• Jumat, 21 Agustus 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Ragam

Ayun Bapukung: Warisan Budaya Suku Banjar di Indragiri Hilir yang Ternyata Bermanfaat Bagi Kualitas Tidur Bayi

Juni Liadi Putra

Jumat, 21 Agustus 2026 08:21:18 WIB
Cetak
Ayun Bapukung: Warisan Budaya Suku Banjar di Indragiri Hilir yang Ternyata Bermanfaat Bagi Kualitas Tidur Bayi

INHILKLIK, - Sebuah tradisi sederhana dalam perawatan bayi masyarakat Banjar di Kabupaten Indragiri Hilir ternyata tidak hanya menyimpan nilai budaya. Tradisi yang dikenal dengan nama Ayun Bapukung yang juga menarik untuk dikaji dari perspektif Kesehatan. Hal inilah yang kemudian menjadi perhatian Nursifa, S.Keb., M.Keb., yang melakukan penelitian mengenai pengaruh tradisi Ayun Bapukung terhadap kualitas tidur bayi di wilayah kerja Puskesmas Enok, Kabupaten Indragiri Hilir.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan adanya peningkatan kualitas tidur bayi setelah diberikan praktik Ayun Bapukung. Temuan ini menjadi menarik karena Ayun Bapukung bukanlah tradisi yang baru muncul dari sebuah penelitian. Jauh sebelum dikaji secara ilmiah, praktik tersebut telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Banjar dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Ayun Bapukung merupakan salah satu bentuk kearifan lokal dalam perawatan bayi yang dikenal di kalangan masyarakat Banjar. Bayi ditempatkan menggunakan ayunan kemudian leher diikat dengan kain dengan ikatan tidak terlalu kuat yang biasanya bertujuan agar anak tidur lebih nyenyak dan lama.

Di berbagai desa yang masih mempertahankan tradisi Banjar, Ayun Bapukung tetap menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Meski perlengkapan bayi modern semakin mudah dijumpai, sebagian masyarakat masih memilih mempertahankan tradisi ini sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur. Nilai yang diwariskan bukan hanya tentang cara merawat bayi, melainkan juga tentang menjaga identitas budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Indragiri Hilir.

Ketertarikan Nursifa terhadap Ayun Bapukung berangkat dari keberadaan tradisi tersebut di tengah masyarakat Banjar di wilayah kerja Puskesmas Enok. Sebagai peneliti di bidang kebidanan, Nursifa kemudian melihat tradisi tersebut tidak hanya dari sisi budaya, tetapi juga mencoba mengkajinya melalui pendekatan Kesehatan. Penelitian dilakukan untuk melihat pengaruh praktik Ayun Bapukung terhadap kualitas tidur bayi. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan kualitas tidur bayi setelah dilakukan praktik Ayun Bapukung.

Temuan tersebut memberikan gambaran bahwa sebuah kearifan lokal yang selama ini diwariskan berdasarkan pengalaman masyarakat dapat pula dikaji menggunakan pendekatan ilmiah. Dengan kata lain, budaya dan ilmu kesehatan tidak selalu harus berjalan terpisah. Kearifan lokal dapat menjadi bagian dari objek penelitian, sementara ilmu kesehatan dapat membantu masyarakat memahami manfaat dan batasan suatu praktik. Meski demikian, praktik Ayun Bapukung tetap perlu dilakukan dengan memperhatikan keamanan bayi. Posisi bayi, penggunaan kain, kekuatan ikatan, sirkulasi udara, serta pengawasan orang tua atau pengasuh menjadi hal yang penting untuk diperhatikan.

Upaya Nursifa untuk mengenalkan Ayun Bapukung tidak berhenti pada penelitian. Kajian mengenai tradisi tersebut juga didokumentasikan melalui sebuah buku berjudul Tradisi Ayun Bapukung dalam Perawatan Bayi: Integrasi Nilai Kesehatan dan Budaya. Buku tersebut menjadi bagian dari upaya mendokumentasikan Ayun Bapukung sebagai warisan budaya masyarakat Banjar di Kabupaten Indragiri Hilir sekaligus memperkenalkan keterkaitannya dengan perspektif kesehatan.

