• Kamis, 02 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Peristiwa

Letusan Kelud, Tanda Berakhirnya Kekuasaan Soekarno, Soeharto dan SBY?

Redaksi

Senin, 17 Februari 2014 22:51:35 WIB
Cetak
Ada yang menafsirkan, letusan Gunung Kelud di Kediri, Jawa Timur, sebagai pertanda akan berakhirnya kekuasaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Partai Demokrat.

Mbah Kono, warga Karisedenan Kediri, salah satu warga yang memiliki kepercayaan dan mengaitkan meletusnya Gunung Kelud dengan masalah politik. Dalam obrolan akhir pekan lalu, (15/2/2014), Mbah Kono berkisah tentang meletusnya Gunung Kelud pada Rebo Wage, 26 April 1966.

Dia mengistilahkan, Kelud ketika itu mengamuk dengan mengeluarkan banjir lahar panas seperti orang berbaris menerjang Kali Badak, Kali Putih, Kali Ngobo serta lainnya. Sebelumnya mendung dan kilatan petir berwarna merah seperti keris menghujam bumi bisa dilihat di atas langit Kota Blitar.

Amukan Kelud menewaskan sedikitnya 210 orang, terbesar warga sekitar Desa Jatilengger, Kecamatan Ponggok, 10 Km di barat Blitar. Zaman saat itu dinilai Mbah Kono adalah hari-hari yang sulit bagi warga Blitar.

Orang Kejawen kuno (Hindu-Jawa) menyebut gunung meletus sebagai tanda angkara murka ketidaksukaan alam terhadap tingkah manusia yang sombong dan pongah.

"Masyarakat Jawa Kuno mempercayai gunung sebagai dewa," kata Mbah Kono, sebagaimana dikutip beritajatim.

Meski sebagian orang menganggap klenik, namun ada benang merah yang kuat dengan meletusnya Kelud pada 1966 dengan kejatuhan Sukarno.

Momentumnya adalah sebulan sebelumnya tatkala peristiwa Surat Perintah 11 Maret (Supersemar) 1966, ketika Jenderal Soeharto mengambil alih pimpinan Republik Indonesia setelah peristiwa Gestapu 1965. Meski surat perintah tersebut hingga kini masih belum diketahui keabsahannya.

Supersemar 1966 merupakan tonggak awal kepimimpinan Presiden Soeharto selama 30 tahun hingga akhirnya lengser pada 1998.

Tanda-tanda Soeharto jatuh pada 1998 juga sudah banyak orang Kejawen memperkirakannya. Yaitu saat Gunung Kelud meletus pada 1990. Tidak pernah jelas kenapa orang Jawa selalu melihat bahwa letusan Gunung Kelud membawa tanda sebagai perubahan politik.

Begitu juga saat meletusnya Kelud Mei 1901, orang Jawa mengaitkan dengan zaman baru setelah 300 tahun dijajah Belanda yaitu dengan kelahiran Sukarno Putra sang Fajar tanggal 6 Juni 1901.

Sukarno menyebutkan satu pertanda besar yang tak pernah dilupakannya adalah dia lahir bersamaan dengan meletusnya Gunung Kelud pada 1901. Jarak gunung tersebut hanya puluhan kilometer dari kediaman Sukarno kecil di Blitar Jawa Timur.

Apakah meletusnya Gunung Kelud pada Kamis Pon, 13 Februari 2014, sebagai pertanda berakhirnya rezim SBY dan Demokrat dalam kekuasaan? Anda boleh percaya, boleh juga tidak. Namun inilah realitas bahwa sebagian masyarakat kita ada yang mengaitkannya peristiwa alam tersebut dengan pertanda politik negeri ini. | inilah


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Peristiwa

Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung

Ahad, 28 Juni 2026 - 11:42:19 WIB

INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.

Peristiwa

Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:52:36 WIB

Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.

Peristiwa

Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:09:29 WIB

TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.

Peristiwa

Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:05:41 WIB

Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.

Peristiwa

Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total

Jumat, 02 Januari 2026 - 19:27:18 WIB

Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.

Peristiwa

Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan

Ahad, 23 November 2025 - 09:38:56 WIB

TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
28 Juni 2026
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
27 Juni 2026
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
26 Juni 2026
Pimpinan BRI Tembilahan Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir
25 Juni 2026
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
20 Juni 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik
18 Juni 2026
Selain Boleh Offline, Sistem Penerimaan Murid Baru di Inhil kini Diperpanjang
17 Juni 2026
Aplikasi i-potret jadi Kendala Awal Anak-anak Inhil Masuk Sekolah
16 Juni 2026
RDP DPRD Hasilkan Rekomendasi Pembentukan BUMD Telekomunikasi di Inhil
16 Juni 2026
Om Bhabin Milenial Rutin Pantau Tanaman Jagung, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan
11 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
  • 2 PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
  • 3 Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
  • 4 Pimpinan BRI Tembilahan Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir
  • 5 Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
  • 6 Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik
  • 7 Selain Boleh Offline, Sistem Penerimaan Murid Baru di Inhil kini Diperpanjang
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network