• Sabtu, 04 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Peristiwa

Indonesia Negeri Saba yang Hilang?

Redaksi

Ahad, 13 Juli 2014 22:17:14 WIB
Cetak
Indonesia Negeri Saba yang Hilang?
Istana Ratu Boko diduga Negeri Saba yang hilang (dok:Ilustrasi/Istimewa)
INHILKLIK.COM - Negeri Saba yang hilang di zaman Nabi Sulaiman dan digambarkan sebagai bagian dari surga yang ada di bumi, ternyata berada di Indonesia. Fakta mengejutkan itu disampaikan ahli matematika Islam KH Fahmi Basya Hamdi. 

Melalui penelitian selama 33 tahun lebih, sejak 1979 hingga kini, penulis bukan hanya memaparkan tentang peninggalan Nabi Sulaiman yang agung. Tetapi merekonstruksi sejarah Nusantara.

"Alquran datang tidak hanya meluruskan ilmu tauhid dan akhlak manusia, tetapi juga meluruskan dunia kepurbakalaan kita," katanya seperti dikutip dalam buku Borobudur dan Peninggalan Nabi Sulaiman, cetakan ke-7, Januari 2014, terbitan Zaytuna.

Menurut penulis, ciri-ciri Negeri Saba yang pernah disinggahi Nabi Sulaiman dan tentaranya telah digambarkan dengan jelas dalam Alquran, melalui kisah Nabi Sulaiman dan Ratu Balqis. Kisah itu berawal saat Sulaiman pergi ke Yaman. 

Saat berada di Yaman, Sulaiman meminta kepada burung hud-hud (sejenis belatuk) untuk mencari sumber air. Setelah lama disuruh dan tak kembali, bahkan setelah dipanggil, burung hud-hud akhirnya kembali. 

"Aku telah terbang untuk mengintip dan berjumpa suatu yang sangat penting untuk diketahui oleh tuan," demikian kata burung hud-hud kepada Nabi Sulaiman. Pernyataan itu mengundang rasa penasaran Nabi Sulaiman. 

Dilanjutkan burung hud-hud, saat sedang mencari sumber mata air, dia terbang jauh dan melihat satu negeri yang sangat indah. Negeri itu bernama Negeri Saba dan dipimpin oleh seorang raja perempuan yang dikenal dengan Ratu Balqis. 

Istana yang dilihat oleh burung hud-hud itu, menurut Basya, berada di antara dua dukuh, yakni Dukuh Dawung dan Dukuh Sambireja, Desa Bokoharjo dan Desa Prambanan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Indonesia.

"Pemakaian istilah Ratu Boko dalam penelitian ini sekedar (untuk) mengenali tempat, karena tempat itu sekarang bernama Istana Ratu Boko, bukan untuk mengatakan bahwa Ratu Saba (atau Ratu Balqis) sama dengan Ratu Boko," sambung Basya. 

Dilanjutkan burung hud-hud, Ratu Balqis dan pengikutnya bersujud menyembah matahari dan meninggalkan ibadat menyembah Allah. Dia dan pengikutnya juga telah disilapkan matanya oleh syaitan kepada perbuatan yang syirik. 

Setelah mendengar keterangan burung hud-hud, Nabi Sulaiman marah besar. Sebab tidak ada Tuhan lain yang patut disembah, selain Allah. Kemudian dia menulis surat yang isinya meminta Ratu Balqis kembali ke jalan Allah. 

Surat itu diberikan oleh burung hud-hud dan diterima Ratu Balqis. Penulis mengklaim, surat Nabi Sulaiman itu ditemukan, di dalam kolam Istana Ratu Boko, terbuat dari lempengan emas. Begitupun dengan tempat upacara menyembah matahari. 

Mendapat surat Nabi Sulaiman, Ratu Balqis tidak langsung bertobat. Dia malah meminta pengawalnya untuk mengirimkan harta yang berlimpah ke istana Nabi Sulaiman. Pemberian itu dianggap sebagai penolakan atas ajakan kembali ke jalan Allah. 

Nabi Sulaiman pun semakin berang dan memerintahkan kepada para pengikut Ratu Balqis untuk kembali ke Negeri Saba. Bahkan, Sulaiman mengancam akan menyerang Negeri Saba dengan bala tentaranya. 

"Kami akan mendatangi mereka dengan angkatan tentara yang mereka tidak berdaya menentangnya, dan kami akan mengeluarkan mereka dari Negeri Saba dengan keadaan hina, menjadi orang-orang tawanan," kata Nabi Sulaiman.

Para pengikut Ratu Balqis pun kembali ke Negeri Saba dan menceritakan pengalamannya selama berada di istana Nabi Sulaiman. Mendengar cerita para pengikutnya, Ratu Balqis berniat mendatangi langsung Sulaiman. 

Niat Ratu Balqis menemui Sulaiman ternyata sudah diketahui Sulaiman. Dia lalu memerintahkan kepada para pengawalnya, terdiri dari manusia, hewan dan jin, untuk membuat upacara penyambutan kedatangan Ratu Balqis.

"Hai pembesar-pembesar, siapakah di antara kamu sekalian yang sanggup membawa singgahsananya (Ratu Balqis) kepadaku sebelum mereka datang kepadaku sebagai orang yang berserah diri," kata Nabi Sulaiman kepada pengikutnya.

Di antara pengikutnya, dari bangsa jin menjawab sanggup. ”Aku akan datang kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu. Sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya, lagi dapat dipercaya," jawab Ifrit. 

Pengikut Sulaiman lainnya, dari kalangan manusia yang berpikir menimpali. “Aku akan membawa singgahsana itu kepadamu sebelum matamu berkedip," terang pengikut Nabi Sulaiman dari kalangan manusia. 

