PILIHAN
Pemdes Sungai Piyai, Upayakan Pengentasan Kemiskinan
INHILKLIK.COM, KUINDRA - Kemiskinan merupakan hal yang menjadi momok dalam penyelengaraan pembangunan Indonesia selama ini, baik di tingkat nasional hingga daerah terlebih di wilayah pedesaan.
Berbagai upaya telah dan terus diupayakan oleh pemerintah Desa Sungai Piyai dalam upaya mengatasi persoalan kemiskinan, bahkan sejak adanya kemiskinan itu sendiri.
Namun banyak persoalan yang menjangkit perdesaan dimana permasalahan itu saling berkaitan satu sama lain sehingga, ada kecenderungan masyarakat di perdesaan sulit keluar dari permasalahan kemiskinan.
Kondisi ini diperparah kurang maksimalnya upaya, pemerintah pusat, daerah dan tentunya desa serta masyarakatnya untuk benar-benar berupaya mencari jalan keluar dari kemiskinan tersebut.
Sehingga lama-kelamaan kemiskinan tersebut semakin parah dan bertambah, sebab akar permasalahan serta solusi yang dicanangkan belum sepenuhnya menyentuh kemiskinan itu sendiri.
Kemiskinan kini menjadi suatu identitas yang melekat dengan perdesaan seperti warisan yang diterima turun-temurun. Sehingga tidak heran, banyak penduduk Desa Sungai Piyai yang mengadu nasib baik di kota atau menjadi tenaga kerja di luar negeri dalam upayanya untuk memperbaharui taraf hidup keluarganya.
Selain kurangnya perhatian pemerintah, banyak persoalan lain yang berkontribusi terhadap merebaknya kemiskinan, diantaranya tingkat pendidikan serta kualitas pendidikan masyarakat yang masih rendah, rendahnya asset yang dikuasai masyarakat perdesaan, pelayanan sarana dan prasarana pedesaan kurang memadai, terbatasnya kesempatan melakukan usaha di perdesaan, lemahnya pembangunan berbasis masyarakat dan lemahnya koordinasi dalam pem bangunan perdesaan itu sendiri.
Implikasi logis keadaan tersebut akan bermuara pada kenyataan bahwa bukan perkara mudah bagi pemerintah dalam upayanya mengentaskan kemiskinan, jika masyarakat sendiri terkesan enggan merubah kehidupannya. Dalam beberapa kasus, ada kecendrungan masyarakat dalam kategori miskin semakin apatis.
"Kita berharap persoalan kemiskinan ini menjadi perhatian semua pihak, mari sama-sama bertekad dan kerja keras agar masyarakat kita mampu keluar dari garis kemiskinan," ujar Kades Sungai Piyai, Suriadi. (AdvArd)
Berbagai upaya telah dan terus diupayakan oleh pemerintah Desa Sungai Piyai dalam upaya mengatasi persoalan kemiskinan, bahkan sejak adanya kemiskinan itu sendiri.
Namun banyak persoalan yang menjangkit perdesaan dimana permasalahan itu saling berkaitan satu sama lain sehingga, ada kecenderungan masyarakat di perdesaan sulit keluar dari permasalahan kemiskinan.
Kondisi ini diperparah kurang maksimalnya upaya, pemerintah pusat, daerah dan tentunya desa serta masyarakatnya untuk benar-benar berupaya mencari jalan keluar dari kemiskinan tersebut.
Sehingga lama-kelamaan kemiskinan tersebut semakin parah dan bertambah, sebab akar permasalahan serta solusi yang dicanangkan belum sepenuhnya menyentuh kemiskinan itu sendiri.
Kemiskinan kini menjadi suatu identitas yang melekat dengan perdesaan seperti warisan yang diterima turun-temurun. Sehingga tidak heran, banyak penduduk Desa Sungai Piyai yang mengadu nasib baik di kota atau menjadi tenaga kerja di luar negeri dalam upayanya untuk memperbaharui taraf hidup keluarganya.
Selain kurangnya perhatian pemerintah, banyak persoalan lain yang berkontribusi terhadap merebaknya kemiskinan, diantaranya tingkat pendidikan serta kualitas pendidikan masyarakat yang masih rendah, rendahnya asset yang dikuasai masyarakat perdesaan, pelayanan sarana dan prasarana pedesaan kurang memadai, terbatasnya kesempatan melakukan usaha di perdesaan, lemahnya pembangunan berbasis masyarakat dan lemahnya koordinasi dalam pem bangunan perdesaan itu sendiri.
Implikasi logis keadaan tersebut akan bermuara pada kenyataan bahwa bukan perkara mudah bagi pemerintah dalam upayanya mengentaskan kemiskinan, jika masyarakat sendiri terkesan enggan merubah kehidupannya. Dalam beberapa kasus, ada kecendrungan masyarakat dalam kategori miskin semakin apatis.
"Kita berharap persoalan kemiskinan ini menjadi perhatian semua pihak, mari sama-sama bertekad dan kerja keras agar masyarakat kita mampu keluar dari garis kemiskinan," ujar Kades Sungai Piyai, Suriadi. (AdvArd)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








