• Sabtu, 11 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Peristiwa

Emansipasi Bukan Berarti Melupakan Kodrat

Redaksi

Rabu, 20 April 2016 21:38:08 WIB
Cetak
Oleh: Nurmawinta *

Emansipasi ialah istilah yang digunakan untuk menjelaskan sejumlah usaha untuk mendapatkan hak politik maupun persamaan derajat, sering bagi kelompok yang tidak diberi hak secara spesifik atau secara lebih umum dalam pembahasan masalah seperti itu. Emansipasi ialah pembebasan dari perbudakan persamaan hak dan berbagai aspek kehidupan masyarakat. Emansipasi wanita ialah proses pelepasan diri para wanita dari kedudukan sosial ekonomi yang rendah atau dari pengekangan hukum yang membatasi kemungkinan untuk berkembang dan untuk maju.

Berbicara mengenai emansipasi wanita maka kita akan berbicara mengenai sosok legenda pejuang emansipasi wanita di Indonesia yaitu Raden Ajeng Kartini atau yang lebih sering disebut RA Kartini. Beliau lahir pada 21 April 1879, dan saat ini tanggal 21 April diperingati sebagai hari emansipasi wanita. Beliau adalah pejuang emansipasi wanita masa itu dimana budaya patriarki masih sangat diagung-agungkan, yaitu budaya yang menganggap kaum pria lebih superior dari kaum wanita telah mengakar dimasyarakat. Pada era kartini abad 19 dan 20 perempuan-perampuan Indonesia belum dapat memperoleh pendidikan sama seperti kaum pria, bahkan perempuan belum diizinkan untuk menentukan jodoh atau calon suami sendiri. Hal inilah yang membuat kartini gigih untuk melakukan perbaikan demi kehidupan yang lebih baik untuk perempuan kedepannya. 

Pada zaman yang sama sebenarnya ada banyak pejuang-pejuang hak kaum perempuan selain Kartini yang barang kali kurang terpublis, seperti Dewi Sartika dari bandung, Cut Nyak Dien dari Aceh, Rohana Kudus dari padang yang dikenal sebagai jurnalis perempuan pertama di Indonesia. Tidak dapat dipungkiri bahwa peran Kartini sangat besar bagi  perempuan masa ini, meski mungkin ide-idenya belum terimplementasikan secara total karena kesempatan dan waktu begitu sempit, beliau meninggal dunia diusia yang sangat muda, yaitu 25 tahun. 

Diusia yang begitu dini mungkin segudang cita-cita Kartini belum terwujud, tapi karyanya “habis gelap terbitlah terang” mampu menjadi penerang bagi perempuan setelahnya. Di dalam salah satu suratnya Kartini meminta kepada pemerintah Hindia-Belanda memperhatikan nasib pribumi dengan menyelenggarakan pendidikan, terutama pendidikan bagi kaum perempuan. Hal ini karena perempuan adalah orang pertama yang membentuk budi pekerti anak. Kartini seringkali menyebutkan perempuan adalah istri dan pendidik anak-anak yang pertama.

Sesuai kodratnya sebagai seorang perempuan memang diciptakan berbeda dengan kaum pria, meskipun dalam ber-emansipasi bukan suatu kesalahan bila seorang perempuan memiliki pendidikan dan karier lebih tinggi dibandingkan pria. Namun bukan juga suatu keharusan seorang perempuan menjalani hidupnya dengan tanggung jawab bekerja ataupun melakukan tugas-tugas yang seharusnya dilakukan oleh kaum pria. Tetapi pada era globalisasi saat ini emansipasi tidak hanya melahirkan dampak positif bagi kaum perempuan tetapi juga memunculkan dampak negatif seperti kesetaraan gender yang dieksploitasi demi materi, kesetaraan gender yang mengabaikan kodrat atau emansipasi yang kebablasan oleh kaum perempuan itu sendiri.

Semangat Kartini pada saat ini terus menjadi semangat kaum perempuan untuk berkiprah dan berprestasi diberbagai bidang. Bahkan sekarang banyak perempuan-perempuan emansipasi yang tidak tahu bagaimana harusnya bersikap sebagai perempuan. Banyak perempuan yang seakan lupa kewajiban mereka. Tetap ingin disebut perempuan sekalipun pekerjaan perempuan seperti memasak, mencuci ataupun mengurus anak tidak bisa mereka lakukan. Dan yang lebih mirisnya saat ini jika disebut perempuan maka akan identik dengan penggosip, hoby shoping, jalan-jalan dan sebagainya. Meskipun juga ada banyak perempuan yang layak disebut Kartini masa kini dengan berbagai prestasi yang dimilikinya atau di raihnya.

Tantangan yang harus dihadapi perempuan saat ini adalah mampu memanajemen waktunya dengan baik dan bisa memainkan peran ganda, yaitu tetap berprestasi di luar dan tetap tidak melupakan kodrat atau fitrahnya sebagai perempuan. Perjuangan RA Kartini bertujuan agar perempuan tetap cakap dalam menjalankan kewajibanya bukan untuk menjadi pesaing kaum pria. Kartini tidak pernah mendorong kaum perempuan untuk mempunyai kebebasan dengan melupakan kewajiban-kewajiban sebagai seorang perempuan.

21 April ini bukan hanya memperingati hari tegaknya emansipasi tapi harusnya juga sebagai waktu atau moment bagi kaum perempuan untuk berintropeksi diri. (*)



*Penulis adalah mahasiswa Inhil kelahrian Kempas / 06 April 1996
Jurusan Hubungan Internasional di Universitas Riau (UR)
Kontak email: nwinta6212@gmail.com


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Peristiwa

Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung

Ahad, 28 Juni 2026 - 11:42:19 WIB

INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.

Peristiwa

Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:52:36 WIB

Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.

Peristiwa

Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:09:29 WIB

TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.

Peristiwa

Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:05:41 WIB

Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.

Peristiwa

Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total

Jumat, 02 Januari 2026 - 19:27:18 WIB

Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.

Peristiwa

Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan

Ahad, 23 November 2025 - 09:38:56 WIB

TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
07 Juli 2026
Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
07 Juli 2026
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
07 Juli 2026
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
06 Juli 2026
Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
06 Juli 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
05 Juli 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
04 Juli 2026
Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa
03 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung
02 Juli 2026
Om Bhabin Milenial Polsek Tembilahan yang selalu Cek Tanaman Jagung
02 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
  • 2 Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
  • 3 BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
  • 4 PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
  • 5 Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
  • 6 Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
  • 7 Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network