PILIHAN
Masyarakat Ancam akan Demo PLN Sungai Guntung
INHILKLIK.COM, TEMBI:LAHAN - Pembangkit Listrik Negara Sungai Guntung sering berulah, Masyarakat Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, kabupaten Inhil ancam akan demo PLN Guntung.
"Kami masyarakat merasa sangat kesal terhadap Pihak PLN, sebab pemadaman listrik kembali terjadi di Guntung, pihak PLN seolah tidak serius mencarikan solusi dari permasalah Listrik yang ada di guntung ini sebab hal ini terus-terusan terjadi," ungkap Iwan warga Kateman Iwan.
Lebih lanjut Iwan menyampaikan bahwa pihak PLN berasalan pemadaman ini terjadi karena kontrak mesin pembangkit Listriknya sudah habis, semestinya pihak PLN harus memperpanjang kontrak sebelum masa kontrka itu habis.
"Alasan PLN kontrak mesin pembangkit listriknya sudah habis, ya semestinya pihak PLN melakukan perpanjangan kontrak sebelum masa kontrak itu habis, agar tidak terjadi pemadam seperti in," tutur Iwan yang merupakan anggota Organisasi Solidaritas Pemuda Kateman (SPK), Rabu (04/05/16).
Dengan pemadaman ini masyarakat merasa sangat dirugikan, dan apa bila terjadi keterlambatam pembayaran dari masyarajak pihak PLN selalu meminta denda.
"Kalau masyarakat lambat bayar pihak PLN meminta denda kepada masyarakat, semetara mansyarakat tidak mendapatkan pelayanan yg baik dari PLN, dan hal ini sungguh lah sangat tidak adil untuk kita," kata Iwan lagi.
Lebih lanjut Iwan menyampaikan apa bila persoalan ini tidak segera diselesaikan oleh PLN maka masyarakat akan turun demo.
"Jikala permasalahan ini tidak segera di selesaikan, Kami akan demo untuk menuntut hak kami sebagai pelanggan setia PLN," tukas Iwan. (Ragil/HRC)
"Kami masyarakat merasa sangat kesal terhadap Pihak PLN, sebab pemadaman listrik kembali terjadi di Guntung, pihak PLN seolah tidak serius mencarikan solusi dari permasalah Listrik yang ada di guntung ini sebab hal ini terus-terusan terjadi," ungkap Iwan warga Kateman Iwan.
Lebih lanjut Iwan menyampaikan bahwa pihak PLN berasalan pemadaman ini terjadi karena kontrak mesin pembangkit Listriknya sudah habis, semestinya pihak PLN harus memperpanjang kontrak sebelum masa kontrka itu habis.
"Alasan PLN kontrak mesin pembangkit listriknya sudah habis, ya semestinya pihak PLN melakukan perpanjangan kontrak sebelum masa kontrak itu habis, agar tidak terjadi pemadam seperti in," tutur Iwan yang merupakan anggota Organisasi Solidaritas Pemuda Kateman (SPK), Rabu (04/05/16).
Dengan pemadaman ini masyarakat merasa sangat dirugikan, dan apa bila terjadi keterlambatam pembayaran dari masyarajak pihak PLN selalu meminta denda.
"Kalau masyarakat lambat bayar pihak PLN meminta denda kepada masyarakat, semetara mansyarakat tidak mendapatkan pelayanan yg baik dari PLN, dan hal ini sungguh lah sangat tidak adil untuk kita," kata Iwan lagi.
Lebih lanjut Iwan menyampaikan apa bila persoalan ini tidak segera diselesaikan oleh PLN maka masyarakat akan turun demo.
"Jikala permasalahan ini tidak segera di selesaikan, Kami akan demo untuk menuntut hak kami sebagai pelanggan setia PLN," tukas Iwan. (Ragil/HRC)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








