PILIHAN
Ada 21 Kasus Gizi Buruk di Inhil, Dinkes Gratiskan Pengobatan dan Tanggung Biaya Makan Selama Tiga Bulan
![]() |
| Rafi (4), bayi pengidap gizi buruk dari Desa Teritip, Kecamatan Kateman |
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Data Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, selama tahun 2016 ditemukan sebanyak 21 bayi dan anak mengidap gizi buruk. Angka kasus kekurangan gizi ini hasil dari swiping yang dilakukan oleh Dinkes Inhil hingga kepelosok desa.
Dari 21 pengidap kurang gizi tersebut, kini semuanya sudah ditangani oleh dinas kesehatan untuk dilakukan perawatan secara intensif.
"Selama tahun 2016 ini, dari hasil swiping kita ditemukan ada 21 bayi yang mengalami gizi burukn, seratus persen semuanya sudah kita tangani," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Inhil, Zinal Arifin kepada Inhilklik.com, Jumat (15/04/2016).
Salah satu dari 21 penderita tersebut, adalah Rafi (4), bayi dari Desa Teritip, Kecamatan Kateman. Saat ini dirawat secara intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Musa Sungai Guntung.
Bayi yang menderita gizi buruk ini ditemukan bidan desa setempat saat melakukan pendataan, dengan berat badan hanya sekitar 2 kilogram, sehingga harus dirawat di RSUD Raja Musa.
Kendari sempat dirawat selama seminggu di RS dan mulai membaik, namun saat dibawa ke rumah oleh orangtuanya, kondisi bayi ini kembali memburuk karena perawatan yang tidak intensif sehingga kembali dirawat di RS sejak Rabu (13/4/2016).
Setelah menjalani perawatan di RS, saat ini berat bayi tersebut sudah naik menjadi 2,6 kilogram.
Sebagai komitmen pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri hilir dalam memerangi gizi buruk, dinas kesehatan Inhil menggratiskan biaya pengobatan bagi penderita.
Selain pengobatan gratis, Dinkes Inhil juga akan menanggung biaya makan penderita gizi buruk selama tiga bulan dengan memberikan makanan dan gizi yang cukup.
"Pengobatannya kita gratiskan, dan kita juga akan menanggung biaya makannya selama tiga bulan," ungkap Zainal.
Zainal menambahkan, pihaknya terus melakukan pendataan kelapangan terkait penyakit gizi buruk ini. Zainal berharap semua pihak ikut serta dalam memerangi gizi buruk di negeri seribu parit ini dengan cara melaporkan ke layanan kesehatan setempat jika menemukan penderita gizi buruk. (Ard)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