Dokumentasi menjadi penting karena tradisi yang hanya diwariskan secara lisan memiliki risiko semakin jarang dikenal ketika generasi yang memahami praktik tersebut semakin berkurang. Melalui penelitian dan penulisan, Ayun Bapukung dapat diperkenalkan kepada masyarakat yang lebih luas, khususnya generasi muda.
Pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau tokoh adat. Akademisi, tenaga kesehatan, pendidik, dan masyarakat memiliki peran yang sama penting dalam menjaga agar nilai-nilai budaya tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Ketika budaya didokumentasikan melalui penelitian, buku, dan berbagai karya ilmiah, maka warisan tersebut memiliki peluang yang lebih besar untuk dikenal oleh generasi mendatang.

Ayun Bapukung mengajarkan bahwa merawat seorang bayi bukan hanya memenuhi kebutuhan fisiknya, tetapi juga membangun kedekatan, ketenangan, dan kasih sayang dalam keluarga. Nilai-nilai inilah yang menjadikan tradisi tersebut tetap relevan hingga saat ini. Melestarikan Ayun Bapukung berarti menjaga identitas masyarakat Indragiri Hilir. Sebab, budaya bukan hanya tentang masa lalu, melainkan juga tentang siapa kita hari ini dan warisan apa yang ingin kita tinggalkan bagi generasi yang akan datang.


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Ragam

Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung

Selasa, 07 Juli 2026 - 14:57:23 WIB

INDRAGIRI HILIR – Panglima DPD Laskar Melayu Riau Kabupaten Indragiri Hilir, D.

Ragam

Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita

Sabtu, 04 Juli 2026 - 18:17:38 WIB

Siak- Personel Polsek Sabak Auh melaksanakan pemantauan lahan tanaman jagung pipil sebagai bagian.

Ragam

Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung

Kamis, 02 Juli 2026 - 11:42:41 WIB

Tembilahan – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Setelsel.

Ragam

Om Bhabin Milenial Polsek Tembilahan yang selalu Cek Tanaman Jagung

Kamis, 02 Juli 2026 - 11:41:42 WIB

Tembilahan – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibma.

Ragam

Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:37:14 WIB

Siak – Polsek Sabak Auh melakukan pemantauan perkembangan tanaman jagung pipil yang ditanam dal.

Ragam

Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:17:07 WIB

SABAK AUH-Personel Polsek Sabak Auh melakukan pemantauan terhadap lahan tanaman jagung pipil yang.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Ayun Bapukung: Warisan Budaya Suku Banjar di Indragiri Hilir yang Ternyata Bermanfaat Bagi Kualitas Tidur Bayi
21 Agustus 2026
Kantah Inhil Siap Dukung Transformasi Pelayanan Pertanahan, Pengukuran dan Balik Nama Makin Cepat
14 Agustus 2026
Ketua Komisi IV DPRD Inhil Fasilitasi Pertemuan Guru Besar FTUI, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan Bayi Prematur
04 Agustus 2026
LBH Sri Rakyat Dorong Perlindungan Hukum bagi UMKM, Pelaku Usaha Berhak Dapat Pendampingan Hukum dari Negara
01 Agustus 2026
Peringati Hari Mangrove Sedunia, PT Guntung Idamannusa Tanam 5.000 Bibit Mangrove
26 Juli 2026
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
15 Juli 2026
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
07 Juli 2026
Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
07 Juli 2026
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
07 Juli 2026
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
06 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Kantah Inhil Siap Dukung Transformasi Pelayanan Pertanahan, Pengukuran dan Balik Nama Makin Cepat
  • 2 Ketua Komisi IV DPRD Inhil Fasilitasi Pertemuan Guru Besar FTUI, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan Bayi Prematur
  • 3 LBH Sri Rakyat Dorong Perlindungan Hukum bagi UMKM, Pelaku Usaha Berhak Dapat Pendampingan Hukum dari Negara
  • 4 Peringati Hari Mangrove Sedunia, PT Guntung Idamannusa Tanam 5.000 Bibit Mangrove
  • 5 Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
  • 6 Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
  • 7 Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network