Kanal

Dinkes Pekanbaru Tutup Usaha Bakso Mekar Mengandung Babi

INHILKLIK.COM, PEKANBARU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru menyatakan sudah mengambil tindakan tegas terhadap unit usaha Bakso Mekar yang mengandung babi. Salah satunya adalah dengan menutup sementara usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tersebut.

"Bakso Mekar sudah kita tutup untuk sementara," ucap Kepala Dinas Kesehatan Pemkot Pekanbaru, Helda S Munir, Senin (28/8/2017).

Ia menegaskan, setiap usaha kuliner harus mengantongi izin layak dari Dinkes Pekanbaru. Hal ini bertujuan untuk memberikan jaminan bagi konsumen bahwa makanan yang dikonsumsi sehat, bermutu, dan halal.

Dinkes Pekanbaru juga melakukan pemeriksaan terhadap penyajian, bahan baku bakso, dan beberapa perlengkapan yang kemungkinan tidak higienis.

"Kebersihan tempat dan penyajinya juga kita lakukan pemeriksaan," imbuh dia.

Penutupan Bakso Mekar di Jalan Ahmad Dahlan Kecamatan Sukajadi setelah Dinkes Riau turun ke lokasi dan melakukan pemeriksaan usaha bakso tersebut.

"Jika mereka ingin melanjutkan usaha tersebut harus mengurus semua izin, baru kita perbolehkan," imbuhnya.

Susanti (26), salah satu penggemar Bakso Mekar, kecewa atas ditemukannya unsur babi di dalam bahan baku bakso. "Saya kesal, kecewa dan tentunya menjadi jijik karena ternyata baksonya mengandung babi. Saya penggemar Bakso Mekar, saya muslim, tentu saya kecewa," keluh wanita berhijab ini.

Sementara Kepala BBPOM Pekanbaru, M Khasuri dalam surat edaranya menyatakan hasil laboratorium, Bakso Mekar positif mengandung fragmen DNA spesifik forcine (babi). (okz)

Ikuti Terus InhilKlik

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER