• Rabu, 30 September 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Peristiwa

Ilmuwan: Nabi Adam Hidup di Bumi 209 Ribu Tahun Lalu

Redaksi

Jumat, 31 Januari 2014 22:52:56 WIB
Cetak
Ilmuwan: Nabi Adam Hidup di Bumi 209 Ribu Tahun LaluLondon (Inhilklik) - Agama-agama Samawi -- Islam, Kristen, dan Yahudi meyakini, Adam adalah manusia pertama. Sang Nabi disebut sebagai manusia sempurna, sosok cerdas yang berjalan tegak dengan kedua kaki. Jauh dari gambaran manusia purba ala Charles Darwin.

 `Black Death` yang Tewaskan Jutaan Orang Eropa Mengancam Lagi? `Black Death` yang Tewaskan Jutaan Orang Eropa Mengancam Lagi?
Bersama istrinya, Hawa mereka turun ke Bumi dan menjadi orangtua dari semua manusia modern yang ada di dunia.

DNA mitokondria dari Hawa dan kromosom Y dari Adam (Y-MRCA) diyakini menjadi nenek moyang genetik manusia. Mayoritas manusia bisa melacak asal-usulnya dari dua hal tersebut. Namun, asal-usul dan evolusi Adam dan Hawa -- atau bahkan apakah kedua hidup pada saat yang sama dalam sejarah -- masih jadi misteri.

Baru-baru ini, tim ilmuwan dari Inggris mengklaim bahwa sosok yang mereka anggap sebagai Adam tinggal di Bumi sekitar 209.000 tahun yang lalu -- sekitar 9.000 tahun lebih awal dari perkiraan saat ini.

Sebelumnya, tim peneliti dari University of Arizona menyimpulkan, Adam jauh lebih tua dari Hawa. Bahwa kromosom Y hadir 338.000 tahun yang lalu, jauh sebelum evolusi manusia.

Sementara, temuan terbaru menempatkan masa hidup 'Adam' dalam rentang waktu yang sama dengan belahan jiwanya, yaitu 'Hawa' -- nenek moyang genetika ibu manusia.

Debat Panas

Studi yang dipimpin Dr Eran Elhaik dari University of Sheffield dan Dr Dan Graur dari University of Houston mengklaim bahwa mereka telah 'mengembalikan' Adam di tempat yang tepat dalam sejarah evolusi.

Tim menebak masa hidup Adam menggunakan data genetika yang ada. Mengkalkulasi usia kromosom Y, mereka mengalikan data usia rata-rata seorang ayah memiliki anak pertama dengan jumlah mutasi genetika yang mereka temukan.

Mereka kemudian membagi hasilnya dengan tingkat mutasi kromosom Y -- atau berapa tahun rata-rata yang dibutuhkan untuk mutasi.

"Tentu saja kami bisa memanipulasi masing-masing variabel ini untuk membuat temuan terlihat lebih muda atau lebih tua," kata Dr Elhaik, seperti Liputan6.com kutip dari Daily Mail, Kamis (30/1/2014).

"Dalam makalah, kami juga menunjukkan bahwa pada penelitian sebelumnya (University of Arizona) semua variabel dimanipulasi untuk membuat kromosom Y seakan lebih dulu," tambah dia.

Dr Elhaik menambahkan, berdasarkan penelitian mereka, manusia modern muncul di Afrika sedikit lebih dari 200.000 tahun yang lalu.

"Ini jelas menunjukkan bahwa manusia modern tidak kawin silang dengan hominin (manusia kera) yang hidup lebih dari 500.000 tahun yang lalu. Kami berpendapat tak hanya ada satu 'Adam' dan 'Hawa' melainkan sekelompok 'Adam' dan 'Hawa' yang hidup berdampingan dan dan mengembara bersama-sama di dunia."

Sebelumnya, tim dari Arizona University mengklaim, kromosom Y manusia berasal dari spesies yang berbeda melalui perkawinan silang. Yang membuat 'Adam ' menjadi lebih tua.

Namun, Dr Elhaik menolak hipotesis itu dan menyebutnya tak ilmiah. "Hipotesis mereka menciptakan semacam "paradoks ruang-waktu " di mana individu spesies Homo sapiens paling kuno belum lahir .

"Jika kita mengambil hasil numerik dari studi sebelumnya, ini serius, kita bisa saja menyimpulkan bahwa masa lalu dapat diubah jika ibu dari "Adam" memutuskan untuk tidak melahirkannya. Membawa akhir yang berlaku surut untuk spesies kita."

Pendapat berbeda dihasilkan dari penelitian Stanford University School of Medicine. Mereka menyimpulkan, Adam dan Hawa mungkin telah hidup pada rentang waktu yang sama. Adam tinggal di suatu tempat antara 120.000 dan 156.000 tahun yang lalu, dan Hawa hidup sekitar 99.000 hingga 148.000 tahun yang lalu .

Studi ini dipublikasikan dalam European Journal of Human Genetics.| lp6c


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Peristiwa

Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung

Ahad, 28 Juni 2026 - 11:42:19 WIB

INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.

Peristiwa

Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:52:36 WIB

Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.

Peristiwa

Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:09:29 WIB

TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.

Peristiwa

Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:05:41 WIB

Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.

Peristiwa

Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total

Jumat, 02 Januari 2026 - 19:27:18 WIB

Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.

Peristiwa

Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan

Ahad, 23 November 2025 - 09:38:56 WIB

TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Lapas Tembilahan Gelar Razia Kamar Hunian, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan
28 September 2026
BRI Branch Office Tembilahan dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Inhil
26 September 2026
Tim Damkar PT GIN Berjibaku Sembilan Hari Jinakkan Api di Sungai Panglor
19 September 2026
PT GIN Kerahkan 38 Personel dan Peralatan, Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Masyarakat di Kecamatan Gaung
19 September 2026
PWI Inhil Bentuk Panitia Konfercab VI, Faisal Martinus Dipercaya Memimpin Persiapan Agenda Forum Tertinggi Organisasi
17 September 2026
PT GIN, Sambu Group dan Oscar Group Komitmen Dukung Percepatan Pembangunan Islamic Center Inhil
17 September 2026
PT GIN Serahkan Sarana Damkar dan 280 Kotak Masker untuk Cegah ISPA di Tiga Kecamatan
15 September 2026
Serapan Pasar Melemah, DPRD Riau Melihat Langsung Produk Kelapa Menumpuk di Gudang SAMBU Group
11 September 2026
PT GIN Salurkan 313 Botol Vitamin Kelapa untuk Tingkatkan Produksi Petani di Desa Bantayan
09 September 2026
Bantu Tangani Karhutla di Lahan Masyarakat Belantaraya, PT GIN Kerahkan Tim dan Peralatan Pemadam
02 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 BRI Branch Office Tembilahan dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Inhil
  • 2 Tim Damkar PT GIN Berjibaku Sembilan Hari Jinakkan Api di Sungai Panglor
  • 3 PT GIN Kerahkan 38 Personel dan Peralatan, Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Masyarakat di Kecamatan Gaung
  • 4 PWI Inhil Bentuk Panitia Konfercab VI, Faisal Martinus Dipercaya Memimpin Persiapan Agenda Forum Tertinggi Organisasi
  • 5 PT GIN, Sambu Group dan Oscar Group Komitmen Dukung Percepatan Pembangunan Islamic Center Inhil
  • 6 PT GIN Serahkan Sarana Damkar dan 280 Kotak Masker untuk Cegah ISPA di Tiga Kecamatan
  • 7 Serapan Pasar Melemah, DPRD Riau Melihat Langsung Produk Kelapa Menumpuk di Gudang SAMBU Group
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network