PILIHAN
Ribuan Pasukan TNI Akan Ditarik dari Riau
INHILKLIK.COM, Pekanbaru - Ribuan pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan ditarik ke Mabes TNI seiring dengan kebakaran lahan dan hutan penyebab polusi asap di Provinsi Riau yang telah teratasi.
"Hotspot (titik panas) dan asap akibat kebakaran lahan dan hutan di Riau dapat diatasi oleh Satgas Operasi Terpadu hingga saat ini," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif kepada pers lewat pesan elektronik yang diterima, Selasa (1/4) siang.
Ia mengatakan, titik panas atau kebakaran lahan di Riau terus berkurang sejak satu pekan terakhir seiring dengan keberhasilan upaya hujan buatan yang dilakukan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).
Pada Ahad (30/3) titik panas tidak lagi terdeteksi oleh satelit, dan pada Senin hingga saat ini hanya ada satu titik panas yakni di Indragiri Hilir, katanya.
Syamsul mengatakan penanganan kebakaran lahan bakal diserahkan kepada Gubernur Riau Annas Maamun, dan sebanyak 1.000 personil Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana dari TNI akan ditarik kembali pada Jumat (4/4) nanti.
Pasukan TNI tersebut hingga saat ini masih menyebar di berbagai daerah melakukan Operasi Militer Selain Perang dengan pemadaman api dan asap, patroli dan sosialisasi. "Sebelum kembali ke Jakarta semua personel akan diperiksa kesehatannya. Hampir tiga minggu terpapar langsung oleh api dan asap. Kemudian akan diterbangkan ke Jakarta dengan sepuluh Hercules C-130 TNI AU," katanya. | ROL
"Hotspot (titik panas) dan asap akibat kebakaran lahan dan hutan di Riau dapat diatasi oleh Satgas Operasi Terpadu hingga saat ini," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif kepada pers lewat pesan elektronik yang diterima, Selasa (1/4) siang.
Ia mengatakan, titik panas atau kebakaran lahan di Riau terus berkurang sejak satu pekan terakhir seiring dengan keberhasilan upaya hujan buatan yang dilakukan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).
Pada Ahad (30/3) titik panas tidak lagi terdeteksi oleh satelit, dan pada Senin hingga saat ini hanya ada satu titik panas yakni di Indragiri Hilir, katanya.
Syamsul mengatakan penanganan kebakaran lahan bakal diserahkan kepada Gubernur Riau Annas Maamun, dan sebanyak 1.000 personil Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana dari TNI akan ditarik kembali pada Jumat (4/4) nanti.
Pasukan TNI tersebut hingga saat ini masih menyebar di berbagai daerah melakukan Operasi Militer Selain Perang dengan pemadaman api dan asap, patroli dan sosialisasi. "Sebelum kembali ke Jakarta semua personel akan diperiksa kesehatannya. Hampir tiga minggu terpapar langsung oleh api dan asap. Kemudian akan diterbangkan ke Jakarta dengan sepuluh Hercules C-130 TNI AU," katanya. | ROL
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