Sebelum mata Nabi Sulaiman berkedip, singgahsana Ratu Balqis yang berada di Negeri Saba telah dipindah ke hadapan Nabi Sulaiman. Puji syukur atas nikmat Allah pun dipanjatkan oleh Nabi Sulaiman saat melihat pemandangan itu. 

Akhirnya, datanglah Ratu Balqis menghadap Nabi Sulaiman. Kepada Ratu Balqis, Sulaiman memperlihatkan apa yang ada dihadapannya sebagai istana yang mirip dengan yang ada di Negeri Saba. Melihat itu Ratu Balqis terkejut. 

Kemudian Nabi Sulaiman mempersilakan kepada Ratu Balqis masuk ke dalam istananya. Saat akan masuk, dia melihat air besar berada di lantai Istana Nabi Sulaiman. Dengan sigap, Ratu Balqis menyingkap kainnya hingga betisnya terlihat. 

Ternyata, air yang dilihat Ratu Balqis pada lantai istana Nabi Sulaiman, adalah kaca. "Sesungguhnya ia istana licin yang diperbuat daripada kaca," kata Sulaiman menjelaskan kepada Ratu Balqis yang keheranan. 

"Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah berbuat zalim terhadap diriku dan aku berserah diri bersama Sulaiman dan kepada Allah, Tuhan semesta alam," balas Ratu Balqis mengakui kebesaran Nabi Sulaiman. 

Setelah mengalami langsung kebesaran Nabi Sulaiman dan merasakan nikmat Allah, Ratu Balqis akhirnya ikut menyembah Allah, dan meninggalkan upacara menyembah matahari di Negeri Saba. Akhirnya, mereka pun menikah. 

Dari kisah tersebut, Basya menemukan sedikitnya 40 fakta lapangan yang menyebutkan Indonesia sebagai Negeri Saba yang hilang. Di antara fakta lapangan tersebut adalah: 

Pertama, surat yang dikirimkan Nabi Sulaiman kepada Ratu Balqis di Negeri Saba. Surat itu ditemukan di kolam Istana Ratu Boko dan terbuat dari plat emas bertuliskan nama Tuhan yang paling tinggi.

Kedua adalah Istana Ratu Balqis yang dipindahkan Nabi Sulaiman ke istananya melalui kekuatan jin yang bekerjasama dengan manusia, dan hewan. Istana itu diyakini berada di kawasan Sleman, Jawa Tengah.

Ketiga adalah Istana Ratu Boko yang telah rusak. Menurut penulis, kerusakan itu bukan diperbuat oleh tangan-tangan manusia. Tetapi oleh tangan-tangan jin dan gaib. Hal itu terlihat dari bekas kerusakan pada batu di istana itu. 

Keempat adalah tempat bersujud menghadap matahari di Istana Ratu Boko. Di tempat inilah burung hud-hud melihat Ratu Balqis dan pengikutnya sedang melakukan upacara menyembah matahari.

Kelima adalah tamatsil Ratu Bilqis sedang menyingsingkan kainnya ketika disuruh masuk ke Istana Nabi Sulaiman yang dia sangka air besar. Sejumlah fakta inilah yang melahirkan teori awal Indonesia negeri Saba yang hilang. 

Fakta penguat Negeri Saba di Indonesia, dan bukan di Yaman adalah, hutan Saba di Wonosobo dan daerah Sleman yang diambil dari nama Nabi Sulaiman. Sementara di Yaman, hanya ada prasasti bertuliskan Sabum. 

Begitupun tempat bersujud menghadap matahari yang hanya ditemukan di Istana Ratu Boko, bukan di Nyaman. Kemudian adalah surat Nabi Sulaiman kepada Ratu Saba atau Ratu Balqis. Surat ini ada di Istana Ratu Boko, terbuat dari lempengan emas. 

Sementara di Yaman, surat ini tidak pernah ditemukan. Terakhir adalah pemindahan Istana Ratu Balqis ke Kerajaan Nabi Sulaiman. Di Yaman, tidak ada bekas reruntuhan istana yang menunjukkan tanda-tanda adanya Istana Ratu Balqis. 

Sedang di Istana Ratu Boko, reruntuhan itu masih terlihat hingga kini. Namun begitu, kebenaran atas penelitian tersebut dikembalikan kepada pembaca yang budiman. Kebenaran hanya milik Allah SWT. (Sindonews)


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Peristiwa

Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung

Ahad, 28 Juni 2026 - 11:42:19 WIB

INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.

Peristiwa

Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:52:36 WIB

Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.

Peristiwa

Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:09:29 WIB

TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.

Peristiwa

Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:05:41 WIB

Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.

Peristiwa

Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total

Jumat, 02 Januari 2026 - 19:27:18 WIB

Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.

Peristiwa

Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan

Ahad, 23 November 2025 - 09:38:56 WIB

TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa
03 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung
02 Juli 2026
Om Bhabin Milenial Polsek Tembilahan yang selalu Cek Tanaman Jagung
02 Juli 2026
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
28 Juni 2026
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
27 Juni 2026
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
26 Juni 2026
Pimpinan BRI Tembilahan Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir
25 Juni 2026
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
20 Juni 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik
18 Juni 2026
Selain Boleh Offline, Sistem Penerimaan Murid Baru di Inhil kini Diperpanjang
17 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
  • 2 PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
  • 3 Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
  • 4 Pimpinan BRI Tembilahan Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir
  • 5 Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
  • 6 Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik
  • 7 Selain Boleh Offline, Sistem Penerimaan Murid Baru di Inhil kini Diperpanjang
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network