group, kembali menunjukkan komitmen.

Daerah

Asap di Kampar Dipastikan Merupakan Kiriman dari Wilayah Jambi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:39:37 WIB

KAMPAR, RIAU – Asap yang terpantau di sejumlah wilayah Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, dipasti.

Daerah

Kantah Inhil Siap Dukung Transformasi Pelayanan Pertanahan, Pengukuran dan Balik Nama Makin Cepat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:28:20 WIB

Tembilahan — Kantor Pertanahan Kabupaten Indragiri Hilir terus memperkuat komi.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
BRI Branch Office Tembilahan dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Inhil
26 September 2026
Tim Damkar PT GIN Berjibaku Sembilan Hari Jinakkan Api di Sungai Panglor
19 September 2026
PT GIN Kerahkan 38 Personel dan Peralatan, Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Masyarakat di Kecamatan Gaung
19 September 2026
PWI Inhil Bentuk Panitia Konfercab VI, Faisal Martinus Dipercaya Memimpin Persiapan Agenda Forum Tertinggi Organisasi
17 September 2026
PT GIN, Sambu Group dan Oscar Group Komitmen Dukung Percepatan Pembangunan Islamic Center Inhil
17 September 2026
PT GIN Serahkan Sarana Damkar dan 280 Kotak Masker untuk Cegah ISPA di Tiga Kecamatan
15 September 2026
Serapan Pasar Melemah, DPRD Riau Melihat Langsung Produk Kelapa Menumpuk di Gudang SAMBU Group
11 September 2026
PT GIN Salurkan 313 Botol Vitamin Kelapa untuk Tingkatkan Produksi Petani di Desa Bantayan
09 September 2026
Bantu Tangani Karhutla di Lahan Masyarakat Belantaraya, PT GIN Kerahkan Tim dan Peralatan Pemadam
02 September 2026
PT GIN dan Kelompok Tani Ternak Satria Meranti Panen Perdana Ayam Kampung, Dorong Ekonomi Masyarakat Tanjung Simpang
30 Agustus 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Tim Damkar PT GIN Berjibaku Sembilan Hari Jinakkan Api di Sungai Panglor
  • 2 PT GIN Kerahkan 38 Personel dan Peralatan, Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Masyarakat di Kecamatan Gaung
  • 3 PWI Inhil Bentuk Panitia Konfercab VI, Faisal Martinus Dipercaya Memimpin Persiapan Agenda Forum Tertinggi Organisasi
  • 4 PT GIN, Sambu Group dan Oscar Group Komitmen Dukung Percepatan Pembangunan Islamic Center Inhil
  • 5 PT GIN Serahkan Sarana Damkar dan 280 Kotak Masker untuk Cegah ISPA di Tiga Kecamatan
  • 6 Serapan Pasar Melemah, DPRD Riau Melihat Langsung Produk Kelapa Menumpuk di Gudang SAMBU Group
  • 7 PT GIN Salurkan 313 Botol Vitamin Kelapa untuk Tingkatkan Produksi Petani di Desa Bantayan
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network