PILIHAN
Zulkarnaen: Masyarakat Inhil Jangan Mau Dibodoh-bodohi dengan Jual Lahan pada Perusahaan
Tembilahan (Inhilklik) - Anggota Komisi II DPRD Indragiri Hilir Zulkarnaen meminta masyarakat tak mau dibodoh-bodohi dengan menjual tanah kepada perusahaan. Karena menurut Zulkarnaen, perusahaan perkebunan di Inhil sangat berpotensi merusak lingkungan yang pada akhirnya akan merugikan masyarakat.''Imbauan kita ini bukan hanya untuk sebagian masyarakat Enok saja, tapi untuk semua masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir yang memiliki lahan. Seperti di kawasan pesisir, apa jadinya jika pohon yang telah kita tanam melalui program dari Dinas Kehutanan ditebang habis oleh pihak perusahaan jika lahan itu dijual kepada mereka,'' kata Zulkarnaen.
Dikatakan Zul, sebagai anggota legislatif ia tidak pernah bermaksud untuk menghalang-halangi pihak mana pun untuk berinvestasi di Inhil. Hanya saja investasi yang bisa diterima haruslah yang menguntungkan masyarakat dan tidak menyebabkan kerusakan alam.
''Kita tidak ingin memojokkan siapa pun atau menghalang-halangi pihak mana pun untuk investasi di sini, tapi kita hanya memberikan informasi, meluruskan dan memberitahu hal yang benar kepada masyarakat sesuai dengan fungsi kita,'' jelasnya.
Sebelumnya, imbauan yang sama juga telah disampaikan oleh anggota Komisi II DPRD Inhil lainya, dimana masyarakat diharapkan agar tidak mudah tertipu bujuk rayu pihak perusahaan yang mengaku ingin berinvestasi di Inhil dengan membeli lahan masyarakat.
Tak hanya masyarakat, pemerintah daerah pun diharapkan dapat lebih selektif untuk memberikan izin kepada perusahaan yang ingin berinvestasi di Kabupaten Inhil, karena dengan lahan masyarakat diberikan kepada pihak perusahaan maka nanti akan terjadi monopoli yang merugikan masyarakat.
Bahkan dari pengakuan masyarakat pada pertemuan dengan Komisi II DPRD Inhil beberapa waktu lalu, sudah ada puluhan masyarakat yang menyerahkan tanah mereka kepada perusahaan.
''Tidak ada data yang pas. Untuk itu kita akan panggil semua pihak yang terkait untuk betul-betul membicarakan permasalahan ini,'' katanya.(*)
Source: goriau.com
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network







