• Sabtu, 16 Mei 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Autotekno

5-6-1981: Awal Mula AIDS

Redaksi

Senin, 05 Juni 2017 08:11:56 WIB
Cetak
5-6-1981: Awal Mula AIDS
Logo solidaritas atas pengidap HIV/ AIDS. (REUTERS/Nacho Doce)

INHILKLIK.COM - Musim gugur 1980, ada keanehan tiba-tiba melanda kalangan homoseksual di Los Angeles, Amerika Serikat.

Banyak pria homoseksual di area itu tiba-tiba mengalami sakit yang tak bisa dijelaskan. Pria gay dilanda bentuk pneumonia yang jarang. Usut punya usut pneumonia itu disebabkan oleh sebuah jamur Pneumocystis carinii atau Pneumocystis jirovecii. Jamur ini menyerang sistem kekebalan tubuh gay sehingga membuat mereka lemah.

Dikutip dari Rutgers Today, Senin 5 Juni 2017, kondisi itu mengundang pakar imunologis Rutgers State University of New Jersey, Amerika Serikat, Michael Gottlieb, berdiskusi dengan pria homoseksual tersebut. Gottlieb mengecek lima gay dengan penyakit misterius tersebut.

Kemudian, Gottlieb bersama timnya menuliskan gejala kaum gay tersebut ke Center for Disease Control (CDC) pada 5 Juni 1981. Laporan tim Gottlieb diterbitkan pada newsletter CDC untuk kalangan profesional kesehatan, Morbidity and Mortality Weekly Report. Artikel itu berjudul 'Pneumocystis Pneumonia – Los Angeles'. Saat meneliti penyakit itu, Gottlieb merupakan asisten profesor kesehatan University of California Los Angeles.  

Enam bulan kemudian, Gottlieb melanjutkan mengirim artikel di New England Journal of Medicine terkait dengan temuan penyakit misterius kaum gay itu. Dalam artikel baru itu, dia menunjukkan ada sebuah virus yang kemungkinan menjadi biang dari penyakit misterius tersebut. Temuan virus Gottlieb saat itu belum punya nama, baru dua tahun berselang, virologis mengidentifikasi apa yang diperkirakan Gottlieb. Identifikasi itu baru kemudian melahirkan nama AIDS.

"Dengan laporan pertama saya, epidemik AIDS terus mulai dan bergulir," kenang Gottlieb.

Temuannya atas epidemik AIDS itu mengubah hidupnya. Gottlieb yang selama ini menekuni bidang imunologi, kemudian menjadi aktif terilibat advokasi dan bekerja sama dengan komunitas terdampak AIDS.

"Karier saya berubah 90 derajat," ujarnya.

Gottlieb kemudian terus mengajari komunitas medis atas temuan awal epidemik ADIS tersebut. Dia menjadi figur sentral dalam edukasi penyakit baru itu. Apa yang ditemukan Gottlieb mendorong kebangkitan publik atas dampak AIDS.

Dikutip dari Ucsf, pada September 1983, virologis bernama Jay Levy mampu mengisolasi dan mengkarakterisasi virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia tersebut.

Sepanjang 1980-an, virus AIDS menyebar secara eksponensial. Penyakit ini tak hanya menular lewat kontak seksual tapi juga melalui penggunaan obat yang disuntikkan melalui pembuluh darah, sampai menular melalui transfusi darah. Pada dekade itu, virus HIV menyebar tanpa henti melalui jarum suntik.

Setelah virus AIDS teridentifikasi, maka ilmuwan saat itu mulai mencari cara terapinya. Pada 1987, muncul obat terapi HIV yang disebut AZT.

Keberadaan AZT memang membantu penanganan pasien AIDS, tapi ada efek sampingnya yang parah. Sebab saat itu, pasien harus minum obat tersebut tiap empat jam. Dengan pola pengobatan saat itu memang tak sempurna, pasien yang mengonsumsi itu tak mengalami kondisi yang konsisten.

Kendala lainnya, terapi AZT tergolong mahal, sementara sebagian besar penderita AIDS pada saat itu adalah golongan miskin dan pengangguran. Akibat tak optimalnya terapi AZT, CDC melaporkan pada 1991, satu juta warga AS telah terinfeksi AIDS.

Harapan datang pada 1996, dengan ditemukannya terapi antiretroviral (ART). Terapi ini dibilang sebagai titik balik.

Dengan terapi tersebut, pasien AIDS bisa mengembalikan sistem kekebalan tubuh berfungsi. Sehingga AIDS tak sengeri sebelumnya, dari penyakit yang pasti membuat mati penderitanya menjadi penyakit yang kronis.

"Kami mendekati pengobatan (AIDS) dengan harapan keberhasilan, beda dengan sebelum 1996 yang mana kami mendekati harapan kegagalan," ujar pakar dari UCSF, Paul Volberding, kala itu.

Meski sudah muncul terapi, tapi ADIS tetap masih menjadi momok mengerikan. Data UCSF menyebutkan, pada 2005 secara global 38,6 juta orang terinfeksi AIDS dan jumlahnya terus meningkat. (yan/viva)


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Autotekno

5 Tips Meningkatkan Pengalaman Pelanggan, Ubah Keluhan Jadi Inovasi

Rabu, 22 Januari 2025 - 11:57:49 WIB

Pengalaman pelanggan adalah sesuatu yang dapat membentuk perspektif pelanggan terhadap bisnis. Se.

Autotekno

Inilah Tips dan Trik Menggunakan Canon EOS R50

Selasa, 26 November 2024 - 19:34:21 WIB

Canon EOS R50 adalah kamera mirrorless entry-level yang menawarkan performa luar biasa dengan har.

Autotekno

Fujifilm X100VI Resmi Meluncur: Intip Fitur dan Spesifikasi Lengkapnya

Rabu, 03 April 2024 - 10:12:14 WIB

Jika membahas mengenai kamera tent.

Autotekno

4 Hp Vivo Terbaik Harga Terjangkau

Ahad, 27 November 2022 - 17:58:11 WIB

Saat ini ponsel Vivo semakin dikenal .

Autotekno

5 Laptop Gaming Termurah dan Berkualitas 2022. Cari Disini!

Senin, 01 Agustus 2022 - 16:02:53 WIB

INHILKLIK.COM - Bermain game akan terasa mengasyikkan jika didukung dengan perangkat yang setara .

Autotekno

Okejek Berikan Cashback di Setiap Orderan

Sabtu, 23 April 2022 - 20:27:38 WIB

INHILKLIK.COM - Okejek sedang memberlakukan berbagai bentuk promo untuk cabang Tembilahan. Mulai .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Panen Raya Kelapa Perlu Dikelola Bijak, Dinas Pertanian Inhil Ajak Petani Pahami Dinamika Harga
15 Mei 2026
PT GIN Salurkan 18 Ekor Sapi Qurban untuk Desa Binaan dan Karyawan
14 Mei 2026
Penghitungan Suara Calon Anggota BPD Sungai Intan 2026-2034 Berlangsung Terbuka
13 Mei 2026
‎Diwarnai Skorsing 12 Jam, Konfercab ke-V GMNI Inhil Lahirkan Pemimpin Baru
23 April 2026
Konfercab V GMNI Inhil Dihadiri Ketua Pertama GMNI Inhil
22 April 2026
Dinas Perikanan Inhil Sudah Keluarkan 551 Rekomedasi Aplikasi XSTAR untuk Nelayan, Dorong Subsidi BBM Tepat Sasaran
21 April 2026
DLHP Inhil Tegaskan Komitmen Bersama Kelola Sampah, Ajak Warga Perkuat Kolaborasi
18 April 2026
Lebih dari Kemitraan, Sambu Group Perkuat Ekosistem Lewat Kenduri Kelapa
17 April 2026
PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
14 April 2026
Kades dan Bhabinkamtibmas Tanjung Simpang Imbau Masyarakat Jangan Membakar Lahan
09 April 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 ‎Diwarnai Skorsing 12 Jam, Konfercab ke-V GMNI Inhil Lahirkan Pemimpin Baru
  • 2 Konfercab V GMNI Inhil Dihadiri Ketua Pertama GMNI Inhil
  • 3 Dinas Perikanan Inhil Sudah Keluarkan 551 Rekomedasi Aplikasi XSTAR untuk Nelayan, Dorong Subsidi BBM Tepat Sasaran
  • 4 DLHP Inhil Tegaskan Komitmen Bersama Kelola Sampah, Ajak Warga Perkuat Kolaborasi
  • 5 Lebih dari Kemitraan, Sambu Group Perkuat Ekosistem Lewat Kenduri Kelapa
  • 6 PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
  • 7 Kades dan Bhabinkamtibmas Tanjung Simpang Imbau Masyarakat Jangan Membakar Lahan
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network