Bocah di Inhu Ditemukan Tewas di Bekas Galian
INHILKLIK.COM, RENGAT - Bagus Shofiq Reyfandi tewas tenggelam di genangan air di samping rumahnya, Rabu (1/2/2017). Bocah enam tahun warga Dusun Sidodadi, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau tersebut, sebelum ditemukan terapung di bekas galian, memang bermain di sekitar kolam ukuran 4x4 meter tersebut.
Salah seorang saksi dan juga tetangga korban, Saimun (31) memang melihat Bagus bermain di pinggir kolam sebelum ditemukan meninggal.
"Saya sudah tegur dia untuk tidak bermain sendirian di sekitar galian karena dalam dan digenangi air, namun setelah itu saya langsung pulang ke rumah," ungkap Saimun.
Sekira pukul 17.00 WIB, Saimun didatangi orang tua korban, Sulis Setiowati dan menanyakan keberadaan Bagus. Namun Saimun menjawab Bagus sudah pulang ke rumah. Sulis langsung pulang untuk melihat anaknya tersebut.
Setelah Sulis pulang, Saimun dan rekannya Rasimun (40) mendengar teriakan histeris dari Sulis. Langsung saja keduanya menghampiri Sulis.
Ternyata pekikan Sulis tersebut akibat dirinya melihat tubuh anaknya sudah terapung di kolam miliknya dalam keadaan tidak bernyawa, sementara Ayah korban sedang tidak berada di rumah.
Menurut Kepala Dusun, Sugiono galian tersebut sebelumnya dilakukan dengan menggunakan alat untuk menimbun halaman depan rumah mereka dan kedalamannya mencapai 1,5 meter.
"Karena hujan, akhirnya air tergenang pada lubang tersebut, tegasnya.
Dikatakan Sugiono, setelah ditemukan jenazah Bagus terebih dahulu dibawa ke Puskesmas untuk memastikan penyebab kematiannya. Setelah itu, anak tunggal Sulis tersebut langsung dimakamkan pada malam harinya.
Sementara itu Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Abas Basuni SIK melalui Paur Humas Yarmen Djambak menyebutkan dari hasil pemeriksaan luar oleh dr Seila Siska, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian Bagus dan tidak bersedia dilakukan otopsi, tegasnya.
Kapolres menghimbau kepada masyarakat, terutama yang memiliki anak-anak, terlebih masih menjadi tanggungjawab orang tua, agar dapat dilakukan pengawasan terhadap aktifitas mereka, baik di dalam maupun di luar rumah, begitu juga dengan guru di sekolah.
"Jauhkan mereka dari hal-hal yang membahayakan bagi mereka," tambahnya. (sal/snj)
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
Mobil Terbakar di Tembilahan, Dua Orang Alami Luka Bakar Serius
Indragiri Hilir, Riau – Sebuah mobil Honda Mobilio dengan nomor polisi .
SPPG Minta Maaf, Pastikan Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Inhil Ditangani Hingga Sembuh
TEMBILAHAN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kembang menyampaikan permo.
Wujud Implementasi BCM, BRI BO Gunungsitoli Gelar Sosialisasi dan Simulasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran
Gunungsitoli - Kegiatan Business Continuity Management (BCM) menjadi hal yang kr.
Warga Asahan Kini Semakin Mudah Bayar Tagihan PDAM Tirta Silaupiasa Dengan BRImo
Kisaran | PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus berinovasi memberikan pe.
iKlik Network







