PILIHAN
Masyarakat Tak Butuh "Jargon", Bupati Wardan Harus Reformasi Birokrasi Tak Bekerja
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Penggiat sosial dan tokoh muda asal Desa Terab Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Muhammad Syukri menyarankan agar Bupati Wardan untuk lebih tegas menerapkan kebijakan pro rakyat, hal ini diharapkan agar program pembangunan dapat berjalan hingga ke akar rumput, untuk itu harus berani melakukan reformasi birokrasi yang tidak bekerja.
“Sebagus apapun program pembangunan jika tidak disiplin dijalankan, ditambah lagi birokrasi yang buruk akan menjadi sia-sia pembangunan yang dicanangkan dan korbannya adalah rakyat, maka adalah langkah strategis yang harus dilakukan oleh Bupati adalah peningkatan disiplin program kerja serta mereformasi birokrasi agar berbasis kinerja bukan pejabat Asal Bapak Senang (ABS)”ungkap Syukri, Minggu sore (20/9/2015).
Diungkapkan kembali oleh Syukri, buruknya birokrasi menjadi penyebab utama gagalnya program pembangunan yang dicanangkan oleh Pemkab Inhil terutama Bupati Wardan. Pasalnya dikatakan Syukri lagi, masyarakat mulai jengah dengan kepemimpinan Wardan jika sudah memasuki tahun kedua namun belum ada dirasakan secara luas oleh masyarakat Inhil.
“Pejabat-pejabat yang diberikan mandat oleh Bupati Inhil harus membuat terobosan secara nyata, bukan hanya sekedar laporan, turun ke lapangan, data dan inventarisir seluruh kelemahan program pembangunan dan dijadikan landasan untuk perbaikan, bukan hanya nongkrong dikantor nunggu laporan dari anak buah, sudah tak zaman pemimpin seperti itu”saran Syukri.
Dikatakan Syukri, masyarakat saat ini butuh langkah nyata, bukan hanya jargon-jargon saja, pembangunan infrastruktur seperti jalan yang masih buruk untuk peningkatan ekonomi petani, serta fasilitas publik lainnya, pendidikan dan rumah kesehatan masyarakat mesti benar-benar menyentuh hingga kebawah.
“Kembali saya katakan bahwa kuncinya adalah birokrasi berbasis kinerja, dan memiliki kesungguhan serta disiplin, masyarakat pasti akan mendukung itu, dan program pembangunan berjalan sesuai dengan target, ingat bapak Wardan adalah pemimpin Inhil yang dipilih rakyat, harus menjalankan amanahnya, dan Bupati harus memilih orang yang tepat agar amanah tersebut dapat dijalankan”tutup Syukri. (*)
Source: gagasanriau.com
“Sebagus apapun program pembangunan jika tidak disiplin dijalankan, ditambah lagi birokrasi yang buruk akan menjadi sia-sia pembangunan yang dicanangkan dan korbannya adalah rakyat, maka adalah langkah strategis yang harus dilakukan oleh Bupati adalah peningkatan disiplin program kerja serta mereformasi birokrasi agar berbasis kinerja bukan pejabat Asal Bapak Senang (ABS)”ungkap Syukri, Minggu sore (20/9/2015).
Diungkapkan kembali oleh Syukri, buruknya birokrasi menjadi penyebab utama gagalnya program pembangunan yang dicanangkan oleh Pemkab Inhil terutama Bupati Wardan. Pasalnya dikatakan Syukri lagi, masyarakat mulai jengah dengan kepemimpinan Wardan jika sudah memasuki tahun kedua namun belum ada dirasakan secara luas oleh masyarakat Inhil.
“Pejabat-pejabat yang diberikan mandat oleh Bupati Inhil harus membuat terobosan secara nyata, bukan hanya sekedar laporan, turun ke lapangan, data dan inventarisir seluruh kelemahan program pembangunan dan dijadikan landasan untuk perbaikan, bukan hanya nongkrong dikantor nunggu laporan dari anak buah, sudah tak zaman pemimpin seperti itu”saran Syukri.
Dikatakan Syukri, masyarakat saat ini butuh langkah nyata, bukan hanya jargon-jargon saja, pembangunan infrastruktur seperti jalan yang masih buruk untuk peningkatan ekonomi petani, serta fasilitas publik lainnya, pendidikan dan rumah kesehatan masyarakat mesti benar-benar menyentuh hingga kebawah.
“Kembali saya katakan bahwa kuncinya adalah birokrasi berbasis kinerja, dan memiliki kesungguhan serta disiplin, masyarakat pasti akan mendukung itu, dan program pembangunan berjalan sesuai dengan target, ingat bapak Wardan adalah pemimpin Inhil yang dipilih rakyat, harus menjalankan amanahnya, dan Bupati harus memilih orang yang tepat agar amanah tersebut dapat dijalankan”tutup Syukri. (*)
Source: gagasanriau.com
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








