PILIHAN
Diskusi Publik Minim Dihadiri Perusahaan
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Forum Komunikasi Organisasi Non Pemerintah (Fokus Ornop) kecewa karena hanya sebagian perusahaan swasta yang ada di Indragiri Hilir hadir pada diskusi publik bertema "Arah Kebijakan Ekonomi Ditinjau dari Aspek Investasi Daerah" yang dilaksanakan disalah satu rumah makan di Tembilahan. Rabu (23/3/2016).
Kekecewaan itu dilontarkan Sekretaris Jendral Fokus Ornop, Indra Gunawan saat dijumpai usai kegiatan diskusi yang turut dihadiri Bupati HM Wardan, unsur Forkopimda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), organisasi kemahasiswaan serta organisasi kepemudaan.
"Dari 32 perusahaan yang berinvestasi di Inhil, hanya 5 perusahaan yang hadir," sebutnya dengan nada kecewa.
Karena pada tema forum diskusi kali ini dijelaskannya membahas tentang Kebijakan Ekonomi Ditinjau Dari Aspek Investasi Daerah, yang berkaitan dengan perusahaan yang berdiri di Inhil.
"Apalagi di Kabupaten Inhil banyak permasalahan yang berkaitan dengan perusahaan bergerak di perkebunan sawit, baik dari segi perizinan, sengketa lahan, dan banyak lagi," ungkap Gunawan dengan nada tegas.Lanjutnya ia sangat menyangkan atas ketidak hadiran pihak perusahaan yang tidak ingin terlibat membenahi negeri hamparan kelapa dunia dengan bentuk ketidak hadiran mereka dalam forum diskusi publik ini.
"Kta ingin benahi ini bersama untuk negeri yang tercinta. Tapi yang hadir hanya 5 perusahaan," pungkasnya. (HRC)
Kekecewaan itu dilontarkan Sekretaris Jendral Fokus Ornop, Indra Gunawan saat dijumpai usai kegiatan diskusi yang turut dihadiri Bupati HM Wardan, unsur Forkopimda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), organisasi kemahasiswaan serta organisasi kepemudaan.
"Dari 32 perusahaan yang berinvestasi di Inhil, hanya 5 perusahaan yang hadir," sebutnya dengan nada kecewa.
Karena pada tema forum diskusi kali ini dijelaskannya membahas tentang Kebijakan Ekonomi Ditinjau Dari Aspek Investasi Daerah, yang berkaitan dengan perusahaan yang berdiri di Inhil.
"Apalagi di Kabupaten Inhil banyak permasalahan yang berkaitan dengan perusahaan bergerak di perkebunan sawit, baik dari segi perizinan, sengketa lahan, dan banyak lagi," ungkap Gunawan dengan nada tegas.Lanjutnya ia sangat menyangkan atas ketidak hadiran pihak perusahaan yang tidak ingin terlibat membenahi negeri hamparan kelapa dunia dengan bentuk ketidak hadiran mereka dalam forum diskusi publik ini.
"Kta ingin benahi ini bersama untuk negeri yang tercinta. Tapi yang hadir hanya 5 perusahaan," pungkasnya. (HRC)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








