• Sabtu, 25 April 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Peristiwa

Kaum Yahudi Khawatir Meningkatnya Fenomena Kawin Campur

Redaksi

Jumat, 07 Februari 2014 22:52:14 WIB
Cetak
Umat Yahudi Ultra-Ortodoks (foto ilustrasi) (Reuters)
Inhilklik.com - Sebagian besar publik Israel geram ketika harian Norwegia, Dagen, memberitakan putra Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Yair, menjalin hubungan dengan wanita non Yahudi asal Norwegia, Sandra Leikanger. Sebab, warga Israel khawatir apabila hubungan tersebut berakhir dengan pernikahan, maka dapat mengancam populasi kaum Yahudi di sana. 

Dilansir dari kantor berita BBC, Jumat 7 Februari 2014, sang ayah, Benjamin menepis pemberitaan itu dan mengatakan bahwa keduanya merupakan teman kuliah. Tetapi, publik sudah kadung percaya dan kesal. 

Saking kesalnya, salah satu organisasi Israel, Lehava, mengirimkan sebuah surat terbuka yang ditujukan kepada Yair Netanyahu dan diunggah di akun Facebook. Dalam surat itu tertulis, apabila isi pemberitaan media Norwegia tersebut benar, maka Yair dianggap telah mengkhianati makam-makam keluarganya. 

"Mereka tidak bermimpi cucunya akan terlahir dari kaum non Yahudi," tulis Lehava dalam surat tersebut.

Pada akhir pekan kemarin, sebuah program televisi Israel satir populer, Eretz Nehederet, bahkan menayangkan sebuah parodi yang diambil dari sejarah orang-orang Yahudi yang dikenal penindas, seperti Firaun dan penyidik Spanyol. Parodi tersebut kemudian ditutup dengan sindiran bagi kekasih Yair, yang mereka sebut sebagai "ancaman keberadaan terbaru". 

Salah satu pemeran parodi bahkan ikut menyanyikan lagi mengenai Shikse, sebuah istilah untuk menyebut perempuan non Yahudi, yang secara sarkastik bermakna dia lebih buruk dari Adolf Hitler. 

Kakak Ipar Benjamin, Hagai Ben-Artzi, bahkan turut angkat bicara dan menolak keras hubungan keponakannya. Hagai memperingatkan apabila hubungan tersebut tidak segera diakhiri maka itu sama saja dengan meludahi makam kakeknya sendiri. 

"Ini merupakan hal paling mengerikan yang mengancam sejarah kaum Yahudi. Menikahi kaum kafir, bahkan lebih mengerikan ketimbang meninggalkan Israel. Apabila hal ini benar terjadi, maka saya sendiri tidak tahu di mana jasad saya akan dikubur kelak," kata Hagai. 

Bagi warga Yahudi yang hidup di luar Israel, pernikahan campur merupakan hal yang lumrah terjadi dan angkanya mencapai lebih dari 50 persen. Sementara di dalam Israel sendiri yang notabene warga Yahudi mencapai 75 persen dan kaum Arab 21 persen, justru malah jarang menikah. 

Kemungkinan pernikahan campur di dalam negeri justru semakin besar, tatkala banyak pekerja asing yang kini masuk ke dalam Israel dan menyebarnya komunitas Israel di berbagai belahan dunia. 

Kemarahan warga Yahudi Israel terhadap fenomena ini karena adanya kemungkinan anak yang dilahirkan dari pernikahan tersebut tidak lagi mewarisi tradisi Yahudi. Hal itu menyebabkan mereka khawatir bahwa bangsa yang selamat dari aksi pembantaian Holocaust, pada akhirnya akan punah.

Menurut seorang penulis dan ahli komentator mengenai Israel dan Yudaisme, Daniel Gordis, ada dua hal yang menyebabkan pernikahan campur tidak disukai kaum Yahudi. 

"Satu, karena itu dilarang di dalam Halacha, atau hukum Yahudi. Hal lainnya karena kaum Yahudi telah melihat, bahwa satu-satunya cara untuk mewariskan identitas asli Yahudi kepada anaknya yakni melalui mereka ke anak-anak yang dibesarkan oleh dua orang tua yang memiliki latar belakang Yahudi," ucap Gordis. 

Anak yang dibesarkan oleh satu orang tua yang berlatar belakang Yahudi, lanjut dia, lebih rentan dan identitas Yahudinya bahkan lebih tipis dibandingkan orang tuanya. 

"Memang dari jumlah statistik, semakin banyak orang yang menikahi kaum non Yahudi. Tetapi sangat tidak mungkin mengasuh seorang anak dengan keyakinan Yahudi yang sama seperti kaum sebelumnya, jika dia dibesarkan oleh seseorang yang tidak memiliki latar belakang serupa," kata Gordis. 

