PILIHAN
Diskusi Soal Asap di Televisi, Gubernur Riau 'Hilang' Lagi
Belum lagi kerugian yang dihadapi masyarakat di Sumatera Barat, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jambi, perusahaan penerbangan, pengusaha pariwisata dan pelaku usaha lainnya. Siapa yang yang salah dalam malapetaka asap Riau ini ?
Pertanyaan itu merupakan tema diskusi Indonesia Lawyer Club, yang disiarkan langsung TV One, Selasa, 18 Maret 2014 malam. Sayang seribu kali sayang, Gubernur Riau Annas Maamun dan wakilnya, Arsyadjuliandi Rachman Pun tidak hadir. Padahal keduanya diundang di acara talk show ini.
Pembawa Acara Karni Ilyas dibuat bingung dan menuding kedua pejabat tersebut takut. "Entah apa yang ditakutkan kedua pejabat ini, kita disini bukan mencari siapa yang salah," kata Karni, saat membuka acara.
Karni pun menyindir kebiasaan pejabat di Indonesia. "Kalau soal prestasi berebutan tampil, giliran bencana semua menghindar," ujar Karni, geretan, mengomentari bencana asap di Riau yang selalu terjadi tiap tahun, semenjak 17 tahun lalu.
Pembelaan datang dari Kepala Dinas Riau Zulher, Ia mengatakan kedua petinggi Riau itu tidak hadir karena menangani langsung kebakaran lahan di Siak dan Dumai. "Beliau turun ke lokasi, bukan melarikan diri," kata Zulher yang hadir di TV One.
Tapi alasan yang disampaikan Zulher justru berbeda dengan yang disampaikan kepada panitia. "Kenapa alasan berbeda, sebelumnya Pak Annas bilang tidak bisa hadir karena sakit," kata Karni membantah.
Juru Bicara Provinsi Riau Fahmizal Usman, menyampaikan hal yang sama, Gubernur Annas fokus menangani bencana asap. "Keliatannya beliau fokus pada penanganan urusan kabut asap dan arahan dari Bapak Presiden dan urusan pekerjaan," kata Fahmizal, kepada Tempo, melalui pesan singkat.
Tidak hadir dalam diskusi soal Asap bukan pertama kali dilakukan Annas Maamun. Sebelumnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dibuat kecewa oleh Annas Maamun lantaran tidak hadir dalam telekonferensi untuk melaporkan kondisi darurat asap Riau melalui video.
Dalam rapat tersebut, semua satuan petugas diberi kesempatan memberi penjelasan kepada Presiden perihal penanganan asap. Namun Presiden tidak melihat Gubernur Riau Annas Maamun.
"Semestinya Gubernur ada disini, langsung laporkan ke saya, sekaligus dengar perintah saya," kata SBY melalui videokonferensi, langsung dari Semarang, Jawa Tengah. Pernyataan SBY ini didengar langsung oleh Satuan Petugas Bencana Asap di Markas Kepolisian Daerah Riau, Jumat, 14 Maret 2014. | tempo
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








