PILIHAN
Alamak Riau Sudah Sumbangkan Ratusan Ribu Triliun Untuk Indonesia!
INHILKLIK.COM - Di atas minyak di bawah minyak’ sebuah ungkapan lazim yang menggambarkan betapa kekayaan alam Riau nan kaya raya. Namun semua mafhum, kekayaan itu hampir semua lari ke pusat. Konon, yang tertinggal untuk pembangunan di Riau tak lebih dari 1,5 persen saja.
Berdasarkan data PT. Chevron Pacific Indonesia saja minyak yang disedot dari dalam bumi Riau selama 85 tahun (2012) secara kumulatif sudah mencapai 11,4 milyar barrels. Bayangkan jika iseng dinominalkan dengan harga minyak sekarang sekitar 80 dolar/barrel, total duit yang pernah dinafkahkan Riau untuk Republik ini, --baru dari minyak bumi saja-- sekitar 912 Milyar dolar. Atau, jika dikurskan dengan dolar sekarang sekitar Rp.13.000,- maka jumlah rupiahnya bisa mencapai lebih dari Rp.11.000.000.000.000.000 (11 ribu triliun). Alamaak..
Angka ini jika kita tambah dengan plus eksploitasi hutan Riau, kekayaan perkebunan sawit, serta hasil perikanan maka tak dapat disangkal bisa jadi menembus angka ratusan ribu triliun.
Bayangkan saja, jalan-jalan raya yang lebar dan licin di pulau Jawa, gedung-gedung tinggi yang mewah, bandar-bandar udara yang megah, dan kekayaan melimpah pejabat Jakarta yang korup itu, bisa jadi sebagian besar disedot dari bumi Riau.
“Ini sebuah Ironi,” ujar Hasbi, penggiat Budaya di Pekanbaru.
“Jangan sampai nasib Riau seperti Sultan Siak yang wafat dalam kondisi memprihatinkan” imbuhnya.
Untuk mendukung kemerdekaan Indonesia Sultan Syarif Kasim II rela menyerahkan seluruh uang kas Kesultanan senilai 13 juta gulden (kurs sekarang 1, 074 Triliun) kepada Soekarno-hatta berikut seluruh kekayaan di 12 daerah demi kemerdekaan Republik ini.
“Jika Riau tak ikut Indonesia bisa jadi Riau lebih makmur dari Brunai Darussalaam,” ungkap Wandi, aktivis yang pernah terjun dalam Kongres Rakyat Riau II.
Citra Riau sebagai daerah kaya ternyata bukannya menguntungkan malah membuntungkan. Pusat sepertinya menjadi kurang hirau dan subyektif dengan permasalahan mendasar yang menimpa rakyat Riau karena dianggap sudah mampu berdiri sendiri.
Tahun ini rencananya Dana Bagi Hasil Riau (DBH) Riau dipangkas gila-gilaa, sampai separuhnya. Tak tanggung-tanggung 4,5 triliun dipotong pusat. Alasannya, anjloknya harga minyak dunia. Padahal dalam perhitungan pemerintah daerah, justru DBH Riau semestinya naik.
Padahal, kenyataan di lapangan tidak demikian. Porsi anggaran yang dicurahkan pusat masih jauh dari tingkat kebutuhan Riau yang jauh lebih besar. Riau merupakan provinsi terluas ke 6 (enam) di Indonesia. Secara geografis dipisahkan juga dengan wilayah perairan dan pulau-pulau kecil.
Kebijakan formulasi DAU dan DBH yang terus berkurang ditambah minimnya dana dekonsentrasi dan tugas perbantuan justru menambah keterpurukan Riau. Tingkat kemiskinan dan infrastruktur Riau yang masih jauh di bawah rata-rata.
“Selalu ada yang salah ketika Riau meminta banyak,” ujar seorang birokrat yang tak mau disebutkan namanya. Padahal, menurutnya apa yang diminta Riau bila dibandingkan dengan apa yang sudah disumbangkan jelas tak seberapa, timpalnya. (Ranahriau)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








