Pemukim Israel Lepas Babi Hutan ke Lahan Pertanian Palestina
INHILKLIK.COM, SALFIT - Ulah para pemukim Israel ini memang keterlaluan. Berbagai cara mereka lakukan agar warga Palestina terusir dari tanah miliknya. Salah satu cara teranyar adalah melepas ratuan babi hutan ke lokasi pertanian milik warga Palestina.
Kondisi ini pun dikeluhkan para petani di Provinsi Salfit, Jumat (2/6). Mereka mengelukan ulah pasukan Israel yang terus melepaskan ratusan babi hutan ke provinsi tersebut.
Seperti dilansir suarapalestina.id, seorang petani mengungkapkan, para pemukim Israel melepaskan ratusan babi hutan untuk menghancurkan tanaman buah mereka. Babi-babi hutan itu akhirnya menggasak tanaman buah yang berakibat para petani mengalami kerugian.
Para petani menyeru semua lembaga internasional dan Palestina yang terkait untuk menghentikan tindakan tersebut. Penghancuran tersebut telah menyebabkan rusaknya tanaman para petani dalam skala besar.
"Tindakan para pemukim Israel itu sudah sangat jahat. Mereka ingin membunuh kita secara perlahan," kata seorang petani.
Sumber : SPNA
Potensi Bitcoin Capai Rekor Baru di Tengah Kenaikan Data Ekonomi AS
INHILKLIK - Bitcoin (BTC) dinilai memiliki peluang besar untuk mencapai level tertinggi baru, sei.
Harga Minyak Naik Seiring Sanksi Baru terhadap Rusia dan Iran
INHILKLIK - Harga minyak naik 2% ke level tertinggi dalam 3 minggu pada perdagangan Jumat (13/12/.
Harga Emas Dunia Turun Dibebani Imbal Hasil Obligasi AS
INHILKLIK - Harga emas dunia melemah pada Kamis (5/12/2024) seiring kenaikan imbal hasil obligasi.
Harga Emas Anjlok 3 Persen, Dipicu Berita Gencatan Senjata Israel-Hezbollah dan Bessent
INHILKLIK - Harga emas turun lebih dari 3% pada Senin (25/11), mengakhiri reli lima sesi yang mem.
Pertama Kali Terjadi dalam 130 Tahun, Gunung Fuji Kehilangan Lapisan Saljunya
INHILKLIK - Gunung Fuji yang ikonis di Jepang, dikenal karena lapisan saljunya yang selalu bertah.
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp15.840, Terpukul Sentimen Pilpres AS dan Kenaikan Dolar
INHILKLIK - Mata uang rupiah dibuka melemah ke posisi Rp15.840 per dolar Amerika Serikat (AS) pad.
iKlik Network







