PILIHAN
Bubur Asyura, Traidisi Tahunan di Inhil
![]() |
| Bubur Asyura (Foto: Int) |
Tradisi yang dilaksanakan setiap tahun dan terus dijaga kelestariannya secara turun temurun ini, dalam rangka mengenang perjuangan Rasulullah SAW saat kesulitan bahan makanan di medan perang.
Menurut Ketua RT 6 RW 3 Kelurahan Teluk Pinang, Ali Ramli, setiap tahunnya pada tanggal 10 Muharam, ia bersama warga sekitar selalu membuat Bubur Asyura. Dimana, warga secara bergotong royong menyediakan bahan-bahan untuk pembuatan bubur tersebut, dan kemudian memasaknya.
“Ini sudah kebiasaan kita dari dulu, setiap tanggal 10 Muharam kita bersama warga membuat Bubur Asyura, dari bahan-bahan yang telah disiapkan warga, seperti beras, sayuran dan buah-buahan, serta ditambah bahan lainnya. Setelah bubur ini masak, lalu dibagikan dan dimakan secara bersama-sama, dengan terlebih dahulu dibacakan do’a selamat,” tutur Ali Ramli.
Menanggapi adanya tradisi pembuatan Bubur Asyura tersebut, tokoh ulama Inhil, HM Ali Azhar menjelaskan, bahwa kemunculan Bubur Asyura terjadi pada tahun kedua Hijriyah saat perang Tabuk. Dimana, ketika itu terjadi krisis makanan. Sehingga, Nabi Muhammad SAW meminta bahan makanan yang ada diolah menjadi bubur.
“Karena kejadian membuat bubur campur itu pertama kali pada tanggal 10 Muharam, yang juga disebut hari Asyura, maka disebutlah bubur ini sebagai Bubur Asyura,” terangnya.
Selain itu, ada beberapa kejadian menunjukkan, bahwa pada 10 Muharam terjadi peristiwa-peristiwa penting di kalangan para Nabi Allah. Diantaranya, pada tanggal 10 Muharam selamatnya Nabi Nuh dari banjir besar yang melanda negerinya, dan Nabi Yunus AS dapat keluar dari perut ikan Nun. Kemudian, pada tanggal tersebut juga lepasnya Nabi Ibrahim AS dari hukuman pembakaran yang dilakukan oleh Namruz, serta hari dibebaskannya Nabi Yusuf dari penjara.
“Karena banyaknya momen penting yang terkait dengan 10 Muharram, maka umat Muslim pun kemudian dianjurkan untuk berpuasa dan membaca sejumlah do’a. Bahkan, menjelang akhir hidupnya, Nabi Muhammad SAW sempat menyarankan umat Islam agar berpuasa pada tanggal 9 sampai 10 Muharram,” imbuhnya.
Pantauan di lapangan, selain di Kelurahan Teluk Pinang, pembuatan Bubur Asyurajuga dilakukan oleh warga yang ada di daerah lainnya, seperti di Kecamatan Tembilahan dan Tembilahan Hulu. Bahkan, hampir di seluruh wilayah Kabupaten Inhil. (rhw)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