Hal paling nyata dari kesimpulannya itu, ujar Gordis, bisa dilihat secara langsung kehidupan Yahudi di Amerika Serikat. Ada penurunan komitmen yang besar dan identitas yang semakin tipis sejak mereka tinggal di luar Israel. 

Kepala Institut Shalom Hartman, Donniel Hartman, mengatakan, karena itu lah, warga Israel ketakutan. Karena pernikahan campur di sana jarang terjadi, maka ketika ada warga Israel yang menikahi kaum non Yahudi, mereka memandangnya sama seperti orang tersebut telah meninggalkan Yudaisme. 

Namun, Hartman tidak sepenuhnya setuju dengan pola pikir demikian. Melihat fenomena seperti ini, kaum Yahudi harus berani menghadapi tantangan. 

Menurut dia, permasalahan utama bukan bagaimana cara menghentikan pernikahan campur. 

"Tetapi bagaimana cara untuk menjangkau pasangan non Yahudi dan menyambut mereka ke dalam komunitas kita," kata dia. 

Hartman mengatakan cara mereka menjangkau kaum non Yahudi harus lebih baik, supaya identitas Yahudi dapat diwariskan ke generasi berikutnya. 

"Hidup di dunia modern, mengharuskan Anda untuk menjadi lebih gesit. Banyak hal yang berubah, namun saya tidak tahu apakah itu menjadi lebih buruk atau baik. Itu semua tetap bergantung kepada apa yang kita lakukan," ujarnya.  | viva


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Peristiwa

Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total

Jumat, 02 Januari 2026 - 19:27:18 WIB

Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.

Peristiwa

Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan

Ahad, 23 November 2025 - 09:38:56 WIB

TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.

Peristiwa

Mobil Terbakar di Tembilahan, Dua Orang Alami Luka Bakar Serius

Jumat, 12 September 2025 - 21:15:15 WIB

Indragiri Hilir, Riau – Sebuah mobil Honda Mobilio dengan nomor polisi .

Peristiwa

SPPG Minta Maaf, Pastikan Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Inhil Ditangani Hingga Sembuh

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 21:21:10 WIB

TEMBILAHAN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kembang menyampaikan permo.

Peristiwa

Wujud Implementasi BCM, BRI BO Gunungsitoli Gelar Sosialisasi dan Simulasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran

Jumat, 09 Mei 2025 - 11:55:51 WIB

Gunungsitoli - Kegiatan Business Continuity Management (BCM) menjadi hal yang kr.

Peristiwa

Warga Asahan Kini Semakin Mudah Bayar Tagihan PDAM Tirta Silaupiasa Dengan BRImo

Kamis, 08 Mei 2025 - 22:40:03 WIB

Kisaran | PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus berinovasi memberikan pe.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
‎Diwarnai Skorsing 12 Jam, Konfercab ke-V GMNI Inhil Lahirkan Pemimpin Baru
23 April 2026
Konfercab V GMNI Inhil Dihadiri Ketua Pertama GMNI Inhil
22 April 2026
Dinas Perikanan Inhil Sudah Keluarkan 551 Rekomedasi Aplikasi XSTAR untuk Nelayan, Dorong Subsidi BBM Tepat Sasaran
21 April 2026
DLHP Inhil Tegaskan Komitmen Bersama Kelola Sampah, Ajak Warga Perkuat Kolaborasi
18 April 2026
Lebih dari Kemitraan, Sambu Group Perkuat Ekosistem Lewat Kenduri Kelapa
17 April 2026
PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
14 April 2026
Kades dan Bhabinkamtibmas Tanjung Simpang Imbau Masyarakat Jangan Membakar Lahan
09 April 2026
DPRD Inhil dan Pemda Bahas Darurat Sampah Tembilahan, Sepakati Langkah Strategis
31 Maret 2026
PT RSUP Sigap Tangani Karhutla di Labuan Bilik Inhil
31 Maret 2026
Kadis Koperindag Inhil Angkat Bicara soal Lonjakan Harga Ayam dan Daging Jelang Lebaran ‎
20 Maret 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 ‎Diwarnai Skorsing 12 Jam, Konfercab ke-V GMNI Inhil Lahirkan Pemimpin Baru
  • 2 Konfercab V GMNI Inhil Dihadiri Ketua Pertama GMNI Inhil
  • 3 Dinas Perikanan Inhil Sudah Keluarkan 551 Rekomedasi Aplikasi XSTAR untuk Nelayan, Dorong Subsidi BBM Tepat Sasaran
  • 4 DLHP Inhil Tegaskan Komitmen Bersama Kelola Sampah, Ajak Warga Perkuat Kolaborasi
  • 5 Lebih dari Kemitraan, Sambu Group Perkuat Ekosistem Lewat Kenduri Kelapa
  • 6 PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
  • 7 Kades dan Bhabinkamtibmas Tanjung Simpang Imbau Masyarakat Jangan Membakar Lahan
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network