Ditembak Polisi Hong Kong, Veby Mega Jurnalis Indonesia Menuntut Keadilan

Selasa, 03 Desember 2019 - 22:27:20 WIB
Ditembak Polisi Hong Kong, Veby Mega Jurnalis Indonesia Menuntut Keadilan

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Veby Mega, jurnalis Indonesia yang matanya tertembak oleh polisi saat meliput demo di Wan Chai, Hong Kong, terus menuntut keadilan. Ia bertekad menempuh jalur hukum.

Disadur dari South China Morning Post, Selasa (3/12/2019), meskipun Veby Mega sudah memaafkan petugas polisi yang melukai mata kanannya, ia tetap bertekad menggugat.

“Saya mengejar keadilan dalam kasus ini, tidak hanya untuk saya, tetapi untuk semua orang yang terluka di Hong Kong yang tidak dapat melakukan hal yang sama,” kata Veby.

Lebih dari dua bulan setelah kejadian itu, Veby akhirnya memutuskan untuk memaafkan petugas polisi.

Veby diwakili oleh pengacara hak asasi manusia Michael Vidler telah mengajukan permohonan bantuan hukum untuk melanjutkan kasusnya.

Ia memutuskan untuk mengambil tindakan hukum setelah mendapatkan akses ke polisi.

Veby mengatakan, dia dan pengacaranya telah meminta polisi untuk mengungkapkan identitas petugas yang bersangkutan, tetapi mereka menolak.


"Saya berharap akan ada keadilan, sehingga petugas yang menembak saya akan menghadapi konsekuensi sesuai dengan hukum, sehingga petugas polisi mengerti apa yang tidak bisa mereka lakukan," ujarnya.

Veby mengatakan tidak ada saksi kunci yang dia kenal hadir di tempat kejadian dan telah diminta oleh polisi untuk memberikan bantuan. Dia sendiri harus secara sukarela membuat pernyataan tertulis.

Sementara itu menurut hukum, kasus penuntutan secara pribadi mengharuskan semua prosedur diselesaikan dalam waktu enam bulan. Ini yang membuat Veby dan Vidler cemas.

Vidler mengatakan, dokumen bantuan hukum Veby masih menunggu tujuh minggu setelah diajukan.

Departemen Bantuan Hukum mengatakan tidak akan mengungkapkan rincian kasus Veby untuk alasan kerahasiaan.

Sebelumnya diberitakan, Jurnalis perempuan asal Indonesia, Veby Mega Indah tertembak peluru karet saat meliput aksi demonstrasi di Kota I Wan Chai, Hong Kong pada Jumat (29/9/2019). Ia adalah jurnalis yang bekerja di koran berbahasa Indonesia yang terbit di Hong Kong.

Veby terancam mengalami kebutaan permanen pada mata kanannya karena tertembak peluru karet. Ia membantah adanya kabar bahwa penglihatan matanya sudah meningkat.

Mata kanan Veby cedera parah dan harus dijahit, juga ada luka di mata kiri. Veby sempat memperoleh perawatan medis darurat di lokasi kejadian, sebelum kemudian diboyong ke Rumah Sakit Pamela Youde Nethersole di Chai Wan.

sumber:  suara.com

[ Ikuti Terus InhilKlik Melalui Media Sosial ]







TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Ahad, 29 September 2019 - 23:18:35 WIB

Ini Jumlah Warga Sulsel Tewas di Papua, Ada yang Dipanah, Sebagaian Lagi Ditembak

INHILKLIK.COM, WAMENA – Dari puluhan korban jiwa ketika kerusuhan Papua pecah pada Senin (23/9

Kamis, 10 Januari 2019 - 23:38:56 WIB

Sempat Menghilang, 'Babi Ngepet' yang Hebohkan Warga Mati Ditembak

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Video 'babi ngepet' di Kampung Cisanggiri, Kecamatan Cibalong, Garu

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 23:33:53 WIB

Hendak Tanya Jalan, Seorang Remaja Kulit Hitam Malah Ditembak

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Seorang remaja kulit hitam di Detroit, Amerika Serikat (AS), ditembak ketik

Jumat, 06 Juli 2018 - 23:49:37 WIB

Tes Ilmu Kebal, Dukun Ini Tewas Mengenaskan Ditembak Pasiennya

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Seorang dukun berumur 26 tahun telah meninggal, setelah jimat pelindungnya

Jumat, 29 Juni 2018 - 23:19:38 WIB

Kantor Surat Kabar Ditembaki, Lima Tewas, 20 Luka-luka

INHILKLIK.COM, AMERIKA SERIKAT - Lima orang tewas dan sedikitnya 20 lainnya terluka, ketika dalam 60

Senin, 11 Juni 2018 - 20:15:12 WIB

INGAT! Terbangkan Drone di Borobudur Tanpa Bayar Bisa Ditembak

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Balai Konservasi Borobudur (BKB), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan men