PILIHAN
Bupati Inhil Hadiri Musrenbang Provinsi Riau
![]() |
| Bupati Inhil, HM Wardan menandatangi berita acara pada Musrenbang Provinsi Riau, yang disaksikan Gubernur Riau, H Annas Ma'amun, Selasa (22/4/2014)/Kapurnwes.com |
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang digelar di salah satu hotel di Kabupaten Kampar itu turut dihadiri oleh Bupati dan Walikota se-Provinsi Riau, serta sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil.
Gubernur Riau, H Annas Ma’amun dalam sambutannya mengajak seluruh tokoh masyarakat yang ada di Propinsi Riau, untuk ikut secara bersama-sama membangun dan memajukan Bumi Lancang Kuning ke depan.
“Ada beberapa item yang perlu menjadi perhatian serius bagi kita semua, diantaranya pembangunan infrastruktur yang menyentuh masyarakat, dunia pendidikan, pelayanan kesehatan, pembangunan di bidang pertanian dan perkebunan, serta pembinaan bidang olahraga dan seni budaya,” tutur Gubri.
Sementara itu, Bupati Inhil menjelaskan program dan kebijakan yang akan dijalankan Pemkab Inhil pada 5 tahun ke depan tentunya lebih menekankan pada pokok-pokok kebijakan untuk mengatasi permasalahan yang mendasar, yaitu program-program pembangunan yang lebih mengakar dan menyentuh masyarakat, khususnya masyarakat kecil, marginal dan miskin.
“Penyusunan program dan kebijakan kita diupayakan sejalan dengan kebijakan Pemerintah Pusat dan Provinsi, yang juga menekankan kepada keterpaduan dan sikronisasi kebijakan, dalam upaya peningkatan kesejahteraan rakyat yang berkeadilan,” terang Bupati, Wardan saat menghadiri salah satu kegiatan di Kota Tembilahan, beberapa waktu lalu.
Adapun prioritas pembangunan Pemkab Inhil, lanjut Bupati, diantaranya peningkatan pelayanan kesehatan, pendidikan, perekonomian masyarakat, peningkatan ruang kerja, pengembangan infrastruktur, penataan pembangunan ibukota kabupaten yang rapi, modern, indah dan bermartabat, serta reformasi pelayanan birokrasi dan pengelolaan daerah aliran sungai.
Selain itu, yang menjadi prioritas lainnya dari program pembangunan Pemkab Inhil, yaitu pada sektor pertanian, perkebunan dan perikanan. Dimana, penanganan lahan kritis dan tidak produktif melalui pembangunan dan rehabilitasi tanggul, normalisasi parit, pintu klip, penciptaan sawah baru dan pengadaan bibit unggul, serta pemberian alat tangkap ikan, dalam upaya peningkatan ekonomi masarakat melalui bantuan peralatan maupun dana untuk pengembangan usaha masyarakat kecil dan menengah,” imbuhnya. | adv/hum
Source: kapurnwes.com
BERITA LAINNYA +INDEKS
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
Mobil Terbakar di Tembilahan, Dua Orang Alami Luka Bakar Serius
Indragiri Hilir, Riau – Sebuah mobil Honda Mobilio dengan nomor polisi .
SPPG Minta Maaf, Pastikan Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Inhil Ditangani Hingga Sembuh
TEMBILAHAN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kembang menyampaikan permo.
Wujud Implementasi BCM, BRI BO Gunungsitoli Gelar Sosialisasi dan Simulasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran
Gunungsitoli - Kegiatan Business Continuity Management (BCM) menjadi hal yang kr.
Warga Asahan Kini Semakin Mudah Bayar Tagihan PDAM Tirta Silaupiasa Dengan BRImo
Kisaran | PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus berinovasi memberikan pe.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








