PILIHAN
Sebulan Diasapi, Dokter Paru Sebut Riau Tak Layak Huni
![]() |
| Sejumlah pengendara kendaraan ketika kabut asap menyelimuti kota Pekanbaru . Akibat asap hasil kebakaran ini, jarak pandang pengguna kendaraan menjadi terbatas. REUTERS/Beawiharta |
Hal itu disampaikan dr Azizman Saad, Spesialis Paru RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, dalam perbincangan dengan wartawan, Selasa (11/3/2014). Menurutnya, bila mengacu pada standar kesehatan internasional, maka seluruh warga Riau harus diungsikan. Ini karena udaranya sudah tidak layak untuk dihirup.
"Imbas dari kebakaran hutan itu udara terpapar C02 dan partikel metan serta banyak partikel lainnya. Tingkat oksigen udara menurun drastis dari batas normal 20,93 persen. Saat ini udara yang kita hirup tidak murni lagi oksigen," kata Azizman.
Persoalannya, lanjut Azizman, pemerintah tidak mungkin mengungsikan penduduk Riau yang jumlahnya jutaan orang.
"Kalau standar kesehatannya, ya memang kita ini harus mengungsi. Karena kondisi udara kita sudah berbahaya untuk kesehatan. Ini tidak main-main," kata Azizman.
Efek buruk jangka pendek buat kesehatan karena asap, maka masyarakat terserang ISPA, iritasi, mata, dan asma. Namun jangka panjangnya, maka 10 tahun mendatang, atau ketika masyarakat memasuki usia di atas 40 tahun, maka kondisi tubuhnya akan rentan penyakit.
"Tak hanya itu, kondisi tubuh akan mudah letih. Sekarang, mungkin ketika tubuh masih kuat, usai muda, masih tahan. Namun ketika di usia 40 tahun keatas, barulah tubuh ini rentan, dan penyakit paru menghantui seluruh masyarakat Riau," kata Azizman.
Karenamasyarakat tidak bisa diungsikan secara massal, maka pemerintah harus secepat mungkin memadamkan lahan yang terbakar. Kian lama penanganannya, kian lama juga masyarakat terserang penyakit.
Sudah sebulan ini Riau dikepung asap pekat. Terdata 44 ribu jiwa masyarakat terserang penyakit gara-gara asap. | detik
BERITA LAINNYA +INDEKS
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
Mobil Terbakar di Tembilahan, Dua Orang Alami Luka Bakar Serius
Indragiri Hilir, Riau – Sebuah mobil Honda Mobilio dengan nomor polisi .
SPPG Minta Maaf, Pastikan Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Inhil Ditangani Hingga Sembuh
TEMBILAHAN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kembang menyampaikan permo.
Wujud Implementasi BCM, BRI BO Gunungsitoli Gelar Sosialisasi dan Simulasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran
Gunungsitoli - Kegiatan Business Continuity Management (BCM) menjadi hal yang kr.
Warga Asahan Kini Semakin Mudah Bayar Tagihan PDAM Tirta Silaupiasa Dengan BRImo
Kisaran | PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus berinovasi memberikan pe.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








