Kanal

Hasil Operasi Simpatik 2017 Di Inhil, Pelanggaran Di Dominasi Anak Remaja

INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hilir (Inhil) selesai melaksanakan Operasi Simpatik Siak 2017. Pelanggaran didominasi remaja berusia 16 sampai 20 tahun.

Kapolres Inhil, AKBP Dolifar Manurung SIK, melalui Kasat Lantas Polres Inhil, AKP Jusli, menyampaikan, operasi ini lebih mengutamakan edukasi terhadap masyarakat dengan mengedepankan Satgas Preemtif dan Satgas Preventif bersama stakeholder terkait lainnya.

"Berbagai program yang humanis diprioritaskan untuk menyentuh berbagai lapisan masyarakat pemakai jalan, terutama di kalangan pelajar dan anak sekolah. Hal ini sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mematuhi peraturan tata tertib dan sopan santun berlalu lintas," ujarnya, di Tembilahan.

Adapun pencapaian yang diperoleh dalam target operasi tahun ini adalah penegakan hukum terhadap pelanggar lalu lintas dilakukan dengan teguran sebanyak 735 kali. Dibanding tahun 2016, tindakan itu meningkat  sebanyak 384 kali atau  91 persen. Sementara untuk kasus kecelakaan lalu lintas, sama halnya seperti pelaksanaan operasi tahun lalu yakni tidak tercatat adanya laka lantas.

Dolifar menyampaikan, untuk tahun ini pelanggaran yang paling banyak dilakukan adalah kecepatan, sebanyak 106 kali, kelengkapan 247 kali, bonceng lebih satu 118 kali dan melawan arus sebanyak 57 kali.  

Hal yang menarik pada pelaksanaan operasi simpatik siak kali ini adalah tercatat penurunan angka pelanggaran helm yang cukup signifikan dari 119 kali di tahun 2016, menjadi 26 kali di tahun 2017 ini.

Untuk usia pelanggar, kata dia, didominasi oleh remaja direntang usia 16-20 tahun sebanyak 153 pelanggar, 21-25  sebanyak 111 pelanggar, 26-30 sebanyak 97 pelanggar, 31-35 sebanyak 89 pelanggar, 36-40 sebanyak 81 pelanggar, 41-45 sebanyak 68 pelanggar dan 46-50 sebanyak 45 pelanggar. Sedangkan Pelanggar dengan usia dibawah 15 tahun tercatat 61 pelanggar dan diatas 50 tahun sebanyak 30 pelanggar.

"Kita berharap, dengan selesainya pelaksanaan Operasi Simpatik Siak 2017 ini, apa-apa yang sudah dicapai, tetap dapat terjaga. Untuk itu, diharapkan kesadaran dan kedewasaan masyarakat dapat terus tumbuh dalam mencapai Indonesia tertib berlalu lintas dan keselamatan menjadi prioritas nomor satu," harapnya.(src)

Ikuti Terus InhilKlik

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER