PILIHAN
Petani di Inhil Diimbau tak Alih Fungsi Lahan
Menurut Tunggul, Kementerian Pertanian sudah melakukan berbagai langkah dalam upaya meningkatkan dan membangun pertanian di seluruh daerah di Indonesia, di antaranya dengan memprogramkan perbaikan irigasi dan fiberisasi di Kabupaten Inhil.
Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak yang berhubungan dengan pertanian terutama persawahan, untuk turut bersama-sama mendukung dan mensukseskan program Pemerintah Pusat, yang mencanangkan surplus beras 10 juta ton.
“Mari kita saling bahu-membahu, dalam menjaga sawah secara maksimal, dengan tidak melakukan alih fungsi lahan,” tutur Tunggul.
Pernyataan senada, juga diungkapkan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau Basriman. Dikatakannya, saat ini satu-satunya kabupaten yang surplus beras di Provinsi Riau adalah Kabupaten Inhil.
“Jadi, kepada pemimpin Inhil yang baru nanti, tolong lebih dikembangkan dan dimajukan lagi, serta tetap berkomitmen bagi pembangunan pertanian di Kabupan Inhil. Sehingga, taraf hidup dan ekonomi masyarakat, khususnya para petani bisa lebih meningkat,” terang Basriman.
Sementara itu, wakil Bupati Rosman Malomo menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengangkat dan membangun bidang pertanian di Bumi Sri Gemilang. Dimana, sejak dahulu Kabupaten Inhil terkenal dengan pertanian, dan pernah menjadi lumbung berasnya Riau.
“Saat ini, 70 persen penduduk Inhil hidup dari hasil pertanian. Jadi, ke depan perlu dialokasikan dana yang lebih dan memfokuskan pembangunan di bidang pertanian, dalam upaya mendukung dan mensukseskan program Pemerintah,” imbuhnya.
Selanjutnya, pada pelaksanaan tanam padi serentak, di lokasi cetak sawah baru Kelompok Tani Cik Arif Jaya dan Sabar Jaya, Desa Sungai Luar, Kecamatan Batang Tuaka tersebut, dilakukan penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian, bantuan ternak sapi, bantuan benih atau bibit sayuran dan buah-buahan, serta bantuan lain-lainnya.
Selain itu, juga diserahkan bantuan dari sumber dana APBN, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten Inhil, berupa hand traktor, power thresher, fiber, copper, sapi untuk diternakan, Rice Milling Unit (RMU), lantai jemur, benih sayuran, bibit buah-buahan, mesin pemotong rumput dan lain-lainnya.
Tampak hadir saat itu, Ketua dan Pengurus Tim Penggerak PKK Provinsi Riau dan Kabupaten Inhil, Anggota DPR RI Dapil Provinsi Riau, Pimpinan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Riau, unsur Muspida, Kepala Dinas, Badan dan Kantor di lingkungan Pemkab, serta kelompok tani dan wanita tani se-Kabupaten Inhil. (*)
Source: haluanriaupress.com
BERITA LAINNYA +INDEKS
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
Mobil Terbakar di Tembilahan, Dua Orang Alami Luka Bakar Serius
Indragiri Hilir, Riau – Sebuah mobil Honda Mobilio dengan nomor polisi .
SPPG Minta Maaf, Pastikan Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Inhil Ditangani Hingga Sembuh
TEMBILAHAN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kembang menyampaikan permo.
Wujud Implementasi BCM, BRI BO Gunungsitoli Gelar Sosialisasi dan Simulasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran
Gunungsitoli - Kegiatan Business Continuity Management (BCM) menjadi hal yang kr.
Warga Asahan Kini Semakin Mudah Bayar Tagihan PDAM Tirta Silaupiasa Dengan BRImo
Kisaran | PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus berinovasi memberikan pe.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network







