Miss Earth Ajak 1.000 Siswa Kelolah Sampah
INHILKLIK.COM, SEMARANG - Miss Earth Indonesia 2016 Luisa Andrea Soemitra mengajak sekitar 1.000 siswa-siswi di Kota Semarang untuk peduli lingkungan dengan mengelola sampah secara baik.
"Ini kedua kalinya saya terlibat dalam kegiatan lingkungan di Kota Semarang. Kebetulan, saya asli Semarang. Makanya, harus menginspirasi anak-anak muda," katanya di Semarang, Rabu.
Ajakan itu disampaikannya dalam kampanye lingkungan bertema "Gembira Bersama Kelola Sampah Menuju Cara Hidup yang Sehat" yang diprakarsai Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Kementerian juga menggandeng Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja dan Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Lingkungan Hidup untuk mewujudkan "Indonesia Bebas Sampah 2020".
Pada kampanye yang berlangsung di Balai Kota Semarang itu, Luisa mengenalkan berbagai jenis sampah, seperti organik dan an-organik sehingga anak-anak muda, khususnya pelajar memahaminya.
"Jadi, mereka akan tahu ketika sehabis makan, misalnya, ke mana sampah makanannya akan dibuang? Mana organik dan an-organik. Kan sudah dibedakan tong sampah organik dan an-organik," katanya.
Menurut dia, kesadaran masyarakat Kota Semarang terhadap sampah saat ini terbilang cukup baik dibandingkan lima tahun yang lalu, sebab dirinya sudah lama tidak tinggal di Kota Atlas.
"Saya sudah lima tahun tidak tinggal di sini (Semarang, red.). Setelah kembali ke kota ini, ternyata bersih banget. Beda ketika saya sekolah dan kuliah dulu," tuturnya.
Yang terpenting, kata dia, kesadaran masyarakat untuk membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya, sebab kebiasaan itu akan sangat membantu mewujudkan kota menjadi bersih.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang Gunawan Saptogiri menambahkan kampanye itu bertujuan mengedukasi mengenai pengelolaan sampah kepada sekitar 1.000 pelajar dari berbagai sekolah.
"Ini sebenarnya salah satu kegiatan untuk menyiapkan Indonesia Bersih Sampah 2020. Mulai sekarang, didik anak-anak bagaimana mengelola sampah. Bisa dipraktikkan di sekolah dan rumah," katanya.
Hadir pula dalam kegiatan itu, istri Menteri Dalam Negeri Erni Guntarti Tjahjo Kumolo yang juga menyemangati anak-anak dengan mengajukan pertanyaan berhadiah kepada siswa.
"Siapa yang bisa menyebutkan tiga contoh sampah organik?," tanyanya, yang langsung dijawab salah satu siswa SD bernama Khasanah secara benar yang membuatnya dihadiahi sepeda. (ant)
DLHP Inhil Tegaskan Komitmen Bersama Kelola Sampah, Ajak Warga Perkuat Kolaborasi
TEMBILAHAN - Menanggapi berbagai pandangan yang berkembang di tengah masyarakat terkait pengelola.
PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
Indragiri Hilir – PT Guntung Idamannusa (PT GIN) menggelar kegiatan sosialisasi dan simulasi pe.
DPRD Inhil dan Pemda Bahas Darurat Sampah Tembilahan, Sepakati Langkah Strategis
Tembilahan — Menanggapi keluhan masyarakat terkait persoalan sampah yang kian tidak terkendali .
PT SRL Gelar Rapat Penilaian Desa Bebas Api, Dua Desa Raih Reward Rp100 Juta
TEMBILAHAN - PT Sumatera Riang Lestari (SRL) Blok VI, bersama komite Desa Bebas Api yang te.
PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Karlahutbun
Pelangiran — PT Guntung Idamannusa (GIN), anak perusahaan Musim Mas Group, bekerja sama dengan .
PT Bumipalma Lestaripersada Gelar Apel Siaga Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla
TEMBILAHAN - Fenomena el nino yang terjadi di bulan ini menyebabkan kekeringan di berbagai .
iKlik Network







