PILIHAN
KPK Kumpulkan Alat Bukti Dugaan Korupsi Jembatan Enok
![]() |
| Ilustrasi (Internet) |
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Kejaksaan Negeri Tembilahan melakukan pengumpulan data di lapangan terkait dugaan korupsi proyek pembangunan Jembatan Kecamatan Enok, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Minggu (24/1).
Pengumpulan data dilapangan, Kejari Tembilahan dikabarkan didampingi oleh 3 orang tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Kami sekarang lagi di lapangan (Jembatan Enok, red)," Kata Kepala Kejari Tembilahan melalui Kasi Intel, Novriansyah seperti dilansir harianriau.co Minggu (24/1).
"Benar (ada tim KPK, red), 3 orang. Mereka mendampingi kami," Tuturnya singkat.
Untuk diketahui, pada Rabu (13/1) Kejari Tembilahan melakukan penggeledahan di Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Inhil.
Dari penggeledahan tersebut, Kejari tampak membawa pulang beberapa berkas dari DBMSDA Inhil.
Selain itu, kejari juga telah menetapkan salah satu orang rekanan berinisial T. (Tim/HRC)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








