Masyarakat Inhil Nilai Berobat Pakai JKN-KIS Rumit, ini Jawaban BPJS Kesehatan
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Sebagian masyarakat Indragiri Hilir menilai untuk berobat menggunakan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS) dianggap rumit, tapi tunggu dulu.
Langkah awal jika ingin berobat, peserta wajib mengikuti mekanisme rujukan berjenjang Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKRTL) diseluruh cabang Kantor BPJS Kesehatan.
"Fungsi dari JKN-KIS ini wajib diberikan kepada masyarakat tidak mampu. Oleh karena itu, peserta harus mengikuti aturan BPJS, sehingga dikemudian hari tidak merasa sulit," ujar Prayudi, Bidang HK2 KC BPJS Kesehatan Tembilahan, Jumat (10/02/17).
Ia menjelaskan, menurut pandangan masyarakat ada benarnya juga. Sebab, kata dia, selama ini kalau dalam keadaan sakit bisa langsung ke rumah sakit, lalu diobati sama dokter bersangkutan.
Hal ini sangat berbeda dengan aturan main di JKN-KIS yang saat ini telah diprogramkan pemerintah. Dimana, peserta harus mencari rumah sakit yang sepi pasien. Sehingga tidak menunggu lama.
"Saya sarankan, kalau ingin cepat ditangani oleh pihak rumah sakit Swasta dan Pemerintah, cari pasien yang tidak ramai. Lalu tunjukkan Kartu Peserta JKN-KIS, Insyallah peserta akan dilayani," jelasnya.
Rambut mungkin sama hitam, tapi pemikiran dan pendapat bisa jadi lain arah. Tidak semua jenis penyakit harus ditangani rumah sakit, namun bisa jadi juga ditangani khusus FKTP seperti Puskesmas, Klinik, Dokter Praktik Perorangan idealnya bisa menangani ratusan penyakit hingga mencapai144 diagnosis.
Sistem asuransi sosial yang digunakan JKN-KIS dalam bentuk Managed Care, yakni kombinasi antara pembiayaan dengan mutu pelayanan harus sama rata. Artinya, sistem itu mengoptimalkan setiap jenjang pelayanan kesehatan lewat mekanisme rujukan.
"Saya yakin, pasien yang ingin merujuk ke rumah sakit lain, pasti merasa terlayani cepat dan tidak perlu ngantre berjam-jam," imbuhnya.
Ada beberapa bagian peserta yang dirujuk oleh FKTP ke FKRTL itu harus berjenjang, mulai dari rumah sakit tipe D atau tipe C kemudian tipe B atau A. Sistem rujukan berjenjang seperti ini dinilai sangat tepat, karena memang langsung dari Dokter Spesialis.
"Aturan ini sudah mengacu kepada peraturan perundang-undangan peserta yang mengalami gawat darurat bisa langsung ke FKRTL terdekat," tandasnya. (hrc)
Inovasi Bunda Jentik UPT Puskesmas Kuala Enok Sukses Tekan Kasus DBD Selama Satu Dekade
Kuala Enok — Upaya pencegahan dan pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) di .
Putri Daerah Indragiri Hilir Gelar Penyuluhan Cegah Kanker Payudara di Desa Simpang Tiga
Indragiri Hilir – Semangat mengabdi pada kampung halaman ditunjukkan oleh Nurs.
BRI Gunungsitoli Gelar BRI Peduli Pemeriksaan Kesehatan Gratis Untuk Masyarakat
Gunungsitoli | Dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat dan sebagai bagian .
Roscik : Pilihan Menu Sehat & Lezat Saat Ramadhan
Roscik, Rotisserie Chicken, memiliki menu ‘Ayam Western’ menjadi salah satu pilihan favorit m.
Program Makan Sehat Bergizi (MBG) Dimulai di Kabupaten Sergai
SERGAI,INHILKLIK.COM,- Dapur Umum Program Makan Sehat Bergizi (MBG) di Kabupaten.
Kinerja Puskesmas Simpang Gaung Dinilai Bobrok, Diduga Lakukan Pembiaran Terhadap Pasien
TEMBILAHAN - Pelayanan kesehatan di UPT Puskesmas Simpang Gaung, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indra.
iKlik Network







