• Sabtu, 16 Mei 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Autotekno

NASA Siapkan Misi 'Menyentuh' Matahari

Redaksi

Senin, 29 Mei 2017 20:13:16 WIB
Cetak
NASA Siapkan Misi 'Menyentuh' Matahari
Ilustrasi misi SPP mendekati Matahari (www.futurism.com/Johns Hopkins University Applied Physics Laboratory)

INHILKLIK.COM - Badan Antariksa Amerika Serikat atau NASA bakal mengumumkan misi terbarunya yang akan diluncurkan tahun depan. Misi yang dimaksud yakni meluncurkan wahana antariksa yang akan menyentuh Matahari. Pengumuman itu akan dilangsungkan pada penghujung Mei ini.

Dikutip dari website NASA, Senin 29 Mei 2017, misi ini merupakan yang pertama kalinya, yang akan mengirimkan secara langsung wahana antariksa ke lingkungan atmosfer Matahari.

NASA mengungkapkan, akan meluncurkan wahana Solar Probe Plus pada musim panas tahun depan. Wahana itu akan ditempatkan pada jarak empat juta mil dari permukaan Sang Surya.

Wahana tersebut menjalankan misi yang belum pernah dilakukan wahana lainnya dalam sejarah misi antariksa. Solar Probe Plus akan menghadapi panasnya radiasi Matahari dan akan mengeksplorasi atmosfer luar Matahari. NASA mengharapkan, pengamatan dari jarak paling dekat ini bisa menjawab misteri terbesar seputar pusat Tata Surya itu bekerja. Data pengamatan diharapkan juga bisa membantu astronom memprediksi badai Matahari yang bisa berdampak bagi kehidupan di Bumi, satelit dan astronaut di antariksa.

"Wahana akan lewat dalam jarak 4 juta mil dari Matahari, yang nyaris 8 kali lebih dekat dari jarak Matahari dan orbit Merkurius. Ini akan membuktikan detail yang luar biasa pada dinamika atmosfer Matahari," kata Director of the Center for Astrophysics and Planetary Science Cornell University, Amerika Serikat, Jonathan Lunine dikutip dari Financial Express.

Keliling Venus

Nantinya wahana Solar Probe Plus akan mengitari Planet Venus sebanyak tujuh kali. Tahap ini diperkirakan akan berjalan tujuh tahun. Setelah “pemanasan” di Planet Venus, wahana itu akan mencari momen yang pas untuk masuk ke jarak 4 juta mil dari permukaan Matahari.

Pada jarak paling dekat itu, wahana Solar Probe Plus akan 'bertarung' dengan suhu 1400 derajat celsius, dalam menjaga muatannya tetap bertahan.

"Terobosan terbesar teknologi dalam misi ini adalah perisai panasnya," jelas peneliti Research School of Astronomy and Astrophysics Australian National University, Brad Tucker.

Perisai antipanas ini merupakan perisai komposit karbon yang ketebalannya 11,5 sentimeter. Perisai ini bisa menahan suhu hampir 1400 derajat celsius. Tucker mengatakan, penggunaan komposit karbon akan memungkinkan misi bisa melakukan hal yang jauh lebih rumit.

Dalam catatan sejarah sudah ada beberapa misi untuk mempelajari Matahari dari jarak dekat. Dikutip dari Science Alert, pada 1976, kolaborasi Jerman dan AS meluncurkan wahana Helios 2 untuk mempelajari angin surya dan sinar kosmik. Helios 2 mengamati Matahari dari jarak 27 juta mil dari permukaan Sang Surya.

Kemudian NASA mengirimkan misi lanjutan, dengan meluncurkan wahana Solar and Heliospheric Observatory (SOHO) yang diluncurkan pada 1995. Misi mandiri NASA ini mengamati Matahari dari jarak yang lebih dekat dari Helios 2. (yan/viva)


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Autotekno

5 Tips Meningkatkan Pengalaman Pelanggan, Ubah Keluhan Jadi Inovasi

Rabu, 22 Januari 2025 - 11:57:49 WIB

Pengalaman pelanggan adalah sesuatu yang dapat membentuk perspektif pelanggan terhadap bisnis. Se.

Autotekno

Inilah Tips dan Trik Menggunakan Canon EOS R50

Selasa, 26 November 2024 - 19:34:21 WIB

Canon EOS R50 adalah kamera mirrorless entry-level yang menawarkan performa luar biasa dengan har.

Autotekno

Fujifilm X100VI Resmi Meluncur: Intip Fitur dan Spesifikasi Lengkapnya

Rabu, 03 April 2024 - 10:12:14 WIB

Jika membahas mengenai kamera tent.

Autotekno

4 Hp Vivo Terbaik Harga Terjangkau

Ahad, 27 November 2022 - 17:58:11 WIB

Saat ini ponsel Vivo semakin dikenal .

Autotekno

5 Laptop Gaming Termurah dan Berkualitas 2022. Cari Disini!

Senin, 01 Agustus 2022 - 16:02:53 WIB

INHILKLIK.COM - Bermain game akan terasa mengasyikkan jika didukung dengan perangkat yang setara .

Autotekno

Okejek Berikan Cashback di Setiap Orderan

Sabtu, 23 April 2022 - 20:27:38 WIB

INHILKLIK.COM - Okejek sedang memberlakukan berbagai bentuk promo untuk cabang Tembilahan. Mulai .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Panen Raya Kelapa Perlu Dikelola Bijak, Dinas Pertanian Inhil Ajak Petani Pahami Dinamika Harga
15 Mei 2026
PT GIN Salurkan 18 Ekor Sapi Qurban untuk Desa Binaan dan Karyawan
14 Mei 2026
Penghitungan Suara Calon Anggota BPD Sungai Intan 2026-2034 Berlangsung Terbuka
13 Mei 2026
‎Diwarnai Skorsing 12 Jam, Konfercab ke-V GMNI Inhil Lahirkan Pemimpin Baru
23 April 2026
Konfercab V GMNI Inhil Dihadiri Ketua Pertama GMNI Inhil
22 April 2026
Dinas Perikanan Inhil Sudah Keluarkan 551 Rekomedasi Aplikasi XSTAR untuk Nelayan, Dorong Subsidi BBM Tepat Sasaran
21 April 2026
DLHP Inhil Tegaskan Komitmen Bersama Kelola Sampah, Ajak Warga Perkuat Kolaborasi
18 April 2026
Lebih dari Kemitraan, Sambu Group Perkuat Ekosistem Lewat Kenduri Kelapa
17 April 2026
PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
14 April 2026
Kades dan Bhabinkamtibmas Tanjung Simpang Imbau Masyarakat Jangan Membakar Lahan
09 April 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 ‎Diwarnai Skorsing 12 Jam, Konfercab ke-V GMNI Inhil Lahirkan Pemimpin Baru
  • 2 Konfercab V GMNI Inhil Dihadiri Ketua Pertama GMNI Inhil
  • 3 Dinas Perikanan Inhil Sudah Keluarkan 551 Rekomedasi Aplikasi XSTAR untuk Nelayan, Dorong Subsidi BBM Tepat Sasaran
  • 4 DLHP Inhil Tegaskan Komitmen Bersama Kelola Sampah, Ajak Warga Perkuat Kolaborasi
  • 5 Lebih dari Kemitraan, Sambu Group Perkuat Ekosistem Lewat Kenduri Kelapa
  • 6 PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
  • 7 Kades dan Bhabinkamtibmas Tanjung Simpang Imbau Masyarakat Jangan Membakar Lahan
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network