PILIHAN
BP2KP Inhil Gelar Pelatihan Bagi Gapoktan
Tembilahan (Inhilklik) - Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Indragiri Hilir, menggelar pelatihan bagi para pengurus Gabungan Kelompok Tani penerima dana Bantuan Langsung Masyarakat Pengembangan Usaha Agrobisnis Perdesaan tahun 2013, Selasa (3/12).Kegiatan yang dilaksanakan di Wisma Kemuning Muda Tembilahan ini, diikuti sebanyak 40 pengurus Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) se-Kabupaten Inhil, dengan narasumber dari UPT Balai Tanaman Pangan dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Riau, serta Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Kabupaten Inhil.
“Pelatihan ini, bertujuan untuk memberikan tambahan ilmu dan pengetahuan kepada seluruh pengurus Gapoktan, sehingga mereka mampu mengatur dan menggunakan dana Bantuan Langsung Masyarakat Pengembangan Usaha Agrobisnis Perdesaan (BLM-PUAP) yang telah diberikan dengan baik dan sesuai aturan,” tutur Kepala BP2KP Kabupaten Inhil, R Indrajaya melalui Sekretaris, Ramdani.
Dijelaskan Ramdani, dana BLM-PUAP tersebut, seharusnya dapat dipergunakan untuk menambah asset yang ada, agar dari dana yang telah diberikan tersebut bias terus meningkat setiap tahunnya.
“Kita minta seluruh pengurus Gapoktan tidak melakukan pemalsuan data yang ada di lapangan. Karena setiap bulan atau per triwulannya, pengurus Gapoktan harus membuat laporan yang tertib dan diserahkan kepada BP2KP Kabupaten Inhil,” terangnya.
Selanjutnya, untuk lebih tertib dalam administrasi, ditegaskan Ramdani, bahwa pihaknya akan melakukan register terhadap seluruh Gapoktan yang ada di Kabupaten Inhil. Sehingga, Gapoktan tersebut tidak hanya ada ketika penerimaan dana BLM-PUAP saja. Selain itu, ia juga mengharapkan seluruh Gapoktan memiliki kantor operasional sendiri, agar pengelolaan dana BLM-PUAP dapat dilakukan secara maksimal dan terarah.
“Saya harapkan semua peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan sebaik-baiknya. Kemudian, dari penjelasan para narasumber nanti, lakukan evaluasi terhadap masing-masing Gapoktan, apa yang telah dilakukan selama ini dan dirasa masih kurang harus lebih ditingkatkan lagi. Sehingga, setiap Gapoktan yang ada bisa lebih baik dan meningkat setiap tahunnya,” imbuhnya.(adv/fd)
Source: utusanriau.com
BERITA LAINNYA +INDEKS
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
Mobil Terbakar di Tembilahan, Dua Orang Alami Luka Bakar Serius
Indragiri Hilir, Riau – Sebuah mobil Honda Mobilio dengan nomor polisi .
SPPG Minta Maaf, Pastikan Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Inhil Ditangani Hingga Sembuh
TEMBILAHAN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kembang menyampaikan permo.
Wujud Implementasi BCM, BRI BO Gunungsitoli Gelar Sosialisasi dan Simulasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran
Gunungsitoli - Kegiatan Business Continuity Management (BCM) menjadi hal yang kr.
Warga Asahan Kini Semakin Mudah Bayar Tagihan PDAM Tirta Silaupiasa Dengan BRImo
Kisaran | PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus berinovasi memberikan pe.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network







